Hambatan UMKM Tembus Pasar Global Bukan Produksi Tapi Logistik

8 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - DHL Express Indonesia menilai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia berada pada posisi strategis untuk naik kelas ke pasar global. Hanya saja, hambatan utama saat ini bukan lagi terletak pada kesiapan produksi, melainkan pada akses ke jaringan distribusi global serta kemampuan logistik yang dapat mengikuti skala pertumbuhan bisnis.

VP Commercial DHL Express Indonesia, Poppy Ariani, menegaskan bahwa peluang bagi UMKM Indonesia semakin terbuka lebar seiring dengan meningkatnya konektivitas perdagangan global.

"Permintaan global itu ada dan terus berkembang. Kuncinya sekarang adalah akses yang cepat, konsisten, dan kompetitif," ujar Poppy, Rabu (1/7/2026).

Ia menambahkan, konektivitas dan keandalan logistik kini bukan lagi sekadar fungsi pendukung operasional, melainkan sudah menjadi bagian inti dari strategi bisnis. Perubahan ini tercermin dari pergeseran pola pengiriman. Jika sebelumnya UMKM identik dengan pengiriman skala kecil, kini semakin banyak bisnis lokal yang bergerak ke volume lebih besar dan bernilai tinggi.

Pergeseran ke Kargo Volume Besar

Sementara itu, Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad, menyatakan bahwa perkembangan tersebut mencerminkan semakin besarnya skala perdagangan serta kompleksnya kebutuhan logistik global saat ini.

"Kita melihat pergeseran yang jelas, dari pengiriman skala kecil ke volume besar. Ini menunjukkan bahwa bisnis Indonesia tidak hanya sekadar masuk ke pasar global, tetapi sudah mulai berkembang di dalamnya,” kata Ahmad.

Menurut Ahmad, keterbatasan akses terhadap solusi logistik yang mampu mengikuti skala pertumbuhan bisnis masih menjadi tantangan tersendiri. Hal inilah yang turut mengubah cara pelaku usaha bersaing di kancah internasional.

"Keunggulan tidak lagi soal siapa yang memulai lebih dulu, tetapi siapa yang mampu berkembang lebih cepat dan konsisten. Keandalan menjadi pembeda utama," jelasnya. Ia juga menyoroti meningkatnya kebutuhan akan solusi logistik yang fleksibel dan sesuai kebutuhan, terutama untuk pengiriman skala besar.

Sektor UMKM Terus Tumbuh

"Kebutuhan terhadap pengiriman kargo berat terus meningkat seiring ekspansi bisnis ke pasar global. Hal ini mencerminkan kesiapan pelaku usaha Indonesia untuk bersaing di level yang lebih tinggi," tambah Ahmad.

Ahmad melaporkan, saat ini sekitar 40 persen pelanggan DHL Express Indonesia berasal dari segmen UMKM. Angka ini menjadi bukti nyata semakin besarnya minat dan keterlibatan pelaku UMKM dalam perdagangan internasional.

"Fokus kami bukan sekadar transaksi jangka pendek, tetapi membangun kemampuan jangka panjang UMKM agar mereka bisa tumbuh secara konsisten di pasar global," pungkas Ahmad.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |