Wolves Resmi Degradasi ke Championship Usai Delapan Tahun di Liga Inggris

9 hours ago 40

Liputan6.com, Jakarta - Wolves dipastikan terdegradasi dari Liga Inggris setelah hasil imbang West Ham melawan Crystal Palace, Selasa (21/4/2026) dini hari WIB. Kepastian ini mengakhiri perjalanan delapan tahun mereka di kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Tim asuhan Rob Edwards sebelumnya menelan kekalahan 0-3 dari Leeds United. Hasil tersebut membuat posisi mereka semakin sulit untuk keluar dari zona degradasi.

Situasi semakin memburuk setelah West Ham meraih satu poin di Selhurst Park. Tambahan poin itu membuat Wolves tidak mungkin lagi mengejar perolehan mereka di klasemen.

Dengan sisa lima pertandingan, Wolves hanya bisa meraih maksimal 32 poin. Sementara West Ham sudah mengoleksi 33 poin, sehingga jarak tersebut tidak bisa lagi dikejar.

Akhir Perjalanan Wolves di Liga Inggris

Wolves sebelumnya menikmati periode sukses sejak promosi pada musim 2017/18. Mereka naik ke Liga Inggris sebagai juara Championship di bawah asuhan Nuno Espirito Santo.

Di bawah Nuno, Wolves sempat finis di peringkat ketujuh selama dua musim beruntun. Mereka juga tampil di kompetisi Eropa dan mencapai perempat final Liga Europa 2019/20.

Performa kompetitif itu berlanjut hingga musim 2021/22 saat mereka finis di posisi ke-10. Namun, performa tim menurun hingga akhirnya harus terdegradasi musim ini.

Coventry City Kembali ke Liga Inggris

Kursi yang ditinggalkan Wolves akan diisi oleh Coventry City. Klub tersebut memastikan promosi setelah bermain imbang 1-1 melawan Blackburn Rovers.

Hasil itu menandai kembalinya Coventry ke Premier League setelah 25 tahun absen. Pencapaian tersebut menjadi momen penting bagi klub asuhan Frank Lampard.

Kehadiran Coventry memberikan warna baru di kompetisi musim depan. Mereka akan mencoba bersaing setelah lama berada di luar kasta tertinggi.

Burnley Terancam Menyusul

Selain Wolves, Burnley juga berada dalam situasi genting. Mereka bisa terdegradasi jika kalah dari Manchester City pada Kamis (23/4/2026) dini hari WIB.

Jika kalah, Burnley hanya bisa meraih maksimal 32 poin dari sisa laga. Jumlah tersebut tidak akan cukup untuk mengejar West Ham.

Kondisi ini membuat tekanan semakin besar bagi Burnley. Nasib mereka akan sangat ditentukan oleh hasil pertandingan berikutnya.

Persaingan Sengit di Liga Inggris

Dominik Szoboszlai Santai Soal Kontrak Baru, Fokus Bawa Liverpool ke Liga Champions

Read Entire Article
Bisnis | Football |