Nicky Butt Kritik Keras Sikap Alejandro Garnacho di Manchester United

8 hours ago 38

Liputan6.com, Jakarta - Nicky Butt melontarkan kritik tajam terhadap sikap Alejandro Garnacho selama di Manchester United. Ia menilai keputusan klub melepas pemain muda tersebut merupakan langkah yang tepat.

Garnacho dilepas ke Chelsea pada musim panas lalu dengan nilai transfer 40 juta pounds. Kepindahan itu terjadi setelah sang pemain kehilangan tempat di bawah pelatih Ruben Amorim.

Namun, performa Garnacho di klub barunya belum menunjukkan perkembangan signifikan. Ia juga gagal tampil impresif saat menghadapi mantan klubnya dalam laga yang dimenangkan Manchester United 1-0.

Sorotan juga muncul dari interaksi pemain United di media sosial setelah pertandingan tersebut. Beberapa unggahan dinilai mencerminkan hubungan yang kurang harmonis selama Garnacho berada di tim.

Sikap Garnacho Dinilai Bermasalah

Butt menilai masalah utama Garnacho bukan terletak pada kemampuan, melainkan sikapnya. Ia menegaskan perilaku pemain tersebut tidak mencerminkan profesionalisme.

Menurutnya, suasana ruang ganti menjadi faktor penting dalam menjaga keharmonisan tim. Garnacho disebut gagal menjaga hal tersebut selama di klub.

"Hal terbaik yang dilakukan Manchester United adalah menjualnya karena, lupakan soal kemampuannya, saya rasa dia tidak sehebat itu," ujar Butt saat berbicara di podcast The Good, The Bad and The Football.

"Namun, sikapnya menurut saya adalah sebuah hal yang memalukan saat dia berada di United," lanjut Butt.

Tidak Menghormati Ruang Ganti

Butt juga menyoroti reaksi para pemain United di media sosial. Ia menilai hal tersebut menunjukkan adanya ketegangan yang sudah terjadi sebelumnya.

Ia menyebut Garnacho tidak menunjukkan rasa hormat terhadap rekan setim maupun klub. Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa situasi menjadi tidak sehat.

"Itulah yang terjadi ketika orang-orang memposting hal seperti itu. Jika Anda berada di ruang ganti dan pergi dengan cara yang benar-benar tidak menghormati rekan setim dan klub," kata Butt.

"Dia akan disingkirkan setiap hari dalam latihan. Dia akan ditempatkan pada posisinya dengan sangat cepat oleh pemain-pemain seperti yang kami miliki dulu," tambah Butt.

Terlalu Cepat Merasa Superstar

Butt mengungkapkan Garnacho dinilai terlalu cepat merasa sebagai pemain bintang. Ia menilai status tersebut datang sebelum waktunya.

Menurutnya, pemain muda seharusnya tetap menjaga sikap dan terus berkembang. Situasi yang dialami Garnacho justru sebaliknya.

"Garnacho selalu sedikit menjaga jarak. Dia memiliki penilaian tinggi terhadap dirinya sendiri," ucap Butt.

"Dia mendapatkan status superstar terlalu cepat dan setelah itu semuanya berubah. Seseorang di klub seharusnya bisa menahannya, mungkin sudah dilakukan tetapi dia mengabaikannya," tutup Butt.

Sumber: ESPN

Persaingan Sengit di Liga Inggris

Real Madrid Sudah Ambil Keputusan Soal Masa Depan Vinícius dan Kylian Mbappe

Read Entire Article
Bisnis | Football |