Transfer Gagal Arsenal: 10 Pembelian Buruk yang Jadi Pelajaran Mahal

6 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal dikenal sebagai salah satu klub besar dengan sejarah panjang di sepak bola Inggris. Namun, perjalanan mereka juga diwarnai keputusan transfer yang kurang tepat.

Dalam dunia transfer, tidak semua pembelian berakhir sukses. Bahkan klub sebesar Arsenal pun pernah melakukan kesalahan besar.

Beberapa pemain datang dengan harga tinggi dan ekspektasi besar. Sayangnya, performa mereka jauh dari harapan.

Kegagalan tersebut menjadi pelajaran penting dalam membangun skuad. Proses menemukan pemain yang tepat memang tidak mudah.

Berikut ini adalah daftar 10 transfer terburuk Arsenal sepanjang sejarah. Nama-nama ini menunjukkan betapa sulitnya mendapatkan nilai terbaik di pasar.

1. Park Chu-young

Park Chu-young direkrut dari Monaco pada 2011 dengan harga sekitar 5 juta pounds. Transfer ini menjadi salah satu yang paling membingungkan dalam sejarah klub.

Striker asal Korea Selatan itu jarang mendapat kesempatan bermain di Liga Inggris. Ia lebih sering tampil di ajang piala dengan menit bermain terbatas.

Persaingan di lini depan sangat ketat saat itu. Namun, kegagalannya menembus skuad utama tetap menjadi tanda tanya besar.

2. Gervinho

Gervinho didatangkan dari Lille dengan harga 10,8 juta pounds pada 2011. Ia diharapkan membawa kecepatan dan kreativitas di lini serang.

Namun, kontribusinya tidak sesuai ekspektasi. Ia hanya mencatatkan empat gol dan tujuh assist di musim pertamanya.

Performa tidak banyak meningkat di musim berikutnya. Arsenal akhirnya menjualnya ke Roma untuk meminimalkan kerugian.

3. Francis Jeffers

Francis Jeffers direkrut dari Everton pada 2001 dengan harga 10 juta pounds. Ia saat itu dianggap sebagai talenta muda menjanjikan.

Namun, kariernya di Arsenal tidak berjalan baik. Cedera dan persaingan ketat membuatnya kesulitan berkembang.

Ia gagal bersaing dengan striker top di skuad. Setelah dua musim, ia kembali ke Everton dengan catatan minim gol.

4. Henrikh Mkhitaryan

Henrikh Mkhitaryan bergabung melalui pertukaran pemain pada 2018. Transfer ini melibatkan Alexis Sanchez yang pindah ke arah sebaliknya.

Kedua pemain gagal menunjukkan performa terbaik di klub baru. Harapan besar dari transfer ini tidak terwujud.

Mkhitaryan sempat tampil baik di beberapa momen. Namun, ia tidak pernah benar-benar konsisten selama membela Arsenal.

Shkodran Mustafi didatangkan dari Valencia dengan harga 35 juta pounds pada 2016. Nilai tersebut cukup besar untuk seorang bek. Ia sempat tampil impresif di awal kedatangannya. Namun, kesalahan demi kesalahan mulai sering terjadi. Cedera juga mempengaruhi performanya. Pada akhirnya, ia tersingkir dari skuad utama sebelum meninggalkan klub.

Read Entire Article
Bisnis | Football |