Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak mentah dunia melonjak tajam pada awal pekan setelah Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran. Langkah ini diambil menyusul kegagalan perundingan damai antara kedua negara pada akhir pekan.
Mengutip CNBC, Selasa (14/4/2026), Minyak mentah berjangka AS untuk pengiriman Mei naik lebih dari 2% dan ditutup di level USD 99,08 per barel. Sementara itu, minyak Brent sebagai acuan global untuk pengiriman Juni melonjak lebih dari 4% menjadi USD 99,36 per barel.
Blokade resmi diberlakukan pada Senin pukul 10.00 waktu AS Timur. Komando Pusat AS atau U.S. Central Command menyatakan bahwa langkah ini tidak akan menghambat kapal yang menuju atau berasal dari pelabuhan non-Iran.
“Blokade akan diberlakukan secara imparsial terhadap kapal dari semua negara yang masuk atau keluar dari pelabuhan Iran, termasuk seluruh pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman,” demikian pernyataan resmi mereka.
Ketegangan Memanas, Selat Hormuz Jadi Kunci
Presiden Donald Trump memerintahkan blokade setelah negosiasi antara AS dan Iran di Pakistan gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang. Bahkan, Trump mengancam akan menghancurkan kapal militer Iran yang mendekati area blokade.
Ia juga memerintahkan Angkatan Laut untuk menghentikan kapal yang diduga membayar biaya kepada Iran untuk melintasi Selat Hormuz. Jalur laut sempit ini merupakan salah satu jalur vital distribusi minyak dunia dari Timur Tengah ke pasar global.
Sebagai respons, militer Iran mengancam pelabuhan di seluruh kawasan Teluk Persia. Ancaman tersebut langsung berdampak pada lalu lintas kapal tanker yang anjlok drastis.
Sebelum konflik meningkat, sekitar 20% pasokan minyak global melewati Selat Hormuz. Namun kini, gangguan tersebut disebut sebagai salah satu disrupsi pasokan minyak terbesar dalam sejarah.
Meski sempat ada kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu, situasi tetap belum pasti. Trump bahkan mempertimbangkan serangan terbatas untuk memecah kebuntuan negosiasi.
AS Dinilai Gagal
Pemerintah Iran menegaskan bahwa keamanan pelayaran selama masa gencatan senjata tetap bergantung pada persetujuan mereka. Penasihat senior pemimpin tertinggi Iran, Ali Akbar Velayati, menegaskan bahwa kendali Selat Hormuz masih berada di tangan Iran.
“‘Kunci Selat Hormuz’ tetap berada di tangan Republik Islam,” ujarnya.
Data menunjukkan hanya tiga kapal tanker raksasa yang melintas pada Sabtu, jauh di bawah kondisi normal sebelum perang yang bisa mencapai lebih dari 100 kapal per hari.
Wakil Presiden AS, JD Vance, menyebut kegagalan negosiasi terjadi karena Iran tidak memberikan komitmen tegas untuk tidak mengembangkan senjata nuklir.
Sementara itu, Ketua Parlemen Iran, Mohammad-Bagher Ghalibaf, menilai AS gagal membangun kepercayaan dalam perundingan.
Dampak ke Pasar
Manajer dana komoditas Schroders, Malcolm Melville, mengatakan pasar membutuhkan lonjakan kembali jumlah kapal tanker dalam dua pekan ke depan untuk memastikan krisis mereda.
“Jika jumlah kapal mencapai 75% dari level sebelum perang, maka itu mencerminkan normalisasi pasokan, apalagi dengan dukungan jalur pipa yang kini digunakan lebih optimal,” jelasnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520902/original/004648400_1772664808-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261709/original/073601900_1750682129-AP23109392605674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544033/original/072242900_1775044434-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555581/original/025407600_1776167270-Screenshot_20260414_182946_Chrome.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555325/original/070879600_1776152452-1000289476.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493434/original/019263400_1770214265-1000225262.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3242922/original/051637600_1600523602-Para_kru_Kapal_Gas_Ambalat_Pertamina_saat_bersiap_mengawal_penyaluran_gas_ke_Terminal_LPG_di_Pelabuhan_Cirebon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4447080/original/018669100_1685440088-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555157/original/037464100_1776145312-tah2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3532281/original/068580000_1628161372-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551637/original/043590500_1775732047-Pedagang_di_Pasar_Senen-9_April_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554748/original/045241700_1776126983-WhatsApp_Image_2026-04-14_at_06.48.44.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261711/original/021340900_1750682308-AP23139497868577.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421557/original/086743800_1763948733-pt_pelni.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4632465/original/088161500_1698890444-whatsapp-image-2023-09-28-at-130649jpeg-rvqajt.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5031435/original/074222000_1733074128-AP24336517258860.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494532/original/088044000_1770295769-0L5A4471.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482252/original/052974900_1769168891-publikasi_1769163600_69734b50b3a7d.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467577/original/035269700_1767923184-AP26008792900594.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473020/original/097246400_1768383522-1000205954.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479679/original/084946100_1768985177-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_15.06.31.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456037/original/093352400_1766787645-G9HzWs2WgAAhOsG.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468956/original/040478600_1768038807-Al-Nassr_Cristiano_Ronaldo-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456401/original/043486900_1766869079-andrea-cambiaso-juventus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456032/original/033890000_1766784357-Manchester-United-Newcastle-lisandro-martinez-sandro-tonali.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149800/original/042221500_1591853664-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-2.jpg)

