Gugur di Lebanon, Keluarga Prajurit Pasukan Perdamaian Terima Santunan Risiko Kematian Khusus

9 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Wujud apresiasi atas pengabdian tertinggi kepada negara, keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar menerima Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK). Almarhum merupakan anggota Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL yang dilaporkan gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian di Lebanon.

Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung, Minggu (5/4/2026). Prosesi ini menjadi penghormatan bagi prajurit TNI yang menjadi korban dalam eskalasi konflik di Timur Tengah baru-baru ini.

“Penyerahan SRKK ini merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian dalam menjalankan tugas negara di Lebanon,” ujar Panji Irawan dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (8/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Utama PT ASABRI (Persero), Jeffry Haryadi P. Manullang. Sinergi antara Bank Mandiri Taspen dan ASABRI ini menegaskan komitmen kedua lembaga dalam memberikan perlindungan maksimal bagi prajurit aktif maupun keluarga yang ditinggalkan.

Pemberian santunan ini diharapkan dapat meringankan beban finansial sekaligus menjadi dukungan moral bagi keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar. Langkah ini juga menjadi pengingat atas besarnya risiko yang dihadapi prajurit TNI dalam misi kemanusiaan dan perdamaian di kancah internasional.

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon: Isak Tangis Keluarga Pecah Sambil Peluk Peti Jenazah

Sebelumnya, suasana mengharukan terjadi saat jenazah tiga prajurit TNI yang gugur saat melaksanakan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian di Lebanon tiba di VIP Room Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026).

Tangis keluarga dari tiga prajurit yang hadir seketika pecah saat melihat peti jenazah tiba di VIP Room. Mereka lantas diberikan kesempatan untuk mendekat atau menghampiri peti jenazah keluarganya yang gugur.

Tangis semakin tak terbendung. Keluarga yang terdiri dari istri, orang tua, hingga anak dari prajurit TNI yang gugur itu menangis di samping peti jenazah.

Mereka memeluk peti jenazah yang diselimuti bendera merah putih. Istri dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) serta persatuan istri TNI AD pun menenangkan para keluarga prajurit yang menangis tersedu-sedu.

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tigapersonel penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dalam serangan di Lebanon beberapa waktu lalu.

Momen ini terjadi saat Prabowo bertakziah ke tiga jenazah prajurit TNI yang baru tiba di VIP Room Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026).

Berdasarkan pantauan Liputan6.com di lokasi, Prabowo tiba di VIP Room Bandara Soetta pukul 18.50 WIB. Prabowo langsung menghampiri peti jenazah tiga prajurit TNI yang gugur.

Prabowo terlebih dahulu berbincang dengan pihak keluarga atau ahli waris dari tiga prajurit TNI yang gugur. Dia juga sedikit menenangkan mereka yang bersedih karena ditinggalkan oleh prajurit TNI.

Setelah itu, Prabowo mundur beberapa langkah untuk memberikan penghormatan terakhir kepada tiga jenazah prajurit TNI. Hal ini dilakukan Prabowo di masing-masing peti jenazah prajurit TNI.

Didampingi Menteri Luar Negeri

Prabowo tampak didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga bertemu dengan anak dari salah satu prajurit TNI yang masih berusia balita. Prabowo lalu mencium kepala anak dari almarhum Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan.

Dalam kesempatan ini, hadir Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak.

Selanjutnya, tiga jenazah prajurit TNI dibawa keluar VIP Room Bandara Soetta untuk menjalani upacara persemayaman yang dipimpin oleh KSAD.

Usai upacara, jenazah akan diterbangkan menuju Bandung dan Yogyakarta menggunakan pesawat TNI AU CN 295 dan C 130 J.

Read Entire Article
Bisnis | Football |