Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyaksikan langsung barang bukti upaya penyelundupan emas yang berhasil digagalkan oleh petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
Purbaya bahkan sempat memegang dan menimbang-nimbang emas tersebut untuk memastikan bahwa emas batangan yang coba diselundupkan oleh para WNA asal Tiongkok itu memang asli dan berbobot berat.
"Ini berat, serius. Kadarnya juga tinggi," ujar Purbaya sembari menimbang emas batangan yang dipegangnya di Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Kamis (13/8/2026).
Pada kesempatan tersebut, Purbaya menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan tindakan tegas terhadap pembawaan emas yang tidak memenuhi ketentuan ekspor melalui jalur penumpang di Terminal 3 Keberangkatan Internasional pada 11 Agustus 2026.
"Kementerian Keuangan selalu ingin meningkatkan kinerja Bea Cukai. Sebagai penjaga gerbang Indonesia, Bea Cukai harus terus meningkatkan kapabilitas dan selalu berada di depan dalam mengantisipasi berbagai modus penyelundupan yang terus berkembang," tuturnya.
Dalam penindakan terbaru, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, petugas Bea Cukai berhasil membongkar dua modus penyelundupan emas yang berbeda. Pertama, dengan menyembunyikan emas di area sensitif (kemaluan dan dubur). Kedua, memanfaatkan oknum ground handling untuk menyelundupkan emas ke penumpang.
Dua Modus Berbeda: Dari Body Insertion hingga Oknum Bandara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323642/original/031276800_1786628448-email-attachment_2026_08_13_pramita-tristiawati_menteri-purbaya-pimpin-ungkap-kasus-penyelundupan-emas-di-bandara-soetta_20260813_181514.jpg)
Perbesar
Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, menjelaskan bahwa penindakan pertama merupakan hasil kolaborasi antara Avsec, Bea Cukai, dan Kepolisian yang mendeteksi dugaan pembawaan emas oleh warga negara asing (WNA) dalam tas jinjing (hand carry).
"Penindakan dilakukan terhadap tujuh penumpang WNA tujuan Hong Kong. Ditemukan emas berbentuk silinder atau telur. Emas tersebut disembunyikan di dalam kantong celana yang dimodifikasi, serta dimasukkan ke dalam organ intim maupun dubur (inserter)," ungkap Djaka.
Metode penyembunyian ekstrem tersebut memicu kecurigaan petugas karena memengaruhi gerak-gerik tubuh pelaku. Barang bukti yang diamankan berupa 41 keping emas berbentuk silinder 24 karat dengan total berat mencapai 17,43 kg atau senilai sekitar Rp 46 miliar.
Sementara itu, penindakan kedua bermula dari informasi Avsec mengenai dugaan pembawaan emas oleh staf ground handling di loading dock Terminal 3 Kedatangan Internasional. Petugas kemudian membuntutinya hingga terjadi interaksi serah-terima barang dengan penumpang tujuan Dubai.
"Penindakan dilakukan terhadap dua orang WNI, yaitu staf ground handling dan penumpang tujuan Dubai. Ditemukan emas berbentuk cast bar dengan kadar beragam yang disembunyikan di dalam tas ransel dan koper kabin," jelasnya.
Barang bukti pada kasus kedua ini berupa 7 keping emas cast bar dengan total berat 6,35 kg atau senilai Rp 17 miliar.
Proses Hukum dan Aturan Baru Ekspor Emas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323638/original/079292200_1786628431-email-attachment_2026_08_13_pramita-tristiawati_menteri-purbaya-pimpin-ungkap-kasus-penyelundupan-emas-di-bandara-soetta_20260813_181745.jpg)
Perbesar
"Terhadap tujuh WNA asal Tiongkok, saat ini telah diamankan oleh petugas Bea Cukai untuk pendalaman lebih lanjut. Kami juga berkoordinasi dengan Korwas PPNS Polda Metro Jaya dan JPU Kejati Banten untuk proses penyidikan," kata Djaka.
Seluruh barang bukti telah diamankan untuk menjalani penelitian kepabeanan dan uji laboratorium. Djaka menegaskan bahwa setiap penumpang yang membawa perhiasan maupun emas dalam berbagai bentuk keluar negeri wajib memberitahukannya kepada petugas Bea dan Cukai.
"Seperti yang disampaikan Pak Menteri, membawa emas keluar negeri sebenarnya tidak dilarang. Namun, ada aturan dan prosedur hukum yang wajib dipenuhi oleh pembawa," tegasnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Indonesia resmi memperketat pengawasan ekspor emas melalui kebijakan tata niaga dan fiskal terbaru. Berdasarkan aturan yang mulai berlaku sejak akhir Desember 2025, ekspor emas kini dikenakan Bea Keluar. Dengan demikian, tahun 2026 menjadi tahun pertama dilakukannya pemungutan Bea Keluar untuk komoditas emas.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320619/original/037262100_1786359457-WhatsApp_Image_2026-08-10_at_5.52.53_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323508/original/084059900_1786617109-WhatsApp_Image_2026-08-13_at_13.50.50.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323429/original/054537300_1786612115-IMG_7196.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1588328/original/007640400_1494244133-_95919277_6f3ac92f-3cbf-4f74-b0c1-110cad46135d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323225/original/039549000_1786606091-publikasi_1786605212_6a7d6e9c2c946.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1375576/original/008367700_1476673210-ilustrasi_PHK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3458468/original/004833700_1621321944-20210518-Harga-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5054979/original/081157700_1734432251-20241217-Kenaikan_Harga_Pangan-ANG_8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322899/original/006570000_1786592937-Paramount_Serpong_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322814/original/049305600_1786590306-ChatGPT_Image_Aug_13__2026__10_03_37_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4178553/original/009309300_1664767985-Screenshot_2022-10-03-11-05-23-095_com.google.android.youtube.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322714/original/093425400_1786584251-email-attachment_2026_08_13_ariefhakim-at-klyid_beda-data-korban-dan-penumpang-kmp-putri-yasmin-menhub-janji-evaluasi_1000406164.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5763777/original/071600100_1778666768-IMG-20260513-WA0030.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5277965/original/072538000_1752051227-AP25190063457589.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8059621/original/040499800_1780903490-Menteri_Perdagangan__Mendag__Budi_Santoso-8_Juni_2026a.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531431/original/019405300_1773589357-000_A3CF2CW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555739/original/056117800_1776213813-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560933/original/088200900_1776731974-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_15.07.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560905/original/019311600_1776725194-20260420_174400.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553294/original/001238200_1775928032-mikel_arteta_arsenal_bournemouth_ap_dave_shopland.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370975/original/007032600_1759611794-real_madrid_vs_villarreal_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559698/original/045930200_1776610483-mohamed-salah-liverpool-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560954/original/028950200_1776732944-AP26108524647906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563386/original/026686800_1776861153-AMBIENCE-1514.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5037723/original/029718800_1733405068-bca6b1fc-5dff-4910-b0f7-c19ed97725dc.jpeg)




