Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia pada Agustus 2026

4 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Elon Musk menjadi orang terkaya dan triliuner pertama di dunia saat  penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) SpaceX meluncur pada 12 Juni 2026.  Namun, hal ini tidak bertahan lama, lantaran saham produsen roketnya kembali merosot, dan menyebabkan Musk kehilangan kekayaan US$ 363 miliar, atau Rp 6.453 triliun (asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.859) pada Juli.

Kekayaan yang dikuras dari kantong Musk bahkan lebih besar dari kekayaan sembilan orang terkaya lainnya, termasuk Larry Page di urutan kedua, yang kekayaannya berada di kisaran US$ 292 miliar, atau Rp 5.192 triliun. Sementara, Musk yang berada di posisi terparahnya sejak Desember kini memiliki kekayaan sekitar US$ 690 miliar, yakni Rp 12.269 triliun.

Melansir Forbes, Rabu (12/8/2026), berikut adalah 10 orang terkaya di dunia per 1 Agustus 2026. Kekayaan total mereka mencapai US$ 2,6 triliun, atau Rp 46,3 kuadriliun. Angka ini mengalami penyusutan US$ 368 miliar, yakni Rp 6,5 kuadriliun sejak bulan lalu. Harga saham sering mengalami fluktuasi, maka angka kekayaan bersih yang tercantum berubah setiap harinya.

1. Elon Musk

Kekayaan bersih: US$ 690 miliar (Rp 12,29 kuadriliun), turun US$ 363 miliar (Rp 6,46 kuadriliun)

Sumber: SpaceX, Tesla

Usia: 55

Pada 12 Juni 2026, SpaceX menutup IPO-nya dengan kapitalisasi pasar hampir US$ 2,2 triliun, atau Rp 39,2 kuadriliun di Nasdaq. Namun, kekayaan Musk merosot ke bawah US$ 700 miliar, atau Rp 12,4 kuadriliun pertama kalinya sejak Desember pada bulan Juli. Kala itu, saham SpaceX turun 38% dan saham Tesla turun 26%.

Sebagai ketua, CEO, dan chief technical officer SpaceX, Musk memegang saham 38% di perusahaan produsen roket tersebut, yang kemudian mengakuisisi perusahaan AI dan media sosialnya, xAI, pada bulan Februari. Kini perusahaan tersebut memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 1,5 triliun, atau Rp 26,7 kuadriliun.

Daftar Orang Terkaya Selanjutnya: Larry Page-Jeff Bezos

2. Larry Page

Kekayaan bersih: US$ 292 miliar (Rp 5.200 triliun), naik US$ 1 miliar (Rp 17,8 triliun)

Sumber: Google

Usia: 53

Page melalui perjalanan panjang sebelum mendapat tahta orang terkaya kedua di dunia dan orang ketiga yang memiliki kekayaan setidaknya US$ 300 miliar, atau Rp 5.343 triliun pada April. Namun, kekayaannya kembali turun dari Rp 5.300 triliun pada Juni.

Page mendirikan mesin pencarian Google bersama pelajar Ph.D Stanford, Sergey Brin, pada 1998, dan menjabat sebagai CEO hingga 2001, lalu dari 2011-2015, Kini Page menjabat sebagai anggota dewan perusahaan induk Google, Alphabet, dan masih menjadi pemegang saham pengendali.

3. Jeff Bezos

Kekayaan bersih: US$ 278 miliar (Rp 4.951 triliun), naik US$ 29 miliar (Rp 517,3 triliun)

Sumber: Amazon

Usia: 62

Bezos mendirikan Amazon, perusahaan e-commerce raksasa, pada 1994, dan masih menjadi ketua eksekutifnya. Dia turun dari jabatan chief executive pada Juli 2021, dan pada bulan yang sama dia melakukan perjalanan ke luar angkasa dengan roket yang dibuat oleh produsen roket swasta, Blue Origin, yang didirikan dan didanai olehnya.

Sejak IPO Amazon pada 1998, Forbes menghitung bahwa Bezos telah menjual lebih dari US$ 49 miliar, atau Rp 874,1 triliun sahamnya. Selain itu, melalui Bezos Expeditions miliknya, dia telah berinvestasi dalam berbagai perusahaan, termasuk Airbnb dan firma perangkat lunak Workday.

Daftar Orang Terkaya Selanjutnya: Sergey Brin-Michael Dell

4. Sergey Brin

Kekayaan bersih: US$ 269 miliar (Rp 4.791 triliun), naik US$ 1 miliar (Rp 17,8 triliun)

Sumber: Google

Usia: 52

Brin muncul dari pensiun paruh waktunya untuk mengusulkan perubahan pada chatbot Gemini AI milik Google pada tahun 2024, dan dia terdaftar sebagai “kontributor utama” saat model tersebut diluncurkan pada bulan Desember tahun itu.

Layaknya Page, Brin menjabat sebagai anggota dewan Alphabet dan merupakan pemegang saham pengendali. Pada akhir November lalu, Brin dilaporkan memberikan hampir US$ 1,1 miliar, atau Rp 19,6 triliun saham Alphabet kepada perusahaan nirlabanya, Catalyst4, yang berfokus pada sistem saraf pusat dan perubahan iklim.

5. Michael Dell

Kekayaan bersih: US$ 229 miliar (Rp 4.078 triliun), turun US$ 6 miliar (Rp 106,9 triliun)

Sumber: Dell Technologies

Usia: 61

Dell memulai bisnisnya pada usia 19 tahun, menjual komputer di kamar asrama University of Texas, dan meraup US$ 800.000, yakni Rp 1,4 miliar pada akhir tahun pertamanya. Kini, dia adalah ketua dan CEO Dell Technologies, yang dibentuk pada tahun 2016 melalui merger dengan EMC sebesar US$ 60 miliar, atau Rp 1.055 triliun.

Dia melepas saham perusahaan ini ke bursa pada 1988, kemudian membawanya kembali ke kepemilikan swasta (bersama firma ekuitas swasta Silver Lake Partners) pada 2013, lalu melepas sahamnya kembali ke bursa pada akhir tahun 2018, melalui proses restrukturisasi keuangan yang rumit.

Divisi perangkat lunak cloud Dell, VMware, dipisahkan pada 2021, lalu perusahaan mikrochip Broadcom membelinya pada tahun 2023 seharga US$ 69 miliar, atau Rp 1.288 triliun, di mana 39% dari jumlah tersebut diterima oleh Dell.

Daftar Orang Terkaya Selanjutnya: Mark Zuckerberg-Jensen Huang

6. Mark Zuckerberg

Kekayaan bersih: US$ 191 miliar (Rp 3.401 triliun), turun US$ 2 miliar (Rp 35,6 triliun)

Sumber: Meta (Facebook)

Usia: 42

Zuckerberg mendirikan Facebook saat ia masih menjadi mahasiswa di Harvard University pada 2004. Kini bernama Meta, perusahaan ini telah berkembang menjadi jejaring sosial terbesar di dunia, dengan beberapa miliar pengguna di seluruh dunia.

Perusahaan ini juga memiliki Instagram dan WhatsApp, yang keduanya diakuisisi dan dikembangkan secara signifikan. Zuckerberg, yang masih menjabat sebagai CEO, membawa perusahaan ini ke IPO-nya pada 2012 dan hingga kini masih memiliki sekitar 13% sahamnya.

7. Jensen Huang

Kekayaan bersih: US$ 174 miliar (Rp 3.099 triliun) naik US$ 1 miliar (Rp 17,8 triliun)

Sumber: Semiconduktor

Usia: 63

Huang ikut mendirikan Nvidia pada tahun 1993 dan sejak saat itu menjabat sebagai CEO dan presiden perusahaan tersebut. Dia memiliki sekitar 3% saham perusahaan, yang dibawanya ke bursa saham pada 1999.

Di bawah kepemimpinan Huang, GPU Nvidia berhasil mendominasi pasar game komputer, lalu di bidang AI, sehingga membantu perusahaan tersebut menjadi perusahaan pertama sepanjang sejarah yang mencapai nilai pasar US$ 5 triliun, atau Rp 89,1 kuadriliun pada Oktober, sebelum akhirnya kehilangan sebagian dari kenaikan nilainya.

8. Larry Ellison

Kekayaan bersih: US$ 168 miliar (Rp 2.987 triliiun), turun US$ 24 miliar (Rp 428,1 triliun)

Sumber: Oracle

Usia: 81

Pada Agustus lalu, Larry Ellison bekerja sama dengan putranya, David, untuk membantu mewujudkan merger antara Paramount dan Skydance Media milik David. Kini, duet ayah-anak ini mengambil risiko yang jauh lebih besar melalui tawaran Paramount senilai US$ 111 miliar, yakni Rp  1.973 triliun untuk mengakuisisi raksasa media Warner Bros Discovery. Jika kesepakatan ini terwujud, transaksi tersebut akan menjadi salah satu merger terbesar dalam sejarah.

Hal ini menambah kejayaan teknologi dan properti yang sudah dikuasai oleh Ellison senior, salah satu pendiri, ketua, dan kepala teknologi Oracle. Pada bulan Juli, keluarga Ellison setuju untuk menunda kesepakatan Warner Bros Discovery hingga Juni 2027, atau sampai gugatan hukum yang sedang berlangsung terkait antitrust terselesaikan.

Daftar Orang Terkaya Selanjutnya: Bernard Arnault-Warren Buffett

9. Bernard Arnault

Kekayaan bersih: US$ 146 miliar (Rp 2.596 triliun ), turun US$ 2 miliar (Rp 35,6 triliun)

Sumber: LVMH

Usia: 77

Arnault adalah CEO sekaligus ketua grup barang mewah LVMH. Ayahnya meraup jutaan dolar dari bisnis konstruksi, dana untuk memulai kariernya, Arnault menggunakan US$ 15 juta, atau Rp 267,5 miliar dari kekayaan tersebut untuk membeli Christian Dior.

Sejak itu, dia telah membangun perusahaan barang mewah terbesar di dunia dengan sekitar 75 merek fashion dan kosmetik, termasuk Louis Vuitton, Christian Dior, Moët & Chandon, Sephora, dan perhiasan Tiffany & Co. Arnault menjadi orang terkaya di dunia selama sebagian besar paruh pertama 2023 dan kembali memegang gelar tersebut dari Februari hingga akhir Mei 2024.

10. Warren Buffet

Kekayaan bersih: US$ 145 miliar (Rp 2.578 triliun), turun US$ 3 miliar (Rp 53,5 triliun)

Sumber: Berkshire Hathaway

Usia: 95

Buffett adalah salah satu investor paling sukses sepanjang masa. Dia telah pensiun sebagai CEO Berkshire Hathaway, yang memiliki puluhan perusahaan, termasuk perusahaan asuransi Geico, produsen baterai Duracell, dan jaringan restoran Dairy Queen. Buffett tetap menjabat sebagai ketua dewan direksi perusahaan tersebut.

Buffett pernah menyatakan bahwa dirinya akan menyumbangkan 99% dari kekayaannya. Hingga saat ini, dia telah menyumbangkan sekitar US$ 68 miliar, atau Rp 1,2 kuadriliun, sebagian besar melalui Yayasan Gates, yayasan-yayasan yang dikelola oleh anak-anaknya, dan satu yayasan yang didirikan oleh mendiang istri pertamanya.

Pada 14 Juli, Buffett menyumbangkan saham Berkshire senilai hampir US$ 6 miliar, atau Rp 107,02 triliun  kepada empat yayasan yang atas nama ketiga anaknya dan mendiang istri pertamanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |