Run to IHCBS 2026 Pertemukan Puluhan Asosiasi HR dalam Satu Gerakan untuk Indonesia

6 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) kembali menyelenggarakan kegiatan Run to IHCBS bagian kedua pada Sabtu, 27 Juni 2026 di Greenbelt Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang. Kegiatan yang menjadi pre-event menuju IHCBS 2026 tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai asosiasi dan komunitas dari seluruh indonesia.

Di tengah tantangan produktivitas, transformasi AI, dan kebutuhan peningkatan daya saing tenaga kerja nasional, kolaborasi lintas asosiasi dinilai semakin penting untuk menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Run to IHCBS menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi antar komunitas, asosiasi profesi, praktisi human capital, pemimpin bisnis, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki visi bersama dalam membangun masa depan sumber daya manusia Indonesia.

Yunus Triyonggo selaku Ketua Steering Committee Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK), menegaskan bahwa tantangan pengembangan SDM Indonesia tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. "Tidak ada satu organisasi yang mampu menyiapkan masa depan tenaga kerja Indonesia sendirian. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, lintas asosiasi, dan lintas komunitas agar dampaknya bisa dirasakan lebih luas," ujar Yunus Triyonggo.

Salah satu agenda utama dalam Run to IHCBS 2026 adalah sesi spesial bertajuk “Beyond IHCBS: From Talk to Action.” Sesi ini menghadirkan diskusi strategis mengenai perjalanan IHCBS yang kini berkembang menjadi sebuah gerakan nasional dalam pengembangan human capital Indonesia. Diskusi mencakup alasan transformasi IHCBS menjadi movement, berbagai aksi nyata yang telah dilakukan selama periode 2025-2026, hingga serta kontribusi IHCBS dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

CEO OneGML & Founder of QuBisa, Suwardi Luis, menegaskan bahwa IHCBS dibangun untuk mendorong kolaborasi yang menghasilkan dampak nyata. "IHCBS tidak berhenti pada forum diskusi. Yang kami dorong adalah lahirnya aksi dan kolaborasi nyata yang memberikan dampak bagi produktivitas dan kualitas SDM Indonesia,” tegas Suwardi Luis.

Hingga saat ini, berbagai inisiatif kolaboratif yang lahir dari IHCBS telah menjangkau lebih dari 300.000 individu dari berbagai sektor di Indonesia. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan human capital membutuhkan keterlibatan yang luas serta kolaborasi yang berkesinambungan untuk menghasilkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat dan dunia kerja Indonesia.

Run to IHCBS juga menjadi momentum penting dengan diperkenalkannya IHCBS Award melalui agenda Soft Launching IHCBS Award yang dilaksanakan secara khusus dalam rangkaian acara. Inisiatif ini sejalan dengan tema besar IHCBS 2026, “Harnessing Human-Centric AI and Digitalization to Unlock Next-Level Productivity.”

Kehadiran IHCBS Award semakin memperkuat peran IHCBS sebagai platform kolaborasi dan pengembangan human capital yang tidak hanya menghadirkan inspirasi dan diskusi, tetapi juga memberikan apresiasi kepada organisasi yang menciptakan dampak nyata bagi pengembangan SDM Indonesia. IHCBS Award akan melibatkan berbagai asosiasi profesi, asosiasi industri, serta Indonesia HR Ecosystem sebagai mitra strategis yang berperan dalam merekomendasikan para nominasi terbaik dari berbagai sektor untuk mengikuti penghargaan ini.

Pada penyelenggaraan perdananya, IHCBS Award menghadirkan enam kategori penghargaan, yaitu National Workforce Employability Multiplier, Entrepreneurial Ecosystem Accelerator, Human-Centric Digital Productivity Pioneer, National Employability Champion, Employment Creation Architect, dan Human Capital Transformation Leader. Keenam kategori tersebut mencerminkan berbagai aspek penting dalam pengembangan talenta, produktivitas, penciptaan lapangan kerja, dan transformasi organisasi.

Sebagai rangkaian menuju Indonesia Human Capital & Beyond Summit 2026, Run to IHCBS diharapkan menjadi titik awal lahirnya lebih banyak kolaborasi strategis antar asosiasi, komunitas, organisasi, dan institusi di Indonesia. Dengan semakin kuatnya sinergi yang terbangun, Indonesia memiliki peluang yang lebih besar untuk menciptakan talenta unggul yang siap menghadapi perubahan, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan daya saing bangsa di tingkat global.

Melalui semangat “From Talk to Action”, IHCBS mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk tidak hanya menjadi bagian dari percakapan tentang masa depan dunia kerja, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan yang mewujudkannya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |