Liputan6.com, Jakarta - Keluarga kerajaan penguasa Uni Emirat Arab (UEA), Al Nahyan, dilaporkan menerima subsidi pertanian Uni Eropa (UE) senilai lebih dari 71 juta euro atau sekitar Rp 1,4 triliun (estimasi kurs Rp 20.410 per euro) dalam enam tahun terakhir.
Temuan tersebut terungkap melalui investigasi lintas negara yang dilakukan DeSmog bersama media Spanyol El Diario dan media Romania G4Media.
Dikutip dari Guardian, Kamis (7/5/2026), dana subsidi itu mengalir melalui sejumlah perusahaan dan anak usaha yang terhubung dengan keluarga Al Nahyan untuk lahan pertanian di Romania, Italia, dan Spanyol.
Keluarga Al Nahyan sendiri dikenal sebagai salah satu keluarga terkaya di dunia dengan estimasi kekayaan lebih dari USD 320 miliar yang sebagian besar berasal dari cadangan minyak UEA.
Subsidi pertanian tersebut berasal dari Common Agricultural Policy (CAP), program subsidi pertanian Uni Eropa yang menyerap sekitar sepertiga total anggaran UE dengan nilai mencapai 54 miliar euro per tahun. Program itu ditujukan untuk membantu petani dan wilayah pedesaan di seluruh negara anggota Uni Eropa.
Namun, investigasi menemukan sebagian dana justru dinikmati investor asing, termasuk perusahaan yang dikendalikan negara-negara otoriter.
DeSmog melacak sedikitnya 110 pembayaran subsidi pertanian Eropa yang terhubung dengan jaringan perusahaan milik keluarga Al Nahyan dan dana investasi negara Abu Dhabi, ADQ.
Perusahaan Milik UEA Kuasai Lahan Pertanian Raksasa di Eropa
Pembayaran subsidi terbesar diterima perusahaan pertanian asal Romania bernama Agricost yang mengelola lahan pertanian terbesar di Uni Eropa seluas 57 ribu hektare atau sekitar lima kali luas Kota Paris.
Pada 2024 saja, Agricost menerima subsidi langsung sebesar 10,5 juta euro atau lebih dari 1.600 kali lipat dibanding rata-rata subsidi yang diterima petani Uni Eropa.
Agricost diakuisisi keluarga Al Nahyan pada 2018 melalui grup agribisnis Al Dahra dengan nilai transaksi sekitar 230 juta euro.
Perusahaan Al Dahra sendiri didirikan oleh Sheikh Hamdan bin Zayed Al Nahyan, saudara Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Pada 2020, dana investasi negara Abu Dhabi ADQ membeli 50% saham Al Dahra.
Selain di Romania, Al Dahra juga membeli sejumlah perusahaan pertanian di Spanyol sejak 2012 yang menguasai lebih dari 8.000 hektare lahan.
Menurut hasil investigasi, perusahaan-perusahaan tersebut menerima lebih dari 5 juta euro subsidi CAP antara 2015 hingga 2024.
Mayoritas lahan pertanian di Romania dan Spanyol digunakan untuk menanam alfalfa dan tanaman pakan ternak yang sebagian besar diekspor ke kawasan Teluk, termasuk UEA.
Uni Eropa Soroti Subsidi untuk Investor Asing
Temuan ini memicu kritik dari sejumlah kelompok advokasi dan politisi Eropa. Mereka menilai sistem subsidi pertanian Uni Eropa terlalu menguntungkan pemilik lahan besar dibanding petani kecil.
Investigasi Guardian pada 2024 bahkan menemukan hanya 17 miliarder menerima lebih dari 3 miliar euro subsidi pertanian sepanjang 2018 hingga 2021.
Direktur bidang lingkungan dan kesehatan European Environment Bureau, Faustine Bas-Defossez, menilai program subsidi tersebut gagal membantu petani lokal.
“CAP tidak membantu petani Uni Eropa. Program ini justru terus memperkaya pemilik lahan terkaya. Bahkan lebih buruk lagi, sekarang mendukung rezim otoriter,” katanya.
Anggota Parlemen Eropa dari Partai Hijau Austria, Thomas Waitz, juga mengkritik aliran subsidi ke keluarga kerajaan UEA.
“99% petani Eropa menerima subsidi di bawah 100 ribu euro. Dana itu tidak pernah dimaksudkan untuk dinasti kaya berbasis bahan bakar fosil,” ujarnya.
Komisi Eropa sendiri kini tengah membahas perubahan skema subsidi pertanian untuk periode 2028-2034.
Salah satu usulan adalah membatasi subsidi maksimal 100 ribu euro per petani setiap tahun.
UEA Perluas Investasi Pangan Global
Ekspansi bisnis pertanian keluarga Al Nahyan disebut menjadi bagian dari strategi ketahanan pangan UEA.
Sebagai negara gurun dengan suhu tinggi, keterbatasan air, dan tanah berpasir, UEA mengimpor hingga 90% kebutuhan pangannya.
Dalam lebih dari 15 tahun terakhir, keluarga kerajaan UEA memperluas investasi agribisnis di Afrika, Amerika Selatan, hingga Eropa.
Saat ini, UEA disebut menguasai sekitar 960 ribu hektare lahan pertanian di berbagai negara.
Selain lahan pertanian, ekspansi bisnis mereka di Eropa juga mencakup pabrik penggilingan gandum di Yunani dan Bulgaria hingga peternakan sapi perah besar di Serbia.
Pada 2022, ADQ juga membeli perusahaan buah segar Unifrutti dengan nilai sekitar USD830 juta.
Analisis DeSmog menunjukkan lahan pertanian Unifrutti di Italia menerima sedikitnya 186 ribu euro subsidi pertanian Uni Eropa dalam tiga tahun setelah akuisisi tersebut.
Namun, jumlah total subsidi yang diterima perusahaan-perusahaan terkait UEA diduga lebih besar karena keterbatasan data resmi dan rendahnya transparansi perusahaan.
Hubungan Keluarga Kerajaan dan Dana Negara Jadi Sorotan
Sejumlah pengamat menilai sulit memisahkan kepentingan negara dan keluarga kerajaan di UEA karena keduanya sangat terkait erat.
Profesor ekonomi politik Timur Tengah dari Exeter University, Marc Valeri, mengatakan batas antara aset negara dan kekayaan keluarga kerajaan nyaris tidak terlihat.
“Tidak ada batas yang jelas antara kas negara dan kas keluarga,” katanya.
UEA sendiri memiliki salah satu dana kekayaan negara terbesar di dunia dengan total aset hampir USD2,5 triliun hingga 2025.
Sebagian besar dana tersebut dikelola oleh anggota keluarga dekat Presiden Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Hingga Januari 2026, ADQ dipimpin Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan yang juga saudara Presiden UEA dan penasihat keamanan nasional negara tersebut.
Kini ADQ menjadi bagian dari dana kekayaan negara baru Abu Dhabi bernama L’imad Holding yang dipimpin Putra Mahkota Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Meski seluruh negara Uni Eropa diwajibkan mempublikasikan penerima subsidi pertanian, data yang tersedia hanya mencantumkan penerima langsung sehingga sulit mengetahui pemilik akhir perusahaan yang menikmati dana tersebut.
Contohnya, perusahaan Unifrutti memiliki lahan pertanian di Sisilia, Italia dan wilayah Almeria, Spanyol, namun data subsidi yang diterima perusahaan tersebut tidak ditemukan secara terbuka.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5633567/original/001459400_1778233374-Presiden_Prabowo_Subianto_di_KTT_ASEAN.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5630675/original/004824300_1778228707-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-8_Mei_2026.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/682959/original/ilustrasi-bank-1-140527-andri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559605/original/022162700_1776590163-1000033558.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3029351/original/070025000_1579686481-20200122-Penguatan-Rupiah-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5621593/original/089055800_1778211678-WhatsApp_Image_2026-05-08_at_10.15.44.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472768/original/072793100_1768375316-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579717/original/030932800_1778065106-WhatsApp_Image_2026-05-06_at_16.20.16.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5594409/original/074690200_1778153239-1000311458.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460862/original/087264900_1767325360-001735400_1765425683-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337099/original/045821000_1609328706-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5591490/original/032861700_1778148149-tem7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5591846/original/013382700_1778148891-1000311454.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548802/original/056737500_1775551587-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523351/original/063455500_1772803904-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Maret_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3545719/original/087868100_1629425274-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5230612/original/050320000_1748000406-IMG-20250523-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431960/original/016669600_1764752022-IMG_2631.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5585827/original/090247900_1778138812-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_12.42.31__1_.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473020/original/097246400_1768383522-1000205954.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494532/original/088044000_1770295769-0L5A4471.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482252/original/052974900_1769168891-publikasi_1769163600_69734b50b3a7d.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483248/original/002237600_1769348730-alwi_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467577/original/035269700_1767923184-AP26008792900594.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149800/original/042221500_1591853664-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468956/original/040478600_1768038807-Al-Nassr_Cristiano_Ronaldo-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5283039/original/033440500_1752499728-000_36WX98V.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479679/original/084946100_1768985177-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_15.06.31.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484453/original/024648100_1769429500-tom4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325417/original/070038100_1755978346-AP25235673218519.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3291093/original/097460500_1604903000-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482923/original/084488100_1769287691-virgil_van_dijk_semangat_bournemouth_liverpool_ap_ian_walton.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5461781/original/040984600_1767441214-20260103AA_BRI_Super_League_Persija_Jakarta_vs_Persijap_Jepara-7.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5227787/original/093812800_1747821037-WhatsApp_Image_2025-05-21_at_16.41.19.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5333162/original/077945300_1756607643-AP25242758022232.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)