Danantara Siap Gandeng Himbara Selamatkan 2.700 Karyawan PT Pakerin

13 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan adanya komitmen awal dari Danantara untuk membantu penyelesaian persoalan finansial di PT Pabrik Kertas Indonesia (Pakerin), Mojokerto, Jawa Timur.

"Danantara nanti akan memeriksa kesehatan PT Pakerin, serta mendorong Himbara memberikan dana pinjaman,” kata Said Iqbal di kantor Danantara, dikutip Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa Danantara akan melakukan penilaian (assessment) terlebih dahulu terhadap kondisi keuangan perusahaan, sebelum akhirnya mendorong Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menyalurkan fasilitas pinjaman modal kerja.

Menurut Iqbal, PT Pakerin masih memiliki fondasi aset yang kuat untuk dijadikan jaminan di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan nilai sekitar Rp600 miliar. Sementara itu, kebutuhan modal kerja riil yang diperlukan perusahaan untuk kembali bangkit diperkirakan mencapai Rp400 miliar.

“Dengan jaminan sisa aset yang bagus di LPS, ada sekitar Rp600 miliar. Sedangkan kebutuhan modal kerjanya sebesar Rp400 miliar,” ujar Iqbal.

Apabila dukungan pendanaan dari perbankan pelat merah tersebut berhasil terealisasi, Iqbal optimistis PT Pakerin dapat segera menggenjot kembali aktivitas produksinya. Langkah pemulihan ini diharapkan mampu membuka kesempatan kerja dan menyerap ulang sekitar 2.700 orang, baik pekerja yang sebelumnya terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun tenaga kerja baru.

“Sekitar 2.700 karyawan bisa direkrut kembali oleh PT Pakerin,” pungkasnya.

Karyawan Terancam PHK, Kemenperin Panggil Manajemen PT Pakerin

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bergerak cepat merespons kabar mengenai kondisi operasional PT Pakerin dan potensi pemutusan hubungan kerja (PHK). Langkah tersebut dilakukan dengan memanggil jajaran manajemen perusahaan guna memperoleh penjelasan langsung sekaligus menyiapkan upaya mitigasi agar kegiatan industri dapat kembali berjalan optimal.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief, mengatakan bahwa pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Industri Agro (Dirjen IA).

"Menteri Perindustrian pada Minggu sore telah memerintahkan Plt. Dirjen IA untuk memanggil manajemen PT Pakerin. Tujuannya adalah mengklarifikasi pemberitaan terkait operasional produksi dan segera mengambil langkah mitigasi secara cepat serta terukur," ujar Febri dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026).

Menindaklanjuti arahan tersebut, Chief Financial Officer (CFO) PT Pakerin menghadiri undangan Kemenperin dan melakukan pertemuan dengan Plt. Dirjen Industri Agro di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, pada Selasa.

Pertemuan itu dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perusahaan, termasuk operasional pabrik, pemenuhan hak pekerja, hingga langkah yang tengah disiapkan manajemen dalam memulihkan kegiatan produksi.

Produksi Soda Api Tetap Berjalan

Dari hasil pertemuan tersebut, Kemenperin memperoleh penjelasan mengenai kondisi operasional PT Pakerin. Perusahaan diketahui memiliki dua lini bisnis utama, yakni produksi kertas karton untuk kebutuhan kemasan dan produksi soda api atau caustic soda (NaOH).

Produk kertas karton PT Pakerin selama ini digunakan sebagai bahan baku kemasan berbagai produk konsumsi. Sementara itu, soda api dimanfaatkan sebagai bahan penolong untuk berbagai sektor industri, kebutuhan rumah tangga, hingga laboratorium.

Saat ini, lini produksi soda api masih beroperasi normal. Sebaliknya, lini produksi kertas karton berhenti sementara sejak Desember 2024 akibat persoalan internal perusahaan.

Meski demikian, manajemen PT Pakerin menegaskan perusahaan masih melakukan konsolidasi internal dan tetap berupaya memenuhi kewajibannya kepada para pekerja. Seiring proses pemulihan kondisi keuangan perusahaan, mulai muncul perkembangan positif terkait penyelesaian hak-hak tenaga kerja yang sebelumnya menjadi perhatian.

PT Pakerin juga dinilai memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat di sekitar kawasan pabrik karena menyerap banyak tenaga kerja dan menggerakkan aktivitas ekonomi daerah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |