Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (23/6/2026). Pelemahan mata uang Garuda terjadi di tengah tingginya ketidakpastian global, terutama terkait hasil perundingan damai antara AS dan Iran serta prospek kebijakan moneter ketat dari bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).
Pada perdagangan pagi, rupiah tercatat melemah 16 poin atau 0,09% menjadi 17.859 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level 17.843 per dolar AS.
Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menilai pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh faktor eksternal yang membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati.
“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah tipis dengan kisaran di Rp 17.810-Rp 17.860 dipengaruhi oleh faktor global risiko geopolitik yang masih rapuh terkait hasil perundingan AS dan Iran. Walaupun harga minyak dunia menunjukkan tren penurunan dan relatif stabil, namun index dollar tetap tinggi di level 101,” ujarnya dikutip dari Antara.
Menurut dia, kondisi tersebut membuat ruang penguatan rupiah menjadi terbatas meski sejumlah indikator ekonomi domestik masih menunjukkan ketahanan.
Ancaman Trump Bayangi Perundingan AS-Iran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3284613/original/092832800_1604313214-20201102-Hari-ini-Rupiah-Ditutup-melemah-atas-dolar-ANGGA-3.jpg)
Perbesar
Sentimen pasar global juga dipengaruhi perkembangan terbaru dalam hubungan AS dan Iran. Mengutip laporan Sputnik, Presiden AS Donald Trump memperingatkan akan kembali melakukan serangan terhadap Iran jika Teheran tidak menekan kelompok sekutunya di Lebanon untuk berhenti "menimbulkan masalah".
Pernyataan tersebut memicu ketegangan baru di tengah proses diplomasi yang sedang berlangsung.
Sejumlah media melaporkan delegasi Iran sempat meninggalkan ruang perundingan setelah pernyataan Trump tersebut. Bahkan, delegasi Iran dikabarkan tidak akan kembali ke meja negosiasi kecuali Trump menyampaikan permintaan maaf.
Situasi tersebut membuat Iran memutuskan tidak berpartisipasi dalam pertemuan empat pihak yang melibatkan Iran, AS, Qatar, dan Pakistan.
Ketidakpastian hasil perundingan damai itu membuat pelaku pasar kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko geopolitik yang dapat memengaruhi pasar keuangan global.
Meski harga minyak dunia cenderung turun dalam beberapa hari terakhir, perkembangan politik di Timur Tengah masih menjadi salah satu faktor yang terus dicermati investor.
Sikap Hawkish The Fed Jadi Tantangan Rupiah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7837643/original/022175200_1780658593-dol6.jpg)
Perbesar
Selain faktor geopolitik, pergerakan rupiah juga dipengaruhi ekspektasi kebijakan moneter AS yang masih cenderung ketat.
Rully mengatakan The Fed diperkirakan tetap mempertahankan sikap hawkish untuk mengendalikan inflasi, termasuk membuka peluang kenaikan suku bunga satu kali lagi pada tahun ini.
“Arah kebijakan The Fed ke depan menuju pada pengetatan untuk mengendalikan inflasi dengan kemungkinan kenaikan bunga satu kali di tahun ini yang berakibat index dollar akan terus menguat,” kata Rully.
Penguatan indeks dolar AS membuat mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, menghadapi tekanan yang lebih besar.
Di sisi lain, pemerintah telah menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk Semester II 2026 dengan total anggaran Rp 26,34 triliun guna menjaga daya beli masyarakat dan menopang pertumbuhan ekonomi.
Stimulus tersebut terdiri atas insentif transportasi senilai Rp 2,04 triliun, program magang dan vokasi sebesar Rp 6,26 triliun, serta bantuan pangan senilai Rp 18,04 triliun.
Meski demikian, Rully menilai penguatan dolar AS masih menjadi faktor dominan yang membatasi potensi penguatan rupiah dalam jangka pendek.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258064/original/085561100_1781311459-AP26163743889781.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4588614/original/072775000_1695698566-20230926-Bansos-Beras-Arbas-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3938818/original/005997700_1645185149-20220218-Pangsa_Pasar_KPR_Subsidi_BTN_Meleji-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8308636/original/050517400_1782174723-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_19.58.41_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264018/original/026861300_1782051214-d68a915d-435d-4d4a-8551-b59bdad358a5.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8318107/original/002868700_1782186014-IMG_4971.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8308642/original/032614300_1782174739-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_19.58.42.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8309788/original/083868400_1782176259-IMG_4936.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8318060/original/047249800_1782185978-IMG_4977.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8309642/original/052722800_1782176035-AP26173542858845.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4598529/original/084952100_1696414311-20231004-Aset-Negara-Hotel-Sultan-Faizal-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8220055/original/043171500_1781079796-VID-20260609-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540890/original/069512000_1774841005-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5177578/original/039609200_1743214447-5959e712-365d-4b9a-bb6b-7f4725aeb2a4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494896/original/013272600_1770348704-Rodrygo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5245748/original/054274300_1749388049-Screenshot_2025-06-08_200508.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536057/original/087901500_1774235435-manchester_city_vs_Arsenal-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555739/original/056117800_1776213813-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314987/original/053706700_1755147164-063_2197310835.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529446/original/098462200_1773352205-IMG-20260313-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534516/original/032481400_1773830288-6_25_juta_orang_berangkat_mudik_menggunakan_angkutan_umum-18_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553294/original/001238200_1775928032-mikel_arteta_arsenal_bournemouth_ap_dave_shopland.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560905/original/019311600_1776725194-20260420_174400.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534375/original/004720700_1773821263-WhatsApp_Image_2026-03-17_at_17.35.46.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560933/original/088200900_1776731974-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_15.07.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541806/original/020142900_1774918571-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3456980/original/077160800_1621147028-cooperation-analyst-chart-professional-paper-economics_1418-47.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5333213/original/086157500_1756611317-BYON_Madness_2025-17.jpg)