Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali melemah pada awal pekan. Pada Senin (6/4/2026) pagi, rupiah turun 16 poin atau 0,09 persen ke level Rp 16.996 per dolar AS, dari posisi sebelumnya Rp 16.980 per dolar AS.
Tekanan terhadap rupiah dipicu kombinasi faktor global, mulai dari meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah hingga kenaikan harga minyak dunia. Kondisi ini turut mendorong penguatan dolar AS dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.
Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah tidak terlepas dari kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah kekhawatiran eskalasi perang di Timteng dan harga minyak mentah yang masih terus naik,” ujarnya dikutip dari Antara.
Selain itu, lonjakan harga minyak mentah global juga menjadi faktor utama. Harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) sempat menyentuh USD 115 per barel sebelum terkoreksi ke kisaran USD 112 per barel.
Kenaikan harga energi ini memicu kekhawatiran inflasi global, yang pada akhirnya memperkuat dolar AS sebagai aset safe haven dan menekan rupiah.
Ancaman Konflik dan Tekanan dari AS
Kekhawatiran pasar semakin meningkat setelah muncul pernyataan dari Donald Trump terkait potensi serangan di Iran.
Mengutip Anadolu, Trump memperingatkan kemungkinan serangan terhadap pembangkit listrik dan jembatan di Iran di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Dalam pernyataannya, ia juga menegaskan bahwa Teheran harus membuka Selat Hormuz atau menghadapi konsekuensi besar.
“Trump mengancam Iran akan menjadi neraka besok Selasa (7/4/2026) apabila Hormuz tidak dibuka,” kata Lukman.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital distribusi minyak dunia. Ancaman gangguan di kawasan ini langsung berdampak pada lonjakan harga minyak global.
Situasi tersebut membuat pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko dan beralih ke dolar AS. Akibatnya, tekanan terhadap rupiah semakin besar seiring meningkatnya ketidakpastian global.
Data Ekonomi AS Perkuat Dolar
Selain faktor geopolitik, penguatan dolar AS juga didorong oleh data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan.
Lukman menjelaskan, indeks dolar AS menguat setelah rilis data tenaga kerja Non-Farm Payroll (NFP) yang solid.
Mengutip Xinhua, jumlah pekerjaan di sektor NFP meningkat 178 ribu pada Maret 2026, jauh melampaui ekspektasi ekonom yang hanya sekitar 59 ribu.
Tingkat pengangguran juga tercatat menurun menjadi 4,3 persen, lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya di level 4,4 persen.
Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa ekonomi AS tetap solid, sehingga menopang penguatan dolar terhadap mata uang lainnya.
Dengan berbagai sentimen tersebut, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.950 hingga Rp17.050 per dolar AS dalam waktu dekat.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547998/original/032348100_1775482458-WhatsApp_Image_2026-04-06_at_20.23.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3198102/original/085617900_1596514726-CjkinzN007027_20200804_CBPFN0A001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539695/original/018653600_1774612310-IMG_2843__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547853/original/042614700_1775473865-dpr1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2806774/original/052762500_1557974780-20190516-Tarif-Batas-Atas-Tiket-Pesawat-Turun-FANANI-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546918/original/056754100_1775386026-IMG-20260405-WA0013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545331/original/046204200_1775182115-Pesawat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3074154/original/078799300_1583926230-20200311-SPT-2020-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547733/original/030706900_1775469204-WhatsApp_Image_2026-04-06_at_16.50.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547795/original/012027200_1775471566-2712032e-1dea-4cd1-98d6-782b2a4857c7.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547735/original/073591100_1775469217-WhatsApp_Image_2026-04-06_at_16.50.05.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/876775/original/036949400_1543826636-OPEC_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4051438/original/087546000_1655116639-gas-3-kg-dipastikan-tidak-akan-naik-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384033/original/044333100_1760713416-Koperasi_Merah_Putih.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547408/original/080689400_1775458632-Depositphotos_700498322_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4103058/original/008204000_1658923818-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547127/original/008565500_1775447986-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505246/original/008550200_1771381559-unnamed.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439892/original/057085000_1765411943-Ketua_Bidang_Ketenagakerjaan_Asosiasi_Pengusaha_Indonesia__Apindo__Bob_Azam-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106243/original/021351500_1737600451-IMG-20250123-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442493/original/086892300_1765540230-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5442622/original/076653500_1765547931-EKSPERSI_KALAH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425687/original/015827900_1764234657-AP25330795389555.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439432/original/079646600_1765357239-IMG_0218.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3457615/original/088329700_1621231850-FOTO_001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325406/original/050179800_1755971683-AP25235618626148.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/682959/original/ilustrasi-bank-1-140527-andri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364113/original/074683900_1759040677-Gemini_Generated_Image_rqzlzkrqzlzkrqzl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442627/original/055965500_1765548219-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_19.39.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5031435/original/074222000_1733074128-AP24336517258860.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5442648/original/042292000_1765549822-MOMEN_MENEGANGKAN_6_MENIT.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431192/original/007848700_1764730199-piala_dunia_1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431508/original/078657800_1764740450-7.jpg)