Real Madrid vs Bayern Munchen: Laga Spesial di Bernabeu

5 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Laga Real Madrid vs Bayern Munchen akan tersaji pada leg pertama perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu. Pertandingan ini menjadi salah satu duel paling dinantikan di kompetisi musim ini.

Bukan hanya menarik bagi penggemar, duel ini juga menghadirkan antusiasme tinggi dari para pemain kedua tim. Gelandang Bayern Munchen, Joshua Kimmich, mengakui besarnya atmosfer pertandingan tersebut.

Ia menilai pertemuan dua raksasa Eropa ini memiliki makna berbeda dibanding laga lainnya. Baginya, duel ini adalah panggung besar yang selalu dinanti setiap musim.

Kimmich: Dua Klub Terbesar Dunia

Kimmich menegaskan bahwa pertandingan ini memiliki nilai historis dan emosional tinggi. Ia bahkan menempatkan kedua tim sebagai klub terbesar di dunia.

“Ini selalu menjadi pertandingan yang sangat spesial. Bagi saya, Real Madrid dan Bayern Munchen adalah dua klub terbesar di dunia,” kata Kimmich.

Ia menambahkan bahwa seluruh pemain merasakan atmosfer berbeda menjelang laga ini. “Kami semua merasa bahwa perempat final melawan Real Madrid adalah sesuatu yang spesial. Kami sangat menantikannya.”

Kenangan Pahit dan Target Baru Bayern

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di semifinal Liga Champions dua musim lalu. Saat itu, Real Madrid melaju ke final usai mencetak gol menit akhir di leg kedua.

Kimmich mengingat momen tersebut sebagai pelajaran penting bagi timnya. “Setelah leg pertama, saya pikir kami bisa menang dengan selisih lebih besar.”

Ia juga menyinggung jalannya leg kedua di Bernabeu yang berjalan sulit bagi timnya. “Di leg kedua, Real Madrid jelas tim yang lebih baik, lalu Phonzy [Alphonso Davies] mencetak gol luar biasa.”

Musim ini, Bayern datang dengan kondisi berbeda. Tidak ada pemain inti yang cedera sehingga mereka lebih siap menghadapi tekanan laga besar.

Peran Kane dan Ancaman Mbappe

Kimmich menilai Harry Kane sebagai sosok kunci dalam permainan Bayern Munchen. Ia tidak hanya tajam di depan, tetapi juga menjadi pemimpin di lapangan.

“Harry sangat penting bagi kami, itu jelas. Dia bukan hanya finisher murni, tetapi juga pemimpin alami dan panutan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kimmich juga mewaspadai ancaman dari Kylian Mbappe di kubu Real Madrid. Ia menilai penyerang asal Prancis itu memiliki kualitas individu luar biasa.

“Mbappe membantu tim mana pun. Dia memiliki kualitas individu yang luar biasa dan sering menentukan pertandingan,” ucap Kimmich.

Atmosfer Santiago Bernabeu juga menjadi perhatian khusus bagi Bayern Munchen. Kimmich mengakui bahwa stadion tersebut kerap menghadirkan tekanan besar bagi tim tamu.

Meski demikian, Bayern memiliki keuntungan karena leg kedua akan berlangsung di Allianz Arena. Situasi ini memberi harapan tambahan bagi mereka untuk membalikkan keadaan jika diperlukan.

Sumber: Madrid Universal

Sporting CP vs Arsenal: Prediksi Starting XI The Gunners, Arteta Siapkan Perombakan Besar

Read Entire Article
Bisnis | Football |