Purbaya dan Bahlil Sepakat Tunda Kenaikan Royalti Tambang

29 minutes ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sepakat menunda kenaikan royalti dan bea keluar untuk komoditas hasil sektor pertambangan.

Hal ini terungkap usai Purbaya dan Bahlil melakukan pertemuan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (13/5/2026) pagi.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan, keduanya telah memutuskan untuk menunda lonjakan tarif royalti dan bea keluar mineral, sembari menampung aspirasi dari pihak pelaku usaha.

"Untuk mendengarkan aspirasi, masih di-exercise terlebih dahulu. Sehingga ini nantinya akan positif bagi semua orang. Untuk penerimaan negara bagus, untuk iklim berusaha juga bagus," ujar Anggia di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (13/5/2026).

Sehingga, ia meluruskan kabar bahwa penyesuaian tarif royalti pertambangan belum akan diterapkan per Juni 2026.

"Di-pending. Tadi kedua Menteri sepakat untuk itu, kita lagi exercise dulu lah. Jadi kalau di media ada yang mempertentangkan statement itu, enggak bener," kata Anggia.

Purbaya Jumpai Bahlil

Adapun perjumpaan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia terjadi di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta pada Rabu (13/5/2026) pagi.

Informasi seputar pertemuan Purbaya dan Bahlil tersebut turut diunggah oleh akun Instagram @melangkahdaritimur.id, Rabu (13/5/2026).

Dalam video yang beredar, Bahlil mengatakan bahwa dirinya bersama Purbaya berupaya untuk saling berkolaborasi dalam mendongkrak penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor energi.

"Saya bersama Pak Menteri Keuangan, kali ini akan pembahasan sinkronisasi program. Di dalamnya adalah bagaimana meningkatkan PNBP, tapi juga adalah bagaimana bisa mewujudkan program swasembada energi dan listrik desa," ujarnya.

Menkeu dan Menteri ESDM Satu Gerbong

Bahlil pun berujar, pihaknya berada satu gerbong dengan Kementerian Keuangan untuk memperkuat tata kelola penerimaan negara.

"Satu hal bahwa saya bersama Pak Menteri Keuangan ini satu tim yang baik dalam rangka mengembangkan penataan kembali terhadap potensi pendapatan negara di sektor ESDM," ungkap dia.

Menimpali pernyataan tersebut, Purbaya mendukung penuh upaya Bahlil dan Kementerian ESDM dalam menggenjot pendapatan negara.

"Pada dasarnya, setiap upaya Pak Menteri ESDM untuk meningkatkan pendapatan, akan saya dukung, karena saya untung," kata Purbaya sembari tertawa kecil.

Read Entire Article
Bisnis | Football |