Prabowo Tegaskan Koperasi Bikin Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat

8 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Puncak Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) di Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (12/7/2026). Dalam sambutannya, Prabowo menyatakan bahwa koperasi adalah salah satu soko guru perekonomian nasional.

"Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No!" ujar Prabowo di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Menurut Prabowo, memperkuat koperasi justru akan membuat ekonomi Indonesia bisa tumbuh kuat di semua sektor, sehingga perekonomian nasional makin kokoh dan bangkit.

"Kita perkuat, Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit, dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini," kata Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo meminta pihak-pihak yang meragukan koperasi merah putih untuk diam saja di rumah atau silakan kabur ke luar negeri.

"Yang ragu-ragu, duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain, tidak ada yang melarang," tegas Prabowo.

Koperasi Desa Merah Putih Bertambah Jadi 30 Ribu

Sebelumnya, pemerintah terus mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai salah satu program strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Hingga saat ini, sekitar 30 ribu KDMP telah terbentuk dan pemerintah menargetkan jumlahnya meningkat menjadi sekitar 40 ribu unit paling lambat pada akhir 2026.

Koperasi yang telah memenuhi persyaratan juga dijadwalkan diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Agustus mendatang.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan perkembangan pembentukan KDMP menunjukkan kemajuan yang signifikan.

"(KDMP) sekarang sudah 30 ribuan," kata Ferry dikutip dari Antara, Jumat (10/7/2026).

Ia menambahkan pemerintah masih terus mengejar target pembentukan koperasi hingga mencapai sekitar 40 ribu unit pada akhir tahun.

"Sampai akhir tahun ini (target) 40.000. Ya, (KDMP yang) sudah siap. Nanti Agustus Insya Allah Bapak Presiden akan meresmikan," tambahnya.

Menurut Ferry, peringatan Hari Koperasi Nasional 2026 menjadi momentum dimulainya penguatan gerakan koperasi nasional, baik melalui koperasi yang telah lama berdiri maupun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini mulai memasuki tahap operasional.

Hari Koperasi Jadi Momentum

Ferry mengatakan peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini akan menjadi titik awal penguatan gerakan koperasi di Indonesia. Fokus pemerintah saat ini adalah memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Hari Koperasi tahun ini kita akan memperingati sebagai tahun persiapan, tahun dimulainya gerakan koperasi. Gerakan koperasi yang dilaksanakan oleh koperasi-koperasi yang eksis ataupun Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang baru terbentuk, karena ini baru tahap operasional," ucapnya.

Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada 12 Juli 2026. Acara tersebut diperkirakan diikuti sekitar 20.000 peserta dan direncanakan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Setelah operasional KDMP berjalan, pemerintah akan mendorong koperasi memperluas perannya di berbagai sektor ekonomi.

"Nanti tahun depan, ketika operasionalisasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih sudah mulai operasional, kemudian memberikan manfaat, kemudian juga koperasi-koperasi yang lain itu kita akan dorong sekarang untuk masuk ke sektor produksi lagi, sektor distribusi, sektor industri, sektor perkreditan," ungkap Ferry.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |