Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo janji Indonesia dapat swasembada daging dalam 5-6 tahun ke depan. Ia mengakui Indonesia belum dapat mencapai swasembada daging, tetapi komoditas pangannya telah dicapai seperti beras.
Prabowo menuturkan, Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan yakni beras, jagung, swasembada gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit. Ia menuturkan, Indoensia belum swasembada daging. Prabowo janji akan merealisasikan swasembada daging dalam lima hingga enam tahun ke depan.
“Kita masih belum swasembada daging.Itu akan kita kerjakan InsyaAllah capai dalam 5-6 tahun ke depan,” ujar Prabowo saat pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR, Jumat (14/8/2026).
Selain itu, Prabowo mengungkapkan Indonesia telah mampu mewujudkan swasembada energi. Salah satunya dengan swasembada bahan bakar minyak (BBM) solar. “Kita berhasil produksi diesel dengan B50 dari kelapa sawit sehingga mulai tahun ini mulai 1 Juli 2026, kita tak lagi mengimpor solar dari luar negeri,” kata dia.
Prabowo menuturkan, langkah swasembada energi itu membuat Indonesia hemat debisa mencapai Rp 170 trliun. “Kita berhasil hemat devisa Rp 170 triliun, sekitar US$ 9,5 miliar tak lagi dikirim ke luar negeri,” ujar Prabowo.
Kementan Bidik Investasi 200 Ribu Sapi di Kalteng, Perkuat Swasembada Daging
Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menargetkan investasi peternakan sapi skala besar di Kalimantan Tengah dengan populasi ternak hingga 200 ribu ekor yang dikembangkan dalam ekosistem terintegrasi. Hal ini sebagai bagian dari strategi memperkuat pasokan daging nasional secara berkelanjutan.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mempercepat swasembada daging dan susu sekaligus mengembangkn kawasan peternakan modern melalui pola kemitraan.
“Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional mempercepat swasembada daging dan susu sekaligus membangun sentra peternakan modern berbasis kemitraan,” kata Amran, dilansir dari Antara , Rabu (18/02/2026).
Ciptakan Iklim Investasi
Andi Amran menyebut, Indonesia memiliki sumber daya alam yang mampu mengembangkan industri sapi di negeri ini, mulai dari kesediaan lahan hingga pakan alami. Ia menyebut target investasi tersebut terbagi atas 100 ribu ekor untuk pengembangan dan 100 ribu untuk plasma.
"Indonesia ini negeri agraris. Tanahnya luas, rumput tumbuh, sumber daya ada. Yang penting bagaimana kita mengelola dengan baik dan kita buat nyaman para investor untuk bergerak cepat. Saya harap 100 ribu untuk pengembangan dan ditambah 100 ribu plasma, jadi 200 ribu," ujarnya.
Menurutnya, kunci percepatan ini terletak pada penyederhanaan regulasi dan kepastian usaha. Pemerintah berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif agar pelaku usaha dapat fokus membangun industri, memperluas populasi ternak, serta memperkuat hilirisasi produk.
"Indonesia adalah negeri agraris yang besar. Tanahnya subur, alamnya luas. Tapi kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah, akhirnya kita lambat sendiri. Padahal pelihara sapi itu sederhana. Tanam rumput, sapi minum, hidup, selesai. Yang bikin ribet kadang izinnya," lanjut Amran.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314709/original/077774000_1785763686-publikasi_1785761243_6a708ddb84b23.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5208551/original/070997500_1746377224-000_42LY493.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324043/original/023758300_1786688845-pra5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324441/original/019041800_1786705350-bca_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324315/original/017873500_1786698674-Screenshot_2026-08-14_161001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5168510/original/035354800_1742449408-20_maret_2025-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305867/original/021025200_1784806171-email-attachment_2026_07_23_ariefhakim-at-klyid_menkeu-purbaya-belum-tentukan-pfii-berdiri-di-lahan-bumn_1000385985.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324352/original/008517900_1786701039-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_16.25.24.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324327/original/073681500_1786699871-Depositphotos_167237396_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6381084/original/052341900_1779256263-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5212636/original/046415500_1746627924-20250507-Potret_Kemiskinan-AFP_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316292/original/041946800_1755231248-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323913/original/073539900_1786680755-pid5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323877/original/079464900_1786678408-prabowo_sidang_tahunan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323878/original/066028300_1786678479-prabowo_sidang_tahunan_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555739/original/056117800_1776213813-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560933/original/088200900_1776731974-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_15.07.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560905/original/019311600_1776725194-20260420_174400.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553294/original/001238200_1775928032-mikel_arteta_arsenal_bournemouth_ap_dave_shopland.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370975/original/007032600_1759611794-real_madrid_vs_villarreal_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559698/original/045930200_1776610483-mohamed-salah-liverpool-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560954/original/028950200_1776732944-AP26108524647906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563386/original/026686800_1776861153-AMBIENCE-1514.jpg)









