Prabowo dan Gibran Serahkan 3 Sapi Kurban ke IKN

13 hours ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerima 3 sapi kurban yang berasal dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ketiga sapi kurban tersebut bersumber dari APBN, yang berasal dari alokasi bantuan kemasyarakatan.

Adapun dalam perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Negara IKN, total terkumpul 29 ekor sapi dan 9 ekor kambing dari para shohibul kurban.  Dari jumlah tersebut, dua ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Prabowo, dan satu ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Gibran. Sebanyak 13 ekor sapi didistribusikan ke sejumlah kecamatan dalam wilayah delineasi IKN.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono turut berpartisipasi sebagai shohibul kurban dengan menyerahkan satu ekor sapi."Mudah-mudahan ini menjadi ibadah bagi kita semua. Semua kurban ini dari warga untuk warga," ujar Basuki dalam keterangan resmi, Kamis (28/5/2026).

Melalui pelaksanaan kurban tahun ini, diperkirakan disalurkan sebanyak 4.895 paket daging kurban dialokasikan bagi masyarakat di sembilan desa dan kelurahan sekitar IKN. 

Selain itu, 1.090 paket disalurkan kepada para pekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang meliputi petugas kebersihan, keamanan, resepsionis, pekerja konstruksi, dan pekerja non-konstruksi.

Sisa paket daging kurban didistribusikan kepada para shohibul kurban sapi dan kambing, panitia kurban, serta pekerja pendukung yang bertugas di Masjid Negara IKN, Basilika Nusantara, Balai Kota Nusantara, RSUP Nusantara, dan kompleks perkantoran Bank Indonesia.

Investasi di IKN Capai Rp 72,3 Triliun

Sebelumnya, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melaporkan, total nilai investasi yang masuk ke IKN menembus angka Rp 72,39 triliun.

Juru Bicara Otorita IKN,Troy Pantouw mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi bukti pembangunan Nusantara tidak berhenti seiring dengan menuju hidupnya ekosistem perkotaan.

"Total angka estimasi investasi sebesar Rp 72,39 Triliun ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap IKN terus berjalan," ujar dia, Selasa (19/5/2035).

Saat ini, total estimasi investasi di IKN terdiri dari investasi swasta murni sebesar Rp 60,29 triliun, serta fasilitas publik dan penugasan Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp 12,10 triliun.

Secara keseluruhan, telah terdapat 75 Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 65 pelaku usaha yang masuk dalam investasi swasta murni, serta 15 penugasan kepada K/L.

Dari total 75 PKS, sebanyak 11 PKS berasal dari investor asing dengan 8 perusahaan dari 6 negara, yaitu Korea Selatan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia, dan Singapura, sedangkan 64 PKS lainnya berasal dari pelaku usaha dalam negeri.

Aktivitas Ekonomi Tumbuh

Di sisi lain, OIKN juga mengklaim, aktivitas perekonomian juga mulai tumbuh di kawasan Nusantara, termasuk melalui bisnis makanan, minuman, dan usaha penunjang kebutuhan masyarakat lainnya.

Merespon hal tersebut, Troy menambahkan, investasi yang masuk memberikan sinyal bahwa para investor mulai membaca IKN sebagai pasar masa depan.

"Ketika infrastruktur dasar, hunian, energi, layanan publik, dan aktivitas ekonomi mulai terbentuk, di situlah kota ini mulai hidup. Investasi ini menjadi jembatan dari pembangunan menuju kehidupan kota," tuturnya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |