Potret Hunian Senen: Dari Lahan Mangkrak Jadi Rumah Layak Warga Bantaran Rel

1 day ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Lahan mangkrak milik PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports sepenuhnya berubah. Ratusan rumah hunian bagi warga bantaran rel senen sudah berderet memenuhi hingga setiap sudut lahan tersebut.

Sebanyak 324 unit rumah hunian yang dibangun BUMN Karya kini sudah berdiri tegak. Cat berwarna putih dominan di seluruh hunian yang baru dibangun belum lama ini.

Menurut pantuan Liputan6.com di lokasi, jalan cukup lebar dengan cor beton memanjang dari pintu masuk awal ke deretan rumah yang berdiri kokoh. Lahan kosong seluas 1,61 hektare itu disulap menjadi tempat hunian cukup padat dengan ratusan rumah.

Jalan besar tadi tersambung dengan jalan yang lebih kecil yang dipenuhi batu split. Jalan ini membelah rumah-rumah bagi warga bantaran rel Senen yang saling berhadapan. Satu pot tanaman berbagai jenis nampak berdiri di depan pintu masing-masing hunian tersebut.

Setiap unit hunian ditandai dengan nomor-nomor rumah, sesuai dengan bloknya masing-masing. Nomor itu dibubuhi tulisan 'Hunian Senen DKI Jakarta' lengkap dengan nama perusahaan BUMN Konstruksi di sisi bawahnya. Diketahui, beberapa BUMN Karya terlibat dalam proyek ini. Diantaranya, PT Hutama Karya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero), hingga PT Wijaya Karya (Persero).

Fasilitas di Rumah

Setiap unit rumah memiliki luas sekitsr 5x5 meter. Di dalamnya sudah ada dua kasur berukuran cukup besar, lengkap dengan ranjang yang terbuat dari besi yang cukup kokoh.

Di atas kasur busa tebal itu ditaruh sprei dan sepasang bantal guling. Dalam ruangan itu juga dilengkapi dengan satu buah kipas angin.

Tak lupa, ada pula satu buah lemari tingkat empat berbahan plastik tebal. Pada ruangan yang dimasuki Liputan6.com, lemari itu berwarna paduan hitam dan putih, berdiri tepat di antara dua kasur yang menempel dua sisi tembok hunian. Ruangan itu punya satu akses pintu dan satu jendela yang ada di sampingnya.

Ruang Komunal

Setiap lima Hunian Senen mendapat satu fasilitas ruang komunal tempat berkumpul warga. Selain itu, ada pula fasilitas dapur yang cukup besar dengan dua wastafel di dalamnya.

Fasilitas bersama itu berada tepat di tengah deretan rumah Hunian Senen. Masih di area yang sama, terdapat fasilitas dengan kran air yang berjejer rapi.

Di antara rumah baru bagi warga bantara rel Senen itu juga disediakan fasilitas toilet. Adapun, toilet wanita dan pria diberi tanda yang berbeda.

Tempat sampah dengan tiga kategori sampah juga menghiasi sisi jalan utama Hunian Senen tersebut. Kamera pengawas juga terlihat berada menempel di tiang yang tak jauh dari akses masuk Hunian Senen.

Pemerintah Percepat Bangun Hunian Senen

Pemerintah mempercepat pembangunan hunian relokasi bagi warga bantaran rel di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Sebanyak 324 unit rumah akan dibangun sebagai bagian dari upaya menyediakan hunian layak sekaligus menata kawasan agar lebih tertib dan aman.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, bersama Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN, Dony Oskaria, meninjau langsung kesiapan pembangunan pada Kamis malam (2/4/2026).

Peninjauan ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi sebelumnya yang membahas penyediaan lahan dan pembangunan hunian bersama sejumlah BUMN.

“Kemarin kita rapat dengan Pak Doni di Gedung BP BUMN, kemudian juga bersama BUMN yang memiliki tanah ini, yaitu Angkasa Pura. Hari ini saya senang sekali melihat kesiapan yang sangat cepat,” ujar Maruarar Sirait dalam keterangan tertulis, Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan, proses pembangunan sudah mulai berjalan, termasuk tahap pembersihan lahan dan penyusunan perencanaan teknis.Program ini juga merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat.

324 Hunian Berdiri di Lahan Angkasa Pura

324 unit hunian akan dibangun di kawasan tersebut. Selain rumah, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti ruang terbuka untuk anak-anak.

“Totalnya ada 324 unit yang akan dibangun di sini. Kemudian juga akan ada ruang terbuka untuk bermain anak-anak,” kata Maruarar.

Hunian ini dibangun melalui kolaborasi lintas BUMN, dengan lahan milik Angkasa Pura dan dukungan berbagai pihak. Tak hanya di Senen, program relokasi juga akan diperluas ke wilayah lain seperti Tanah Abang dan Kampung Bandan. Pemerintah berencana meninjau langsung lokasi tersebut dalam waktu dekat.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan solusi nyata bagi warga yang selama ini tinggal di bantaran rel dengan kondisi kurang layak.

Read Entire Article
Bisnis | Football |