Pegawai PPPK Dapur MBG Bakal Dapat THR Lebaran 2026

5 days ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengatakan peluang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan mendapat tunjangan hari raya (THR) di Lebaran 2026 nanti. Khususnya, bagi pegawai yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pegawai PPPK di dapur makan bergizi gratis (MBG) itu diketahui masuk kategori Aparatur Sipil Negara (ASN). Dadan mengamini, THR buat ASN telah diatur oleh pemerintah. Dengan begitu, peluang pegawai MBG dapar THR pun menjadi terbuka.

"Kalau ASN sesuai dengan peraturan yang berlaku di negara Republik Indonesia, sesuai dengan undang-undang ASN," kata Dadan, ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Kendati begitu, dia enggan menanggapi ketika ditanya mengenai kemungkinan pegawai dapur MBG non-ASN mendapatkan THR juga. Dia tak melontarkan komentar apapun dan hanya mengernyitkan dahi seraya berjalan.

Perlu diketahui, pada 2025 lalu, aturan mengenai THR bagi PPPK diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas.

Dalam aturan tersebut, PPPK berhak mendapatkan THR secara proporsional jika bekerja kurang dari satu tahun.

60 Juta Orang Sudah Terima MBG

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengungkapkan, jumlah penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai 60 juta orang. Jumlah ini disalurkan melalui 22.091 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG.

Zulkifli mengatakan, jumlah itu didata hingga akhir Januari 2026 ini. Adapun, targetnya mencapai 82,9 juta penerima dalam beberapa bulan kedepan.

"Sampai hari ini kita sudah, SPPG sudah 22.091. Penerima manfaat sudah lebih dari 60 juta, lebih sedikit," kata Zulkifli, di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

32.000 Pegawai MBG Diproses Jadi PPPK

Dia menjelaskan, puluhan ribu dapur MBG tadi mampu menyerap ratusan ribu tenaga kerja langsung. Sebanyak 32.000 pegawai SPPG masuk dalam proses ditetapkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Ini menyerap tenaga kerja yang langsung ya PPPK sudah diproses 32.000. Kemudian yang di SPPG itu sudah 924.424 tenaga kerja langsung, ang langsung ya," ujar dia.

Sementara itu, data yang dikantonginya, MBG juga melibatkan sebanyak 68.551 pemasok atau suplier bahan baku. Kemudian, mitra MBG telah tercatat sebanyak 21.413.

2 Ribu Pegawai MBG Sudah Jadi ASN

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hidayana mengatakan, sejumlah pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah ditetapkan berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dia menjelaskan, mereka yang mengikuti proses rekrutmen ini adalah tiga komponen pegawai pada setiap SPPG.

Adapun pegawai SPPG yang dimaksud dalam konteks rekrutmen PPPK merupakan jabatan inti dengan fungsi teknis dan administratif strategis, yakni Kepala SPPG, Ahli Gizi, dan Akuntan.

"Jadi kami sudah melakukan rekrutmen dan tes untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja tahap I. Sebanyak 2.080 yang sudah menjadi ASN terhitung sejak 1 Juli 2025," kata Dadan saat melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX DPR, di ruang rapat, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Read Entire Article
Bisnis | Football |