Liputan6.com, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam stabil pada perdagangan hari ini Sabtu (21/3/2026). Harga emas Antam hari ini stagnan usai anjlok parah.
Mengutip laman logammulia.com, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp 2.893.000 per gram. Pada perdagangan Jumat kemarin, harga emas Antam ditetapkan Rp 2.893.000 per gram.
Untuk harga buyback emas Antam hari ini juga stabil. Dengan demikian, harga buyback emas Antam dipatok Rp 2.610.000.
Untuk diketahui, harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.610.000 gram.
Sebagai informasi, harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam di angka Rp 2.989.000 per gram.
Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.
Daftar Harga Emas Antam
Berikut daftar harga emas Antam hari ini Sabtu, 21 Maret 2026:
- Harga emas 0,5 gram: Rp 1.496.500
- Harga emas 1 gram: Rp 2.893.000.
- Harga emas 2 gram: Rp 5.736.000.
- Harga emas 3 gram: Rp 8.586.000.
- Harga emas 5 gram: Rp 14.280.000.
- Harga emas 10 gram: Rp 28.480.000.
- Harga emas 25 gram: Rp 71.035.000.
- Harga emas 50 gram: Rp 141.905.000.
- Harga emas 100 gram: Rp 283.660.000.
- Harga emas 250 gram: Rp 708.840.000.
- Harga emas 500 gram: Rp 1.417.400.000.
- Harga emas 1.000 gram: Rp 2.833.600.000.
Harga Emas Dunia
Sebelumnya, harga emas dunia semakin tertekan pada Jumat, 20 Maret 2026 (Jakarta waktu setempat). Seiring koreksi harga emas itu membawa harga emas alami pekan terburuk dalam 15 tahun terakhir. Hal ini karena investor khawatir mengenai dampak ekonomi dari perang Amerika Serikat (AS)-Iran.
Mengutip CNBC, Sabtu (21/3/2026), harga kontrak berjangka emas turun 0,7% menjadi USD 4.574,90 per ounce, turun dari kenaikan yang terjadi pada Jumat pagi waktu setempat. Logam mulia ini anjlok 9,6% pada pekan ini, kerugian mingguan terbesar sejak September 2011.
Harga emas berada di jalur untuk mengalami bulan terburuk sejak Oktober 2008. Namun, harga emas masih naik lebih dari 5% pada 2026, menekankan kenaikan besar-nya sebelum konflik Teluk Persia.
Kontrak berjangka perak anjlok lebih dari 2% menjadi USD 69,66, level penutupan terendah sejak Desember. Logam mulia ini mencatat pekan penurunan ketiga berturut-turut dengan penurunan lebih dari 14%. Harga perak kini turun lebih dari 1% untuk 2026.
Penurunan pada Jumat memperpanjang sesi yang sulit bagi logam mulia pada Kamis, dengan harga spot turun sekitar 3%. Hal ini terjadi setelah mengalami kerugian yang lebih dalam pada awal hari di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang dampak ekonomi dari perang Iran.
Volatilitas di pasar minyak telah memengaruhi sentimen investor global sejak awal perang AS-Israel dengan Iran. Harga minyak mencapai USD 112 pada sesi Jumat.
Volatilitas Ekstrem di Emas
Saham AS anjlok pada Jumat, menyeret Dow Jones Industrial Average dan Nasdaq Composite mendekati penurunan 10% dari level tertinggi baru-baru ini, yang oleh Wall Street didefinisikan sebagai koreksi. Presiden Trump mengatakan pada Jumat kalau tidak menginginkan gencatan senjata dalam perang dengan Iran.
Analis ekuitas logam dan pertambangan di SP Angel, Arthur Parish mengatakan kepada “Squawk Box Europe” CNBC pada Jumat bahwa beberapa volatilitas ekstrem pada emas dalam beberapa minggu terakhir terjadi setelah reli panjang menjelang serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari.
"Itu hampir sepenuhnya mereda dan sebenarnya bergerak jauh lebih rendah,” ujar dia.
"Sebagian besar adalah perdagangan momentum yang mulai mereda.”
Emas dan perak sama-sama menikmati reli yang memecahkan rekor pada 2025, ketika keduanya melonjak masing-masing 66% dan 135%. Keduanya terus bergejolak pada 2026, dengan harga perak berjangka mengalami penurunan satu hari terbesar sejak tahun 1980-an pada akhir Januari.
Sentimen Harga Emas
Selama kenaikan harga emas pada 2025, Parish mencatat, ada “banyak investor umum yang masuk ke sektor ini, banyak hedge fund sistematis dan banyak investor ritel juga.”
“Uang itu tidak terikat pada posisi emas jangka panjang,” ujar dia.
Ia menuturkan, sejak perang Ukraina-Rusia dan pembekuan aset Rusia, Anda telah melihat bank sentral mengakumulasi emas.
“Saya pikir mereka mendorong kenaikan pertama dalam tren kenaikan emas multi-tahun ini, dan kemudian para investor turis dan ritel masuk untuk memanfaatkan momentum tersebut. Mereka sekarang meninggalkan pasar, yang mungkin dibutuhkan agar emas kemudian naik lagi,” tutur dia.
Kepala Investasi di BRI Wealth Management, Toni Meadows mengatakan kepada CNBC kalau harga emas dan perak bergantung pada permintaan harian serta “kenaikan harga akibat ketakutan.”
“Saya tidak akan melihat [harga emas] sebagai lindung nilai harian terhadap setiap pergerakan aset berisiko,” katanya.
“Harga emas didorong oleh tren jangka panjang daripada perdagangan jangka pendek yang didorong oleh ketakutan,”

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493434/original/019263400_1770214265-1000225262.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380907/original/068444200_1760438140-men9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535460/original/068662700_1774013840-Depositphotos_390553042_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4016981/original/055489100_1652075718-20220905-FOTO---ASN-PEMROV-DKI-JAKARTA-Herman-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535532/original/000693000_1774053406-Rangkaian_KRL_Commuter_Line_tujuan_Stasiun_Jakarta_Kota.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535418/original/078824700_1774006606-Mitsui_outlet_park_Taichung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4011968/original/082923100_1651298809-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535210/original/010866900_1773959998-kuc1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314987/original/053706700_1755147164-063_2197310835.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4642013/original/024346000_1699522975-20231109-PLTS_Citara-AFP_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524824/original/073003100_1773015313-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2326886/original/042865400_1533985312-WhatsApp_Image_2018-08-11_at_17.48.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535141/original/094634200_1773924199-WhatsApp_Image_2026-03-19_at_14.01.01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535135/original/080154000_1773923721-WhatsApp_Image_2026-03-19_at_14.49.33.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535119/original/068934900_1773917328-arsip-berita-cadangan-bbm-cukup-28-hari-pemerintah-minta-masyarakat-tetap-tenang-6jk0rgh.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1738534/original/068857100_1507883251-Aluminium5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2820929/original/054084500_1559368646-Tol-Palimanan-Padat-Merayap6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397271/original/031205500_1761804797-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto_dan_Menkeu_Purbaya_Yudhi_Sadewa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/2337490/original/037517100_1534913420-20180822VYT_Bridge_Bambang_Hartono_04.JPG)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5001181/original/090178400_1731373008-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439892/original/057085000_1765411943-Ketua_Bidang_Ketenagakerjaan_Asosiasi_Pengusaha_Indonesia__Apindo__Bob_Azam-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432516/original/073839000_1764810828-AP25337701874227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106243/original/021351500_1737600451-IMG-20250123-WA0003.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442493/original/086892300_1765540230-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432343/original/_-_Gregory_S._Widjaja_dan_Teresa_Wibowo__Direktur_PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk__bersama_perwakilan_Pemerintah_Kota_Jakarta_Barat__saat_simbolisasi_AZKO_Berbagi_Cahaya_untuk_Warga_Kembangan_Sela.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422001/original/013196600_1763966343-inter_vs_milan_2025-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425687/original/015827900_1764234657-AP25330795389555.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420990/original/096741500_1763861245-liverpool.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428542/original/053185900_1764544104-WhatsApp_Image_2025-12-01_at_00.38.43__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439432/original/079646600_1765357239-IMG_0218.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425002/original/013314700_1764201159-AP25330803907927.jpg)