Okupansi Penumpang Whoosh Naik Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

5 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4/2026) malam membuat operasional kereta api dari Stasiun Bekasi menuju arah timur terganggu. Di sisi lain, okupansi penumpang kereta cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh per Selasa (28/4/2026) hari ini terpantau mengalami kenaikan.

General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Evaluasi Chairunisa, mengonfirmasi bahwa angka penumpang kereta cepat Whoosh mengalami sedikit peningkatan dibandingkan hari yang sama di pekan lalu.

"Kalau dibandingkan dengan hari Selasa minggu lalu memang kita melihat sedikit peningkatan ya," ujar dia saat ditemui di Stasiun Whoosh Halim, Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Adapun secara tren mingguan, okupansi penumpang Whoosh biasanya mulai beranjak padat menjelang akhir pekan, pada Kamis sore hingga Senin pagi. Sementara pada Selasa dan Rabu kerap landai.

"Nah, kalau kita bandingkan dengan Selasa minggu lalu, memang untuk hari ini tadi kita melihat okupansi per KA itu sekitar 65 persen. Biasanya itu hanya di sekitar 45-50 persen," terang dia.

"Satu kereta itu 601 kursi ya, jadi (okupansi) 65 persen yaitu sekitar 370 sampai 400 penumpang lah," kata Eva.

Penghentian Sementara Operasi KRL Lintas Cikarang

Seperti diketahui, PT KAI (Persero) melalui PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter menghentikan sementara perjalanan KRL Lintas Cikarang pada Selasa (28/4/2026) hari ini. Usai terjadinya kecelakaan tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.

"KAI Commuter menginformasikan bahwa pada hari ini (28/4) perjalanan Commuter Line Cikarang sementara waktu tidak dijalankan. Sampai saat ini masih dilakukan proses evakuasi akibat insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur," tulis KAI Commuter dalam pengumuman di akun Instagram resmi miliknya.

Adapun untuk perjalanan KRL Commuter Line Lintas Cikarang, pemberangkatan awal dilakukan dari Stasiun Bekasi, baik melalui Manggarai ataupun Pasar Senen. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya," ungkap KCI.

Sedia Shuttle Bus Trans Jakarta

Sebagai pengganti, KAI Commuter turut menyediakan shuttle bus Trans Jakarta dari terminal terdekat dengan Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Bekasi.

"KAI Commuter menyediakan shuttle bus Trans Jakarta No. TJ 785, TJ ,854, TJ 531, TJ 782, keberangkatan dari Terminal Bulak Kapal Bekasi dengan tujuan Stasiun Bekasi," ungkap KAI Commuter.

Read Entire Article
Bisnis | Football |