Laporan Liputan6.com dari Rusia: Menjelajahi Kampus di Kota Pendidikan Tomsk, dari Lab Drone hingga Riset Reaktor Nuklir

4 hours ago 4

Sejarahnya, Universitas Negeri Tomsk (TSU) merupakan kampus pertama dan tertua di Distrik Federal Siberia. Didirikan pada tahun 1878 dan dibuka pada 1888. Kampus ini berdiri berdasarkan dekrit Kaisar Alexander II dan dibuka oleh Alexander III.

Patung pendiri kampus yakni Profesor V.M. Florinsky dan D.I. Mendeleev berdiri kokoh yang merupakan hasil patungan masyarakat Tomsk. Manjadi simbol perjalanan kampus ini.

Sejak berdiri, TSU menjadi pusat ilmu pengetahuan, pendidikan, dan budaya di Siberia. Kini, TSU menempati peringkat ke-4 di antara universitas-universitas Rusia dan ke-175 di dunia dalam Peringkat Universitas Dunia QS.

Sebanyak 15.000 mahasiswa menempuh pendidikan di Tomsk, di mana sekitar 3.500 merupakan mahasiswa internasional dari 68 negara. Mereka antara lain berasal dari Kazakhstan, Tiongkok, Uzbekistan, Indonesia, Vietnam, Pakistan, dan Mali.

Kampus ini memiliki 21 fakultas dan institut. "Kami mendidik banyak profesional dan elit di wilayah yang luas ini, dimulai dengan mencetak dokter karena kami memulai sebagai kampus medis. Yang sekarang menjadi Universitas Kedokteran Negeri Siberia yang sudah terpisah, dan jurusan lain kami masih memiliki salah satu institut hukum terbaik di Rusia. Baru kemudian di sini ada jurusan spesialis bahasa, matematika, sejarawan, arkeolog, geologi. Jadi kami masih merupakan universitas yang komprehensif," jelas Vice President for International Relations Tomsk State University, Rykun Artem Yuryevich di Tomsk.

Dia mengaku reputasi yang baik mampu membuat kampusnya melahirkan orang-orang penting di Rusia maupun negara lain. "Posisi-posisi penting tersebut diraih para lulusan kami, termasuk 3 perdana menteri. Juga ada orang penting dari di Korea Utara, Kim Jong-un, merupakan mahasiswa kami. Ia tidak benar-benar lulus, tetapi dia sempat terdaftar menjadi mahasiswa sampai tahun pertamanya," tambah dia. 

Rykun menyebutkan, beberapa program studi yang diminati mahasiswa. Seperti pada program Bachelor seperti software engineering, matematika dan sains komputer, teknologi informasi, ekonomi, bahasa dan kebudayaan Rusia, manajemen, linguistik dan lainnya. Sedang program master seperti kimia, fisika, komputer dan lainnya.

Pada tahun 2025, lebih dari 40 mahasiswa Indonesia terdaftar di universitas-universitas Tomsk. Jumlah total mahasiswa Indonesia di kota ini sekarang melebihi 120 orang.

Steven Wijaya, pemuda asal Surabaya, saat ini tengah menjalani studi S2 di Tomsk State University dengan beasiswa. Dia mengakui jika sistem pendidikan di Rusia berbeda dengan di Indonesia. Seperti pola pengajaran dengan bahasa Rusia. Itu sebabnya, mahasiswa diberikan waktu untuk belajar Bahasa Rusia selama setahun sebelum mengikuti perkuliahan.

Dia pun menegaskan butuh kesungguhan bila minat masuk ke kampus Tomsk. "Mereka harus siap dengan kondisi di sini, dengan mental yang harus benar-benar belajar," tegas dia.

Penuh Inovasi

Hal menarik saat Liputan6.com bertandang ke kampus ini, melihat keberadaan ruangan khusus tempat mahasiswa belajar memprogram dan mengendalikan drone.

Siang itu, 20 mei 2026, terlihat sekelompok mahasiswa serius bergulat dengan seperangkat alat pembuat drone di atas meja masing-masing. Layar laptop terbuka menjadi alat utama pengendali drone berisi gambar dan grafis, yang hanya mereka pahami.

Kegiatan tersebut merupakan bagian perlombaan, hasil kerjasama kampus dengan perusahaan swasta dengan tujuan memberikan mahasiswa kesempatan melakukan praktek lapangan. Pemenang akan mendapatkan hadiah sejumlah uang.

Berpindah lokasi, kami diajak mengunjungi pusat teknologi kimia teknik. Lokasi penelitian ilmiah pembuatan berbagai produk untuk industri.

Kami ditunjukkan sejumlah produk akhir seperti paraben untuk produksi kosmetik dan silika gel zat yang digunakan dalam pasta gigi. Para  ilmuwan TSU juga telah mengembangkan implan yang banyak digunakan dalam pengobatan pasien dengan kanker serviks.

Terakhir kami melihat langsung asrama mahasiswa yang berada di pinggir sungai Tomsk. Asrama Mayak berdesain bangunan modern. Berbagai fasilitas bisa dipakai mahasiswa seperti ruang belajar, kantin, dapur dan lainnya. Pintu masuk didesain dengan keamanan yang tinggi. Satu kamar dihuni 3 mahasiswa.

Read Entire Article
Bisnis | Football |