Laporan Liputan6.com dari Rusia: Menelusuri Jejak Kampus-kampus di Moskow Pencetak Para Ahli Kelas Dunia

1 hour ago 1

Liputan6.com, Moskow - Deretan gedung-gedung peninggalan abad pertengahan kekaisaran Rusia, berpadu dengan gaya Stainlist dan arsitektur modernisasi jadi saksi mahasiswa menjalani hari-hari di kampus-kampus di Moskow, Rusia. 4 musim melengkapi cerita panjangnya perjalanan negara ini membangun pola pendidikan terbaik di dunia.

Di balik reputasinya sebagai kekuatan geopolitik dunia, Rusia menyimpan salah satu warisan yang jarang disorot, yakni sistem pendidikan. Negeri Beruang Merah ini bukan sekadar tempat mencetak kosmonot atau ahli nuklir, melainkan sebuah laboratorium raksasa yang menempa karakter manusia lewat kombinasi disiplin tinggi, tradisi sains yang mengakar, dan sentuhan budaya klasik. Tidak hanya bagi mahasiswa Rusia tapi juga warga negara lain, termasuk Indonesia.

Wakil Menteri Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Andrey Omelchuk menggambarkan, pendidikan modern di Rusia memungkinkan mahasiswa untuk memperoleh basis pengetahuan yang kuat dan kualifikasi tinggi di bidang-bidang yang paling relevan.

Selama kuliah di Rusia, mahasiswa dapat bekerja dengan peralatan canggih di laboratorium universitas dan menyelesaikan magang di perusahaan-perusahaan terkemuka.

"Rusia termasuk salah satu pusat pelatihan spesialis terkemuka di dunia, menempati peringkat ketujuh dalam pasar ekspor pendidikan global. Saat ini, sekitar 400.000 mahasiswa internasional sedang belajar di Rusia, dan lebih dari 1,5 juta lulusan asing dari institusi pendidikan Rusia dan Soviet bekerja di lebih dari 180 negara," ujar dia di Moskow, pekan ini.

Andrey memastikan kuliah di Rusia adalah kesempatan untuk menerima pendidikan modern berkualitas tinggi dalam lingkungan yang nyaman dan aman.

Rusia memang sedang aktif membangun kampus-kampus kelas dunia di mana mahasiswa dapat bekerja dengan peralatan modern, belajar dan mempersiapkan kelas di ruang kelas yang nyaman, ruang kerja bersama (coworking space), dan perpustakaan, serta terlibat dalam kegiatan olahraga dan kreatif.

"Komunitas mahasiswanya sangat dinamis, dan di setiap universitas, Anda dapat menemukan serta berpartisipasi dalam komunitas yang sesuai dengan minat Anda.Setiap calon mahasiswa dari Indonesia memiliki kesempatan untuk kuliah di Rusia. Mereka hanya perlu memilih metode pendaftaran dan bersiap. Universitas-universitas Rusia terbuka untuk menerima lebih banyak lagi mahasiswa internasional. Pendidikan di Rusia menawarkan pelatihan berkualitas tinggi di bidang pilihan Anda, prospek internasional, dan pengalaman hidup yang unik," jelas Andrey.

Dari jalur gratis hingga berbayar

Rusia menawarkan berbagai macam peluang untuk penerimaan mahasiswa universitas. Mereka dapat belajar baik melalui jalur berbayar maupun gratis. Terdapat dua cara untuk mendaftar secara gratis. Pertama, melalui kuota Pemerintah Rusia.

Cara lain untuk kuliah gratis adalah dengan memenangkan atau meraih juara dalam Olimpiade universitas Rusia atau Olimpiade internasional, seperti OpenDoors.

Calon mahasiswa juga terbuka belajar dengan jalur berbayar.  Untuk melakukan ini, mereka perlu memilih universitas dan menyerahkan dokumen melalui komisi langsung di universitas (jika tersedia), melalui platform Ru.ID, atau ke kantor admisi universitas (jika Anda mengunjungi universitas secara langsung).

Dalam hal ini, mahasiswa kemungkinan diharuskan untuk mengikuti ujian dan wawancara.  Daftar ujian dan besaran biaya kuliah tergantung pada universitas dan program studi yang dipilih.

500 mahasiswa Indonesia belajar di Rusia

Rusia turut menjadi pilihan kuliah para mahasiswa asal Indonesia. Sebagian besar dari mereka kuliah secara gratis di bawah kuota Pemerintah Rusia. Seperti pada tahun akademik ini, lebih dari 500 mahasiswa Indonesia sedang menempuh studi di berbagai universitas yang tersebar di Rusia.

Bidang studi yang paling populer di kalangan mahasiswa Indonesia adalah hubungan internasional, manajemen, kedokteran, serta minyak dan gas.

"Perlu dicatat bahwa beberapa mahasiswa Indonesia juga memilih untuk mempelajari bidang teknis, seperti ilmu komputer dan matematika, di antara bidang lainnya," tambah Andrey.

Kabar baiknya, pada 11 Desember 2025,  Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia Valery Falkov dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia Bryan Yuliarto menandatangani perjanjian mengenai pengakuan timbal balik atas pendidikan, kualifikasi, dan gelar akademik.

"Bagi mahasiswa Indonesia yang belajar di universitas-universitas Rusia, hal ini berarti adanya kemungkinan untuk mendapatkan pengakuan resmi atas ijazah Rusia mereka di Indonesia tanpa harus melalui prosedur verifikasi pendidikan tambahan yang rumit." kata dia.

Liputan6.com berkesempatan mengunjungi 3 kampus besar di Moskow, Rusia. Ketiganya yakni Universitas Bauman, Universitas Pirogov dan Akademi Pertanian Timiryazev Moskow.

Universitas Bauman

Masuk ke kampus Universitas Teknik Negeri Bauman Moskow (BMSTU), seakan dibawa ke masa lalu. Sebuah bangunan bergaya kekaisaran awal abad ke-19 yang disebutkan dalam novel Perang dan Perdamaian karya Leo Tolstoy, Istana Slobodskoy, menjadi penarik perhatian.

Fasad sisi sungai yang berlawanan, yang ditambahkan pada era Soviet (1949–1960), dibuat dengan gaya neoklasik. Gedung bersejarah inilah lokasi utama pendidikan Bauman selama ratusan tahun.

Universitas Bauman, merupakan salah satu lembaga pendidikan teknik tertua dan paling bergengsi di dunia dan universitas teknik terkemuka di Rusia. Didirikan pada 1830, BMSTU saat ini memiliki lebih dari 31.000 mahasiswa yang tersebar di dua kampus (Moskow dan cabang di 2 kota Rusia: Mytishchi dan Kaluga).

"Misi kami adalah mendukung para peneliti dan periset masa depan serta generasi muda,insinyur dan sumber daya manusia yang hebat," ujar Perwakilan Universitas Bauman, Ivan V. Lobanov di Moskow. 

Dia mengatakan selama lebih dari 200 tahun, kampus Bauman melahirkan para insinyur hebat tidak hanya di Rusia tapi dunia. Di mana, pembelajaran merupakan kombinasi antara teori, pelatihan yang sudah dilakukan sejak abad 19.

Berbagai bidang akademik yang diditawarkan berkutat pada teknik: teknologi kedirgantaraan dan roket-antariksa, teknik mesin dan ilmu material, elektronika dan mikroelektronika, robotika dan otomatisasi, teknologi informasi, dan matematika terapan.

Metodologi pengajaran BMSTU berakar pada "Metode Rusia" dalam pendidikan teknik – sebuah sistem yang dikembangkan pada abad ke-19 yang menggabungkan fondasi teoritis yang ketat dengan pelatihan praktik bengkel yang sistematis.

Metode ini memenangkan Medali Emas Utama di Pameran Dunia Wina tahun 1873 dan kemudian diadopsi oleh universitas-universitas teknik di seluruh dunia, termasuk Massachusetts Institute of Technology.

Bauman juga tempat belajar sekitar 1.400 mahasiswa internasional. Mereka yang minat menempa ilmu di sini, harus mampu berbahasa Rusia melalui kursus persiapan fakultas sebelum bergabung dengan program utama mereka.

Bagi mahasiswa asing, kampus menyediakan asrama. Mereka juga diperbolehkan mengikuti klub olahraga, sains, seni, komunitas keagamaan, konferensi internasional dan lainnya.

"Kami menargetkan mahasiswa asing bisa mencapai 3.000 orang pada 2030, jadi setidaknya ada penambahan 10% populasi mahasiswa yang datang dari negara-negara di dunia," tambah dia.

Pada tahun 2025, BMSTU menyelesaikan proyek kampus universitas paling ambisius di Rusia. Dibangun dalam waktu kurang dari empat tahun di bawah program federal "Jaringan Kampus Modern", kampus baru seluas 170.000 m² ini menambahkan dua belas bangunan baru dan dua bangunan bersejarah yang direkonstruksi. Pembangunan ini hampir menggandakan luas kampus Bauman. 

Selama 195 tahun sejarahnya, BMSTU telah meluluskan lebih dari 200.000 insinyur. Alumninya bahkan yang bisa dibilang menjadi pembentuk dunia modern.

Sebut saja Sergei Korolev, bapak eksplorasi ruang angkasa praktis. Sosok yang meluncurkan satelit bumi buatan pertama dan pesawat ruang angkasa berawak pertama. Kemudian Vladimir Shukhov, pelopor struktur cangkang jaring baja. Dia diakui pencipta Menara Shukhov, struktur hiperboloid pertama di dunia.

Kemudian yang terkenal lainnya Pavel Sukhoi – perancang pesawat terbang; pencipta seri pesawat tempur Su (Su-27, Su-30, dan lainnya). Selain itu, Andrei Tupolev, seorang perancang pesawat terbang; pencipta seri Tu termasuk pesawat penumpang supersonik Tu-144.

Andrei Lipgart, kepala perancang di GAZ. Universitas ini juga pencetak pesawat Pobeda, GAZ-51, dan GAZ-69; serta 14 kosmonot – lebih banyak daripada universitas teknik Rusia lainnya.

Liputan6.com berkesempatan melihat langsung bagaimana sistem pembelajaran di kampus Bauman. Bagaimana mahasiswa diajak terlibat dalam kerja proyek berbasis tim sejak tahun pertama, dan infrastruktur kampus baru. 

Seperti mahasiswa Fakultas Teknologi Biomedis (BMT), mahasiswa pascasarjana, dan ilmuwan-insinyur menciptakan perangkat organ-on-a-chip untuk pengujian obat untuk penyakit tertentu. Selain itu, para insinyur yang dilatih dalam bidang-bidang seperti teknologi roket dan antariksa; robotika; sistem transportasi, dan lainnya.

Kampus ini menjadi pelatihan pusat kendali dan misi satelit antariksa bagi mahasiswa. Terbukti di masa sebelumnya, di antara lulusan Bauman terdapat 10 pilot-kosmonaut Uni Soviet dan Rusia. 

Universitas Pirogov

Universitas Pirogov, yang didirikan pada 1906, menjadi salah satu universitas kedokteran terkemuka di Rusia. Lebih dari 11.200 mahasiswa sarjana, serta 2.677 mahasiswa residensi dan pascasarjana saat ini. Universitas ini terdiri dari 145 departemen, 19 institut khusus, infrastruktur penelitian yang besar, dan lebih dari 1.600 staf pengajar dan peneliti.

Spesialisasi utama universitas ini adalah kedokteran, biomedis, dan penelitian perawatan kesehatan. Program-program populer meliputi Kedokteran Umum, Pediatri, Kedokteran Gigi, Biokimia Kedokteran, Biofisika, Sibernetika Kedokteran, Informatika Kedokteran, dan Bioinformatika. Program residensi, pascasarjana, dan pendidikan profesional berkelanjutan juga ditawarkan.

Keunggulan utama adalah kombinasi pendidikan, sains, dan praktik kedokteran: Universitas ini memiliki klinik sendiri, berpartisipasi dalam proyek medis federal, mengembangkan telemedisin, dan menyediakan perawatan medis berteknologi tinggi.

Universitas Pirogov adalah pemimpin dalam pendidikan kedokteran di Rusia. Mahasiswa menerima pelatihan dasar, pusat simulasi modern, dan praktikum klinis awal.

Universitas ini menggabungkan tradisi klasik dengan inovasi: basis penelitian yang berkembang dengan baik, program pertukaran internasional, dan pelatihan spesialis yang dibutuhkan untuk perawatan kesehatan dan sains praktis.

Universitas Pirogov berkolaborasi dengan lembaga penelitian, lembaga pendidikan dan medis di negara-negara CIS dan BRICS, serta di luar negeri. Universitas mitranya mencakup lebih dari 50 universitas. Jumlah mahasiswa: lebih dari 12.000. Spesialisasi utama: Ilmu Kesehatan dan Perawatan Kesehatan. Bidang populer: Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi, Pediatri, Farmasi, Psikologi Klinis.

Universitas Pirogov memberikan penekanan khusus pada dukungan komprehensif bagi mahasiswa internasional. Departemen Pengembangan Internasional Universitas Pirogov menyediakan dukungan hukum dan visa lengkap, termasuk undangan, pendaftaran migrasi, dan konsultasi tentang aturan tinggal di Federasi Rusia, serta pengakuan dokumen pendidikan asing.

Departemen ini mengkoordinasikan proses pendidikan bagi mahasiswa internasional dalam program sarjana, spesialis, magister, residensi, dan doktoral.

Saat ini, Universitas memiliki lebih dari 1.726 mahasiswa internasional. Di mana, sembilan dari Indonesia. Universitas Pirogov terkenal dengan prestasi unik dan lulusannya yang luar biasa. Di sinilah fakultas pediatri pertama di dunia dan fakultas kedokteran-biologi pertama di dunia didirikan.

Universitas Pertanian Negeri Rusia Timiryazev

Pepohonan hijau menjulang tinggi tertata rapi seakan menyambut kedatangan siapa saja, di gerbang masuk Universitas Pertanian Negeri Rusia Timiryazev (RSAU). Salah satu lembaga pendidikan tinggi tertua dan terkenal di Rusia dan dunia di bidang pertanian.

Pada tahun 1865, atas perintah Kaisar Rusia Alexander II, Akademi Pertanian dan Kehutanan Petrovskaya didirikan. Selama lebih dari 160 tahun sejarahnya, RSAU telah mencetak para ilmuwan. 

Total populasi mahasiswa universitas ini lebih dari 18.500, termasuk 11.576 mahasiswa penuh waktu dan 1.200 mahasiswa internasional dari 76 negara. Negaranya antara lain dari Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika.

Bidang studi yang paling populer jadi pilihan mahasiswa antara lain agronomi, ilmu kedokteran hewan, biologi, konstruksi, ekonomi, dan teknologi informasi (informatika terapan). 

Sekitar 200.000 spesialis pertanian dari Rusia dan negara lain hingga  20.000 disertasi kandidat dan doktoral lahir di RSAU.

RSAU saat ini mempekerjakan 3.034 staf, termasuk 872 orang dengan gelar dan jabatan akademik, termasuk 225 doktor ilmu pengetahuan dan 175 profesor.

Khusus mahasiswa asing, universitas ini menyediakan Departemen Persiapan. Tempat mahasiswa asing belajar bahasa Rusia selama setahun, serta mata pelajaran pendidikan umum matematika, fisika, kimia, biologi dan lainnya yang relevan untuk pelatihan profesional di masa depan.

Liputan6.com berkesempatan melihat langsung beberapa fasilitas pendidikan di RSAU. Seperti bagaimana kampus ini melatih para spesialis kecerdasan buatan dan teknologi digital agroindustri menciptakan inovasi di bidang pertanian.

Salah satu yang menarik keberadaan akademi berkuda, yang didirikan atas inisiatif Departemen Peternakan Kuda pada tahun 1939 sebagai kandang pendidikan dan eksperimental. Dalam beberapa tahun terakhir, bagian Akademi Berkuda telah melatih 8 Master Olahraga, 42 Kandidat Master Olahraga, dan 130 atlet Kelas Satu.

Pusat berkuda ini menampung 28 kuda koleksi dari berbagai ras, baik domestik maupun asing. Pusat berkuda ini setiap tahunnya menyediakan lebih dari 1.500 jam pengajaran bagi para mahasiswa. Di mana, mahasiswa pascasarjana melakukan eksperimen dan mengumpulkan data untuk disertasi sementara mahasiswa sarjana mengerjakan proyek diploma.

Bagi yang ingin tahu, beberapa alumni terkenal dari RSAU yakni Shukhrat Mitalipov, Angkatan 1986 merupakan ahli genetika terkenal di dunia. Orang pertama yang berhasil mengkloning primata.

Adapula Beken Okenovich Alimzhanov, Anggota Presidium Asosiasi Internasional "Intervuz"; Anggota Pusat Biografi Internasional IBC, Universitas Cambridge (Inggris, 2008). Serta Li Shude, salah satu ahli tanaman sayuran paling terkemuka di Tiongkok.

Read Entire Article
Bisnis | Football |