InJourney Percantik 4 Bandara pada 2026

9 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports akan mengembangkan empat bandara internasional di Indonesia pada tahun ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan penumpang pesawat.

Keempat bandara tersebut yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Internasional Minangkabau Padang, dan Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

“Pengembangan bandara menjadi bagian dari transformasi premises untuk menghadirkan infrastruktur dan fasilitas yang berfokus pada customer experience di bandara,” ujar Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi, Kamis (18/6/2026).

Pahlevi menuturkan, pengembangan dua bandara tersibuk di Indonesia, yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, diharapkan dapat menciptakan standar layanan terbaik yang nantinya bisa diterapkan di bandara-bandara lain.

“Layanan di dua bandara tersebut dapat menjadi standar bagi bandara-bandara lainnya. Pengembangan yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan, serta memenuhi standar global sehingga dapat meningkatkan posisi kedua bandara dalam daftar 100 bandara terbaik di dunia,” jelasnya.

Bandara I Gusti Ngurah Rai

Di Bandara I Gusti Ngurah Rai, pengembangan tahun ini difokuskan pada terminal penumpang untuk meningkatkan kapasitas menjadi 32 juta penumpang per tahun. Sebelumnya, peningkatan kapasitas telah dilakukan pada sisi darat, sementara tahap berikutnya akan menyasar sisi udara.

Pengembangan terminal mencakup optimalisasi pier keberangkatan Gate 1-9 Terminal Internasional melalui pembangunan area penghubung, penataan lanskap, penambahan area kursi tunggu atau boarding seat area, serta perluasan dan beautifikasi fasilitas umum.

Selain itu, dilakukan revitalisasi sejumlah fasilitas penunjang dan pelayanan, antara lain area komersial semi-outdoor, area check-in, serta pintu keberangkatan atau departure gate.

Di Bandara I Gusti Ngurah Rai juga tengah dibangun jembatan penghubung (connecting bridge) yang menghubungkan Terminal Domestik dan Terminal Internasional.

Bandara Soekarno-Hatta

Sementara itu, di Bandara Soekarno-Hatta, program pengembangan mencakup lanjutan beautifikasi Terminal 3 serta revitalisasi Terminal 1A.

Beautifikasi Terminal 3 pada tahun ini dilakukan pada seluruh fasad tenant komersial di area keberangkatan, area boarding gate, interior check-in, hingga fasilitas umum seperti toilet di area keberangkatan dan kedatangan.

InJourney Airports juga menambah sejumlah fasilitas di boarding lounge penerbangan internasional, salah satunya game corner untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

Selain itu, revitalisasi Terminal 1A terus berjalan. Menurut Mohammad R. Pahlevi, terminal tersebut akan hadir dengan wajah baru dan standar pelayanan yang lebih baik.

“Setelah revitalisasi, Terminal 1A hadir dengan wajah baru, standar pelayanan yang jauh lebih baik didukung fasilitas lebih lengkap dan modern untuk seamless journey experience,” ujarnya.

Area Komersial Diperluas

Revitalisasi tersebut akan meningkatkan kapasitas Terminal 1A dari 5,7 juta penumpang per tahun menjadi 10 juta penumpang per tahun. Jumlah konter check-in juga bertambah dari 25 unit menjadi 36 unit.

Di area pengambilan bagasi, jumlah conveyor belt ditingkatkan dari lima unit menjadi tujuh unit sehingga mampu melayani hingga 3.500 bagasi secara bersamaan. Sementara itu, area komersial diperluas menjadi sekitar 6.300 meter persegi dari sebelumnya 4.400 meter persegi.

Revitalisasi Terminal 1A merupakan kelanjutan dari proyek revitalisasi yang sebelumnya telah rampung di Terminal 2F dan Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |