Liputan6.com, Jakarta - Kenaikan harga plastik diprediksi menjadi dampak lanjutan dari konflik di Iran, yang perlahan mulai dirasakan konsumen global. Para ahli memperingatkan, berbagai produk berbahan plastik akan mengalami kenaikan harga dalam waktu dekat.
Plastik sendiri sebagian besar dibuat dari minyak, yang harganya telah melonjak lebih dari 40% sejak perang dimulai pada akhir Februari.
Profesor praktik rantai pasok di Syracuse University, Patrick Penfield, menyebut sejumlah produk seperti alat makan sekali pakai, minuman kemasan, hingga kantong sampah berpotensi menjadi yang pertama mengalami kenaikan harga dalam beberapa pekan ke depan.
Namun, penggunaan plastik yang luas dalam rantai pasok membuat sulit untuk menentukan secara pasti sumber kenaikan harga suatu produk.
“Ini salah satu kondisi di mana Anda hanya bisa menggelengkan kepala saat berbelanja. Anda tidak tahu apakah itu karena inflasi umum, kenaikan sewa, tetapi Anda tetap harus membayar lebih,” kata Joseph Foudy, profesor ekonomi di NYU Stern School of Business dikutip dari CNN, Selasa (7/4/2026).
Lonjakan harga plastik tidak lepas dari kenaikan harga minyak dan gas alam yang terjadi akibat gangguan pasokan energi global.
Salah satu pemicunya adalah ancaman terhadap jalur Strait of Hormuz, yang menjadi rute penting bagi sekitar 20% pasokan minyak dan gas dunia.
99% Plastik Dunia dari Bahan Bakar Fosil
Sejak perang dimulai, harga minyak mentah melonjak dari USD 67 per barel menjadi lebih dari USD 98 pada puncaknya. Sementara itu, harga gas alam di Asia dan Eropa juga naik lebih dari 60%.
Lebih dari 99% plastik dunia berasal dari bahan bakar fosil. Artinya, kenaikan harga energi langsung berdampak pada biaya produksi plastik, termasuk bahan utama seperti polyethylene (PE) dan polypropylene.
Kawasan Timur Tengah sendiri merupakan pemasok utama bahan baku plastik global, dengan kontribusi sekitar seperempat ekspor dunia.
“Sekitar 84% kapasitas produksi polyethylene di Timur Tengah bergantung pada jalur laut tersebut untuk ekspor,” kata Harrison Jacoby dari Independent Commodity Intelligence Services.
Kenaikan harga plastik diperkirakan akan berdampak luas karena material ini digunakan di berbagai sektor, mulai dari kemasan, konstruksi, otomotif, hingga kesehatan.
Sayangnya, alternatif seperti kertas atau kaca tidak mudah diterapkan karena membutuhkan perubahan besar dalam proses produksi dan biaya yang tidak sedikit.
“Dalam jangka pendek, tidak banyak pengganti untuk plastik,” ujar Foudy.
Butuh Waktu Buat Kembali Normal
Perusahaan kemasan kemungkinan akan mencari cara efisiensi, seperti menggunakan plastik lebih tipis atau desain yang lebih hemat biaya.
Produk yang sebagian besar berbahan plastik, seperti kantong sampah, diprediksi mengalami kenaikan harga lebih tajam dibandingkan produk kompleks seperti mobil.
Jika harga minyak tetap tinggi selama beberapa bulan, konsumen berpotensi menghadapi kenaikan harga barang hingga satu hingga dua tahun ke depan.
“Bahkan jika perang berakhir besok, butuh waktu cukup lama hingga rantai pasok plastik kembali normal,” kata Michael Greenberg, CEO Plastics Exchange.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537218/original/033068900_1774414066-AP25294698447280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549123/original/072475000_1775568412-Sekretaris_Kementerian_Koperasi__Ahmad_Zabadi-7_April_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5294446/original/070707800_1753404669-20250615_140530.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4252817/original/030039700_1670404234-Kenaikan_Harga_Kedelai_Berimbas_pada_Tingginya_Harga_Tahu_di_Pasaran-Herman-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2936401/original/010711100_1570765771-unnamed__18_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463606/original/082178300_1767665259-1000190404.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548826/original/098127600_1775551829-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4595490/original/061172700_1696237539-20231002-Tampilan_Kereta_Cepat-AFP_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3980727/original/003754900_1648714870-20220331-Laporan-SPT-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518679/original/065142500_1772515817-Menteri_Pertanian__Andi_Amran_Sulaiman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4837498/original/067081100_1716195906-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540884/original/070145600_1774840979-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548289/original/009926600_1775534458-tol1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4805343/original/080058200_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_5.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439892/original/057085000_1765411943-Ketua_Bidang_Ketenagakerjaan_Asosiasi_Pengusaha_Indonesia__Apindo__Bob_Azam-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106243/original/021351500_1737600451-IMG-20250123-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442493/original/086892300_1765540230-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5442622/original/076653500_1765547931-EKSPERSI_KALAH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425687/original/015827900_1764234657-AP25330795389555.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439432/original/079646600_1765357239-IMG_0218.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3457615/original/088329700_1621231850-FOTO_001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325406/original/050179800_1755971683-AP25235618626148.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/682959/original/ilustrasi-bank-1-140527-andri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364113/original/074683900_1759040677-Gemini_Generated_Image_rqzlzkrqzlzkrqzl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442627/original/055965500_1765548219-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_19.39.04.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5442648/original/042292000_1765549822-MOMEN_MENEGANGKAN_6_MENIT.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5031435/original/074222000_1733074128-AP24336517258860.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431192/original/007848700_1764730199-piala_dunia_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431508/original/078657800_1764740450-7.jpg)