Liputan6.com, Jakarta - Kenaikan asumsi harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dipastikan bakal menggemukkan alokasi anggaran subsidi energi pada 2027.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, menjelaskan bahwa besaran anggaran subsidi sangat bergantung pada dinamika harga minyak mentah dunia serta volume kuota yang ditetapkan.
"Kalau soal subsidi itu kan tergantung dari kuotanya nanti, tergantung dengan harga minyak internasional, ICP-nya, ada beberapa variabel lain yang bisa memengaruhi besar-kecilnya atau bertambah-berkurangnya subsidi," ucap Erani saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Berdasarkan Nota Keuangan RAPBN 2027 yang disampaikan Presiden dalam Rapat Paripurna DPR RI, Jumat (14/8/2026), asumsi ICP dipatok sebesar US$ 75 per barel. Angka ini melonjak dibanding asumsi ICP pada APBN 2026 yang berada di level US$ 70 per barel.
Selain harga minyak, asumsi nilai tukar rupiah juga mengalami penyesuaian menjadi Rp 17.500 per US$ 1, atau melemah Rp 1.000 dibanding asumsi makro dalam APBN 2026.
"Jadi, nilai tukarnya juga memengaruhi itu semua (subsidi energi). (Usulan subsidi) pasti pembicaraan dari lintas kementerian, ada dengan Kementerian Keuangan, Bappenas, dan lainnya," kata Erani.
Menunggu Ketok Palu DPR
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329838/original/092083700_1787298700-13421.jpg)
Perbesar
Meskipun pagu proyeksi subsidi energi dalam RAPBN 2027 diperkirakan melambung hingga Rp 272,9 triliun, naik nyaris Rp 50 triliun dari outlook 2026 sebesar Rp 227,3 triliun, Erani menegaskan nilainya belum final.
Kementerian ESDM dijadwalkan menggelar rapat kerja bersama Komisi XII dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI pada akhir bulan untuk membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L) 2027.
"Ini (subsidi energi) masih akan dibicarakan dengan Komisi XII dan mungkin nanti juga dengan Banggar, ya. Jadwal kami untuk melakukan pembahasan itu tanggal 31 Agustus, tentatif," ucap Erani.
Anggaran Subsidi Naik
Sebelumnya, pemerintah mengalokasikan subsidi energi sebesar Rp 272,9 triliun dalam RAPBN 2027, atau meningkat 20,1% dibandingkan outlook 2026 sebesar Rp 227,3 triliun. Kenaikan anggaran tersebut terutama didorong oleh peningkatan subsidi LPG Tabung 3 Kg dan subsidi listrik.
Berdasarkan Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN 2027, subsidi energi pada 2027 meningkat sekitar Rp 45,6 triliun dibandingkan outlook 2026. Pemerintah mengalokasikan subsidi Jenis BBM Tertentu dan LPG Tabung 3 Kg sebesar Rp 142,8 triliun serta subsidi listrik sebesar Rp 130,1 triliun.
"Pada RAPBN tahun anggaran 2027, subsidi energi direncanakan sebesar Rp 272.945,3 miliar atau meningkat sebesar 20,1% bila dibandingkan dengan outlook tahun 2026 sebesar Rp 227.258,1 miliar,” tulis dokumen Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN 2027, dikutip Selasa (18/8/2026).
Rincian Subsidi
Subsidi Jenis BBM Tertentu dan LPG Tabung 3 Kg meningkat 22,2% menjadi Rp 142,8 triliun pada RAPBN 2027 dari Rp 116,8 triliun pada outlook 2026. Kenaikan tersebut terutama berasal dari subsidi LPG Tabung 3 Kg yang meningkat dari Rp 90,4 triliun menjadi Rp 114,1 triliun.
"Anggaran Subsidi Jenis BBM Tertentu dan LPG Tabung 3 kg pada RAPBN tahun anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp 142.836,5 miliar atau meningkat 22,2% apabila dibandingkan dengan outlook tahun 2026 sebesar Rp 116.846,9 miliar,” tulis dokumen Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN 2027.
Pemerintah juga menaikkan subsidi listrik 17,8% menjadi Rp 130,1 triliun pada RAPBN 2027 dari Rp 110,4 triliun pada outlook 2026. Pemerintah menyebut kenaikan tersebut dipengaruhi peningkatan biaya pokok penyediaan listrik dan volume listrik bersubsidi.
Kenaikan biaya pokok penyediaan listrik antara lain dipengaruhi perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, perubahan harga minyak mentah atau ICP akibat konflik geopolitik global, serta peningkatan produksi pembangkit gas.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4548435/original/093739200_1692767588-magnet-me-315vPGsAFUk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540888/original/091837400_1774840995-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349927/original/093879500_1757942338-AP25248769598975.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329370/original/094283300_1787273245-1000415608.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329899/original/093590100_1787301629-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_15.13.22__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329661/original/089396100_1787288109-1000415872.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3696111/original/002366300_1639471326-IMG-20211214-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329703/original/036102100_1787291636-IMG_9485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3029352/original/041405400_1579686482-20200122-Penguatan-Rupiah-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329644/original/012161000_1787286723-WhatsApp_Image_2026-08-20_at_07.27.22__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723185/original/051536300_1705921815-fotor-ai-2024012218929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3921849/original/039878200_1643796132-20220202-Minyak-Goreng-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5292236/original/073198900_1753248503-onur-kurt-zZPBAeCPNjU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329292/original/070735800_1787236287-d02c1003-ad6e-495f-b622-44b707aa6310.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2704251/original/000193900_1547530828-bendera_AS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3397781/original/033656000_1615352740-000_94J2M2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8630196/original/049757800_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.06.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4081368/original/035536900_1657165361-Gaya_David_Beckham_saat_Nonton_Tenis_Wimbledon_2022-AP-1.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5529700/original/044352300_1773377098-Konpers_BYON_Combat_7-17.jpg)





