Atletico Madrid vs Madrid: Sportivitas, Performa Real Madrid, dan Peluang di Final

2 months ago 32

Liputan6.com, Jakarta - Duel Atletico Madrid vs Madrid tersaji pada babak semifinal Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana 2026 di Jeddah. Laga rival sekota itu dimainkan di King Abdullah Sports City Stadium, Jumat (9/1/2026) pukul 02.00 WIB.

Pertandingan Atletico Madrid vs Madrid berlangsung dalam format empat tim Supercopa de Espana yang mempertemukan dua kekuatan utama Spanyol. Real Madrid keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 berkat gol cepat Federico Valverde dan tambahan dari Rodrygo.

Kemenangan tersebut memastikan Madrid melangkah ke final Piala Super Spanyol 2026 untuk menghadapi Barcelona. Seusai laga, pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, berbicara terbuka mengenai jalannya pertandingan dan situasi yang terjadi di lapangan.

Kritik Xabi Alonso soal Sportivitas

Xabi Alonso menilai ada batas yang tidak boleh dilewati dalam kompetisi seketat semifinal. Ia menyampaikan ketidaknyamanan terhadap sikap Diego Simeone kepada Vinicius Junior di tengah laga.

“Saya mencoba menghormati para pemain dari tim lawan dan biasanya tidak berbicara kepada mereka,” kata Alonso. “Ketika saya melihat apa yang ia katakan kepadanya, saya kurang menyukainya karena itu bukan contoh sportivitas yang baik dan semua yang terjadi di lapangan memiliki batas.”

Alonso menegaskan bahwa rasa hormat kepada lawan harus tetap dijaga meski tekanan pertandingan sangat tinggi. Akan tetapi, ia juga mengakui intensitas adalah bagian dari duel besar seperti Atletico Madrid vs Madrid.

Penilaian Alonso atas Jalannya Laga

Alonso menganggap hasil pertandingan mencerminkan kerja keras timnya sepanjang 90 menit. Ia menilai gol cepat Valverde memberi keuntungan psikologis dan mengubah pendekatan permainan Madrid.

“Itu pertandingan yang sangat kompetitif dan gol awal Fede memberi kami keunggulan,” ujar Alonso. “Kami tahu cara bersaing, dan meski harus menderita di akhir laga, inilah jalan menuju gelar hari Minggu.”

Ia menambahkan bahwa stabilitas permainan menjadi kunci setelah Atletico memperkecil ketertinggalan. Namun, Alonso menilai semifinal memang selalu menghadirkan fase sulit yang harus dilewati.

Kondisi Pemain dan Fokus ke Final

Alonso juga memberikan pembaruan mengenai kondisi beberapa pemain jelang final. Ia memastikan Kylian Mbappe akan melakukan perjalanan dan peluang tampil masih terbuka.

“Dia jauh lebih baik, sudah berlatih, dan merasa nyaman,” kata Alonso. “Kesempatannya bermain sama dengan pemain lainnya.”

Pergantian pemain pada laga ini juga dijelaskan sebagai langkah taktis. Alonso menilai masuknya Fran Garcia dan Ferland Mendy membantu aliran bola dan menjaga keseimbangan tim.

Alonso memberi pujian khusus kepada Federico Valverde yang tampil dominan. “Itu gol khas Fede dengan tembakan mengesankan, dan kontribusinya memberi energi besar bagi tim,” ujarnya.

Menatap final melawan Barcelona, Alonso menegaskan pendekatan akan berbeda. Namun, pengalaman dari duel Atletico Madrid vs Madrid diyakini menjadi bekal penting untuk laga penentuan gelar.

Sumber: Managing Madrid

Lanjut Baca:

Klasemen Liga Italia Usai Milan Nyaris Kalah Lawan Genoa

Read Entire Article
Bisnis | Football |