Real Madrid Menang Derbi: Pujian untuk Vinicius, Pembelaan untuk Valverde

2 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid menutup Senin (23/3/2026) dini hari WIB dengan kemenangan berharga 3-2 atas Atletico Madrid dalam El Derbi Madrileno di Santiago Bernabeu. Tiga poin itu membuat Los Blancos tetap membayangi Barcelona di puncak klasemen La Liga.

Pasukan Alvaro Arbeloa berhasil bangkit setelah sempat tertinggal dari rival sekota mereka. Hasil ini sekaligus menyempurnakan pekan gemilang Arbeloa, yang sebelumnya telah menyingkirkan Manchester City dari Liga Champions.

Dean Huijsen turut angkat bicara seusai laga yang penuh emosi tersebut. Baginya, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin biasa, melainkan bukti nyata tekad Madrid untuk tetap bersaing di La Liga musim ini.

"Ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi kami. Kami tahu jika ingin bersaing di La Liga, kami harus memenangkan laga ini, dan kami berhasil melakukannya," kata Huijsen.

Jarak empat poin dengan Barcelona pun tetap terjaga, menjaga asa gelar juara La Liga tetap hidup. Determinasi tinggi para pemain dalam membalikkan keadaan membuat suasana Bernabeu benar-benar membara sepanjang laga.

Magis Vinicius Junior di Bernabeu

Vinicius Junior tampil luar biasa dengan memborong dua gol yang menjadi penentu kemenangan dramatis tuan rumah. Atletico sempat unggul lebih dulu melalui Ademola Lookman, sebelum Vinicius menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti yang dingin.

Federico Valverde sempat membawa Madrid memimpin setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti lawan. Namun publik Bernabeu harus kembali menahan napas setelah sepakan jarak jauh Nahuel Molina membuat skor kembali imbang.

Di saat paling krusial, Vinicius kembali tampil sebagai pembeda dengan aksi individu memukau yang berbuah gol kemenangan. Sepanjang laga, bintang asal Brasil itu benar-benar menjadi momok yang tak mampu diredam lini belakang Atletico.

"Sebuah pertandingan yang sangat bagus. Vini mencetak dua gol lewat penalti dan gol yang luar biasa. Dia selalu termotivasi di setiap pertandingan dan bekerja sangat keras. Saya sangat senang untuknya dan juga karena kami menang," ujar Huijsen.

Pembelaan untuk Federico Valverde

Laga panas ini diwarnai insiden kartu merah yang diterima Valverde setelah melanggar keras Alex Baena di menit-menit akhir. Meski harus menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain, Madrid tetap tampil kokoh menutup serangan sporadis tim tamu.

Huijsen tak sependapat dengan keputusan wasit yang mengusir rekan setimnya itu dari lapangan. Menurutnya, hukuman yang dijatuhkan terlalu berat untuk pelanggaran yang dilakukan gelandang asal Uruguay tersebut.

"Saya rasa itu bukan kartu merah, dia hanya menghentikan permainan dan itu seharusnya cuma kartu kuning," tegas Huijsen.

"Bagiku itu bukan sebuah tindakan agresi, dia cuma menghentikan serangan lawan seperti halnya menarik baju pemain," lanjutnya.

Veda Ega Pratama Kebanjiran Bonus Usai Cetak Sejarah di Moto3 Brasil, Dapat Mobil hingga Uang

Read Entire Article
Bisnis | Football |