Arsenal Berada di Ujung Tekanan: Saatnya Mikel Arteta Buktikan Bukan Sekadar Spesialis Nyaris Juara

5 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal menghadapi fase paling menentukan dalam perburuan gelar Premier League 2025/2026. Kekalahan dari Manchester City membuat tekanan terhadap Mikel Arteta meningkat tajam.

The Gunners takluk 1-2 dari City pada pekan ke-33 di Stadion Etihad. Hasil ini membuat keunggulan Arsenal di puncak klasemen kini hanya tersisa tiga poin.

Situasi menjadi semakin genting karena Manchester City masih memiliki satu laga tunda. Artinya, posisi Arsenal di puncak bisa tergeser dalam waktu singkat.

Di tengah tekanan tersebut, sebuah spanduk bertuliskan 'Kepanikan di jalanan London' terbentang di Etihad. Pesan itu seolah menjadi simbol situasi yang kini dihadapi Arsenal.

Meski masih memimpin klasemen dan memiliki selisih gol tipis, ancaman nyata kini semakin dekat. Arsenal memasuki fase akhir musim dengan beban mental yang jauh lebih berat.

Momentum Manchester City dan Ujian Mental Arsenal

Kekalahan dari Manchester City tidak sepenuhnya mencerminkan dominasi lawan. Arsenal mampu memberikan perlawanan seimbang sepanjang pertandingan sebelum akhirnya kehilangan poin krusial.

Namun, dalam perebutan gelar, hasil akhir jauh lebih penting dibanding performa. Kegagalan meraih poin di momen krusial menjadi pukulan besar bagi tim asuhan Arteta.

"Kemenangan Manchester City sama sekali bukan kemenangan yang menentukan dalam perebutan gelar, tetapi tetap terasa seperti kemenangan yang menentukan," tulis jurnalis BBC Sport, Phil McNulty.

Momentum kini berada di pihak Manchester City yang terbiasa bangkit di fase akhir musim. Sementara itu, Arsenal kembali dihadapkan pada tekanan yang pernah mereka alami sebelumnya.

Arteta di Persimpangan: Trofi atau Label Nyaris

Mikel Arteta kini menghadapi ujian terbesar dalam proyeknya bersama Arsenal. Ia harus memastikan timnya mampu mengakhiri musim dengan trofi untuk membungkam keraguan.

"Arteta dan timnya kini harus melawan momok dan skenario yang sudah familiar untuk mengakhiri tuduhan bahwa ia dan Arsenal mungkin hanya "hampir berhasil"," kata Phil McNulty.

Ancaman finis di posisi kedua kembali menghantui Arsenal, yang berpotensi mengulang skenario musim-musim sebelumnya. Situasi ini membuat tekanan terhadap Arteta semakin besar.

"The Gunners harus memenangkan trofi musim ini untuk memberikan jawabannya. Membiarkannya lepas dan berakhir tanpa trofi akan sangat kejam, tetapi inilah lingkungan tempat mereka beroperasi," kata Phil McNulty.

Sumber: BBC Sport

Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland Selamatkan Gabriel Magalhaes dari Kartu Merah

Read Entire Article
Bisnis | Football |