Eks Timnas Indonesia U-17 Diduga Lakukan Tendangan Kungfu di EPA U-20, Nova Arianto Ambil Sikap

5 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Viral di media sosial seorang pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-17 diduga melakukan tendangan kungfu dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20. Insiden ini menimbulkan berbagai reaksi dan Nova Arianto ambil sikap.

Keributan antarpemain, ofisial, dan pelatih terjadi dalam duel Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 melawan Dewa United Banten FC U-20 pada laga ke-32 Elite Pro Academy (EPA) U-20 2025/2026. Tepatnya setelah laga yang berlangsung di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026).

Dalam laga itu, pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Dewa United U-20. Banten Warriors pulang membawa poin dari Semarang.

Namun situasi panas terjadi setelah pertandingan. Terdapat sebuah keributan antarpemain kedua tim. Semula hanya adu mulut yang terjadi di antara kedua tim.

Tapi tiba-tiba terdapat satu pemain Bhayangkara FC U-20 yang berlari kencang ke arah pemain Dewa United U-20. Dia langsung melancarkan tendangan kungfu, yang mengenai tepat ke kepala pemain Banten Warriors hingga terkapar. 

Penggawa Dewa United U-20 lain merasa tak terima dan mengejar sosok tersebut hingga keributan makin besar. Sampai saat ini belum diketahui sosok pemain yang melakukan aksi tersebut. 

Tapi insiden itu diduga melibatkan penggawa Timnas Indonesia usia muda. Nama Fadly Alberto disebut-sebut sebagai sosok yang melakukan tendangan kungfu tersebut.

Insiden itu menyita perhatian pelatih keoala Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto. Ia menyayangkan adanya insiden miris tersebut.

"Melihat yang terjadi di Pertandingan EPA U20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan," kata Nova Arianto menanggapi keributan tersebut di Instagram pribadinya, dipetik Senin (20/4).

"Dan pastinya apapun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk di contoh pemain lainnya," sambung dia.

Siapkan Sanksi

Nova Arianto yang merupakan mantan pelatih Timnas Indonesia U-17, tak akan tinggal diam. Dia bakal menyelidiki sosok pemain yang diduga Fadly Alberto, eks anak didiknya di Garuda Muda saat Piala Dunia U-17 2025.

Pelatih yang kini juga asisten pelatih Timnas Indonesia tersebut menyatakan ada konsekuensi yang dirasakan sang pemain jika benar dan terbukti melakukan tendangan kungfu.

"Saat ini kami sedang mencoba mencari tau apa yang menyebabkan kejadian itu bisa terjadi dan seandainya benar ada pemain Timnas Usia Muda yang terlibat pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan," jelas Nova.

"Karena sudah seharusnya pemain Timnas Usia Muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya," imbuhnya.

Harap Kejadian Tak Terulang

Lebih jauh pelatih yang pernah menjadi asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia senior itu berharap kejadian serupa tak terulang lagi suatu saat nanti. Ia harap setiap pemain dan tim mengutama saling respek. 

"Selalu respek dengan apapun yang berada dilapangan dan semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali. Maju terus sepak bola Indonesia," tutupnya.

Bhayangkara FC Ungkap Kronologi dan Alasan Fadly Alberto Lakukan Tendangan Kungfu di EPA U-20

Read Entire Article
Bisnis | Football |