Alasan Melania Tiba-tiba Bantah 'Dijual' Epstein ke Trump

7 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Ibu Negara Amerika Serikat (AS) Melania Trump (55) menyampaikan pernyataan terbuka yang mengejutkan dari Gedung Putih, Washington DC, Kamis (8/4) waktu setempat.

Dalam pernyataan secara resmi di kantor kepresidenan yang juga kediaman presiden AS itu, Melania membantah soal tuduhan dirinya termasuk jadi 'korban' dari skandal yang melibatkan Jeffrey Epstein.

"Kebohongan yang menghubungkan saya dengan Jeffrey Epstein yang tercela harus diakhiri hari ini," katanya dalam pernyataan tersebut, seperti dikutip dari CNN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Orang-orang yang berbohong tentang saya tidak memiliki standar etika, kerendahan hati, dan rasa hormat," imbuh perempuan yang jadi model di masa mudanya tersebut.

Bukan hanya itu, guna 'menjauhkan diri dari lingkaran' kasus pelaku kejahatan seksual yang telah dihukum tersebut, Melania mendesak Kongres AS untuk menggelar rapat terbuka mengundang kesaksian para korban Epstein.

"Saya tidak pernah berteman dengan Epstein. Donald [Trump] dan saya diundang ke pesta yang sama dengan Epstein dari waktu ke waktu, karena tumpang tindih dalam lingkaran sosial adalah hal biasa di New York City dan Palm Beach," kata Melania.

"Untuk memperjelas, saya tidak pernah memiliki hubungan dengan Epstein atau kaki tangannya, (Ghislaine) Maxwell," tambahnya.

CNN mewartakan pernyataan mengejutkan dari Melania itu justru menarik perhatian publik kembali terkait kasus Epstein dan hubungan dengan Presiden AS Donald Trump.

Beberapa pejabat Gedung Putih terkejut dengan waktu penyampaian pernyataan Melania tersebut. Dilaporkan pernyataan Melania itu memicu rumor bahwa dia berusaha untuk mengantisipasi sesuatu.

Namun, sumber-sumber yang dekat dengannya mengatakan mereka kurang terkejut dengan keputusan tersebut, mengingat Melania Trump semakin frustrasi dengan perbincangan netizen terkait dugaan keterkaitan antara dirinya dan Epstein.

Sebelumnya Trump dan para pembantunya telah berupaya 'menjauhkan' kasus Epstein itu dari pihaknya, bahkan berulang kali dan secara terbuka menyatakan bahwa negara siap untuk melupakan masalah ini.

Seorang sumber yang tahu persoalan itu mengatakan kepada CNN, bahwa Trump sebelumnya sudah tahu Melania bakal membuat pernyataan pada Kamis ini. Namun, kepada MSNOW pada hari ini, Trump mengklaim tak 'mengetahui apa pun' tentang hal tersebut hingga tampilnya Melania.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan ada perbedaan pendapat di antara orang-orang yang dekat dengan Melania Trump mengenai apakah akan menyampaikan pernyataan tersebut atau tidak.

Apalagi, kata dia yang enggan identitas diungkap, kasus Epstein tersebut saat ini telah mereda, dan membahas kembali masalah ini sekarang hanya akan membawanya muncul permukaan.

Tapi, kata pejabat tersebut, cerita yang mengaitkan Melania dan Epstein yang masih beredar di media sosial membuat Ibu Negara AS itu mengeluarkan pernyataan mengejutkan tersebut secara tegas.

Pejabat itu mengatakan pengacara Melania percaya bahwa bantahan resmi dari istri Trump itu dapat membantu membuatnya steril dari cerita soal skandal Epstein.

"Melania tidak politis. Dia tidak peduli dengan sudut pandang politik dalam hal ini. Dia melihat cerita-cerita ini diperkuat dan ingin menanggapinya," kata pejabat tersebut. 

Senada--dikutip dari CNN--Penasihat senior Melania di luar Gedung Putih, Marc Beckman, mengatakan kepada New York Post,  "Ibu Negara Melania Trump angkat bicara sekarang karena 'cukup sudah cukup'. Kebohongan harus dihentikan. Sudah saatnya publik dan media fokus pada pencapaian luar biasa beliau sebagai Ibu Negara."

(kid/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |