AS-Iran Siap Negosiasi di Pakistan, Israel Masih Gempur Lebanon

12 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat dan Iran siap bertemu untuk negosiasi gencatan senjata di Islamabad, Pakistan, akhir pekan ini.

Namun, Israel masih terus menggempur habis-habisan Lebanon meski AS-Iran sudah mengumumkan gencatan senjata pada Selasa lalu.

Dalam negosiasi, delegasi AS akan dipimpin Wakil Presiden JD Vance, diikuti Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff, dan menantu sekaligus penasihat senior Donald Trump Jared Kushner.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Iran bakal dipimpin ketua parlemen sekaligus eks Komandan Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Namun, sejauh ini belum ada konfirmasi dari Teheran siapa saja yang mereka kirim untuk perundingan.

Beberapa sumber mengatakan pembicaraan gencatan senjata kemungkinan akan digelar besok, Sabtu (11/4). Gedung Putih juga mengonfirmasi perundingan akan digelar Sabtu pagi waktu setempat.

Namun, para pejabat Pakistan mewanti-wanti tak ada yang pasti hingga seluruh anggota delegasi tiba di Islamabad.

Duta Besar Iran untuk Pakistan sempat mengatakan di media sosial, sebelum akhirnya dihapus, delegasi akan tiba di Islamabad pada 9 April malam.

Lalu, delegasi AS diperkirakan akan tiba di Pakistan malam ini, demikian dikutip Al Jazeera.

Salah satu sumber yang mengetahui negosiasi itu mengatakan pembicaraan kemungkinan berlangsung selama "beberapa hari mengingat kompleksitas masalah."

Sumber itu juga menyebutkan format negosiasi bisa terjadi secara langsung atau melalui perantara.

"Kedua pihak juga akan duduk berhadapan langsung, dan mengadakan pembicaraan terpisah dengan pihak Pakistan," kata dia, dikutip Anadolu Agency, Kamis.

Sumber lain menyebut pembicaraan langsung mungkin terjadi "tidak lebih dari dua hingga tiga hari karena masalah keamanan."

Dewan Nasional Tertinggi Iran sebelumnya menyatakan pembicaraan bisa berlanjut hingga 15 hari. Ini menunjukkan setidaknya beberapa anggota delegasi kemungkinan tetap berada di Islamabad setelah hari Sabtu.

Apa yang dibahas?

AS-Iran berada di meja perundingan dengan perbedaan yang cukup besar.

Dalam usulannya, Teheran meminta penarikan seluruh pasukan AS dari Timur Tengah, menghentikan serangan terhadap mereka beserta proksi, dan mengendalikan Selat Hormuz.

Iran juga menyebut AS melanggar tiga poin gencatan di antaranya sekutu mereka menyerang Lebanon, tembakkan rudal ke wilayah udara Iran, hingga penyangkalan atas hak pengayaan uranium Iran.

AS sementara itu menuntut Iran untuk menghentikan program pengayaan uranium dan menyerahkan seluruh uranium itu ke Washington. Tuntutan yang pasti ditolak Teheran.

Masalah lain yang kemungkinan jadi perdebatan alot adalah serangan di Lebanon. Sejak awal Maret, negara ini jadi sasaran brutal Israel usai milisi Hizbullah meluncurkan operasi balasan imbas Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas.

Sejak saat itu, gempuran Israel menjadi-jadi. Di hari AS-Iran mengumumkan gencatan senjata saja, pasukan Zionis tetap menggempur Lebanon.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel mendukung penuh keputusan Trump soal gencatan. Namun, dia membantah Lebanon tak termasuk dalam pihak kesepakatan ini.

Perdana Menteri Pakistan Shehbas Sharif selaku mediator dan tuan rumah padahal mengatakan secara jelas bahwa gencatan senjata itu mencakup Lebanon.

"Dengan kerendahan hati yang sebesar-besarnya, saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, bersama dengan sekutu-sekutunya, telah sepakat untuk gencatan senjata segera di mana pun, termasuk Lebanon dan tempat lain, BERLAKU SEGERA," kata Sharif.

(isa/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |