1% Dividen BUMN Bakal Disetor ke Yayasan Danantara Indonesia Trust

4 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani mengatakan sebagian dividen dari seluruh BUMN setiap tahun akan diberikan untuk yayasan. Ada tiga fokus yang jadi perhatian yayasan tersebut.

Yayasan ini merujuk pada Danantara Indonesia Trust yang dibentuk Danantara pada Oktober 2025. Rosan mengatakan pendanaannya diambil dari sebagian dividen perusahaan pelat merah.

"Kita memberikan setiap tahunnya paling tidak satu persen dari total dividen yang diterima dari semua BUMN yang ada," ungkap Rosan, ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Adapun, saat ini Danantara Indonesia Trust memiliki modal awal sekitar USD 100 juta atau setara Rp 1,77 triliun (asumsi kurs Rp 17.700). Dengan hitungan tadi, yayasan BUMN itu akan mendapat setidaknya Rp 8,5 triliun jika mengacu angka dividen BUMN yang disetor ke negara sebesar Rp 85 triliun atas kinerja tahum buku 2024.

Rosan menegaskan, kehadiran Danantara Indonesia Trust (DIT) untuk memberikan kontribusi lebih besar pada aspek sosial Tanah Air. Aspek kesehatan, pendidikan, hingga akses sanitasi menjadi perhatian DIT.

"Melalui Danantara Indonesia Trust, kami memperluas misi kami untuk memperkuat sumber daya manusia dan menjawab tantangan sosial, karena kami percaya bahwa penciptaan nilai jangka panjang harus berjalan seiring dengan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Rosan.

Gandeng 3 Instansi

Yayasan filantropi ini juga menandai kiprahnya dengan menggandeng tiga pihak, yakni Kementerian Kesehatan, Karya Salemba Empat, serta Museum dan Cagar Budaya. Tiga Nota Kesepahaman (MoU) diteken memulai kemitraan strategis pertama DIT di bidang-bidang kesehatan dan pendidikan.

Kemitraan dengan Kementerian Kesehatan berfokus pada peningkatan kesehatan dan gizi ibu dan anak. Termasuk penyediaan vaksin heksavalen (hexavalent vaccine) untuk melindungi jutaan anak dari berbagai penyakit menular, memperkuat infrastruktur rantai dingin (cold chain) vaksin, serta penyediaan suplemen Multiple Micronutrient untuk membantu keselamatan ibu hamil dan melahirkan, dan mencegah stunting.

Rosan menyampaikan, kerja sama ini merujuk pula pada kondisi Indonesia masih menghadapi tantangan kesehatan dan gizi. Walaupun cakupan imunisasi dasar lengkap mencapai 80,2% pada tahun 2025, masih terdapat hampir 960.000 anak zero-dose yang belum menerima imunisasi sama sekali (WHO & UNICEF, 2026).

Program Beasiswa Buat 500 Orang

Kemitraan dengan Karya Salemba Empat mencakup program beasiswa selama tiga tahun bagi sekitar 500 mahasiswa kurang mampu di berbagai wilayah di Indonesia. Ini meliputi pendampingan (mentoring), pengembangan kepemimpinan, dan program kesiapan karier.

Program ini dibutuhkan, mengingat sekitar seperlima kaum muda Indonesia usia 15–24 tahun berstatus tidak bersekolah, tidak bekerja, atau tidak sedang mengikuti pelatihan (Not in Education, Employment or Training – NEET, Sakernas BPS, 2025). Di saat yang sama, sekitar 4,1 juta anak-anak dan remaja berusia 7–18 tahun juga dilaporkan tidak bersekolah.

Buat Perpustakaan

Kemitraan dengan Museum dan Cagar Budaya berfokus pada pengembangan Perpustakaan Danantara Indonesia Trust di Museum Nasional, yang dirancang untuk meningkatkan akses publik terhadap pengetahuan budaya.

Ketua Yayasan Danantara Indonesia Trust, Nuraini Razak mengatakan, kemitraan tersebut sejalan dengan fokus pembangunan di Indonesia. Contohnya, kesehatan ibu dan anak, akses terhadap pendidikan berkualitas, serta literasi budaya.

"Melalui kolaborasi ini, program-program tersebut akan menjadi fondasi DIT sebagai platform yang memobilisasi aksi kolektif, mendorong solusi berskala besar, dan menghadirkan dampak nyata di seluruh Indonesia," tandasnya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |