Warisan Emas Mohamed Salah: Deretan Trofi yang Mengukuhkan Status Legenda Liverpool

10 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Kepergian Mohamed Salah dari Liverpool pada akhir musim 2025/2026 menandai berakhirnya sebuah era. Selama hampir satu dekade, pemain asal Mesir itu menjadi simbol kejayaan The Reds di level domestik maupun Eropa.

Salah bukan hanya sekadar mesin gol. Ia adalah pemain yang mengubah arah sejarah klub. Kedatangannya pada 2017 langsung membawa dampak besar yang konsisten hingga musim terakhirnya.

Dalam periode tersebut, Liverpool bangkit dari masa paceklik trofi. Bersama Salah, mereka kembali menjadi kekuatan utama di Inggris dan Eropa. Peran sang winger sangat sentral dalam fase kebangkitan itu.

Kini, saat perpisahan semakin dekat, satu hal yang tak terbantahkan adalah warisan trofi yang ia tinggalkan. Deretan gelar tersebut menjadi bukti nyata kontribusi Salah bagi kejayaan Liverpool.

Trofi Mayor yang Dibawa Salah ke Anfield

Mohamed Salah berhasil mempersembahkan berbagai trofi mayor selama berseragam Liverpool. Ia menjadi bagian penting dalam generasi emas klub di era modern.

Total, Salah meraih delapan trofi besar bersama Liverpool. Koleksi ini mencakup kompetisi domestik hingga internasional, menunjukkan konsistensi performa di berbagai level.

Trofi tersebut meliputi satu Liga Champions, dua gelar Premier League, satu Piala FA, dua Piala Carabao, serta masing-masing satu Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub FIFA.

Capaian ini menegaskan bahwa Salah bukan hanya pemain hebat secara individu, tetapi juga sosok kunci dalam kesuksesan kolektif tim.

Momen Ikonik dalam Perjalanan Trofi Salah

Salah mencatat momen penting pada final Liga Champions 2018/2019. Ia mencetak gol di partai puncak melawan Tottenham, membantu Liverpool meraih gelar keenam mereka di kompetisi tersebut.

Musim berikutnya, kontribusinya kembali vital saat Liverpool meraih gelar Premier League 2019/2020. Gelar itu mengakhiri penantian panjang klub selama 30 tahun.

Pada musim 2024/2025, Salah kembali menunjukkan kelasnya. Ia tampil luar biasa dengan kontribusi gol dan assist yang membawa Liverpool kembali menjadi juara liga.

Selain itu, keberhasilannya menjuarai Piala FA dan Piala Carabao memperlihatkan dominasi Liverpool di kompetisi domestik selama masa keemasannya.

Lebih dari Sekadar Trofi: Warisan Sang Raja Mesir

Kontribusi Salah tidak hanya diukur dari trofi. Ia juga meninggalkan jejak sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah Liverpool.

Selama sembilan musim, Salah mencetak ratusan gol dan menjadi ikon global klub. Ia konsisten tampil sebagai pembeda dalam laga-laga besar.

Prestasi individunya juga tak kalah gemilang. Ia meraih beberapa penghargaan bergengsi, termasuk Sepatu Emas Premier League dan Pemain Terbaik PFA.

Dengan semua pencapaian itu, Mohamed Salah akan dikenang sebagai legenda sejati Liverpool. Warisannya akan terus hidup di Anfield, bahkan setelah ia pergi.

Sumber: SportsIlustrated

Ke Mana Mohamed Salah Berlabuh? 3 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Sang Raja Mesir

Read Entire Article
Bisnis | Football |