Swiss vs Kanada: Duel Sarat Kepentingan

5 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Swiss vs Kanada akan menjadi pertandingan penutup Grup B Piala Dunia 2026 yang sarat kepentingan. Duel ini berlangsung di BC Place, Vancouver, Kamis, 25 Juni 2026 pukul 02.00 WIB.

Kedua tim datang dengan modal kemenangan meyakinkan pada matchday kedua. Kanada menghancurkan Qatar 6-0, sedangkan Swiss menundukkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 4-1.

Hasil tersebut membuat Kanada memimpin klasemen sementara Grup B berkat keunggulan selisih gol. Swiss berada tepat di bawahnya dengan poin yang sama dan masih memiliki peluang besar untuk finis sebagai juara grup.

Swiss Ingin Akhiri Fase Grup di Posisi Teratas

Swiss hanya membutuhkan kemenangan untuk merebut posisi pertama Grup B. Tim asuhan Murat Yakin juga berpeluang melanjutkan tradisi lolos ke fase gugur untuk keempat kalinya secara beruntun.

Performa Swiss cukup konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir. Mereka tidak terkalahkan dalam lima laga di semua ajang dengan catatan pertahanan yang solid.

Dalam periode tersebut, Swiss belum pernah kebobolan pada babak pertama. Dua gol yang masuk ke gawang mereka di Piala Dunia 2026 seluruhnya terjadi pada masa injury time.

Catatan lain yang menguntungkan adalah performa pada laga terakhir fase grup. Swiss tidak pernah kalah dalam pertandingan penutup grup pada lima penampilan terakhir mereka di Piala Dunia.

Tim berjuluk A-Team ini juga memiliki rekor positif menghadapi wakil CONCACAF di ajang Piala Dunia. Sepanjang sejarah turnamen, mereka belum pernah menelan kekalahan dari tim asal kawasan tersebut.

Kanada Datang dengan Rekor Mengesankan

Kanada tampil luar biasa saat membantai Qatar dengan skor 6-0. Kemenangan itu menjadi kemenangan pertama mereka sepanjang sejarah partisipasi di Piala Dunia.

Tim asuhan Jesse Marsch juga mencatat rekor baru bagi negara CONCACAF. Enam gol yang dicetak menjadi jumlah terbanyak yang pernah dibukukan wakil kawasan tersebut dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Dominasi Kanada terlihat dari statistik permainan yang sangat agresif. Mereka mencatat 97 sentuhan di kotak penalti lawan, angka tertinggi dalam data pertandingan Piala Dunia sejak 1966.

Meski demikian, Marsch berpotensi berhati-hati dalam laga ini. Kapten sekaligus bintang utama mereka, Alphonso Davies, masih dalam pemulihan cedera hamstring dan bisa saja diistirahatkan.

Kanada memang belum meraih kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir melawan tim Eropa. Namun, mereka juga belum kalah dari wakil benua tersebut sejak takluk 0-4 dari Belanda pada laga persahabatan Juni 2024.

Menariknya, satu-satunya pertemuan Swiss vs Kanada terjadi pada 2002 di St. Gallen. Saat itu, Kanada keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1 dan kini berpeluang kembali mencatat hasil positif di panggung yang jauh lebih besar.

Sumber: Sports Mole

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Cristiano Ronaldo Juga Cetak Rekor di Piala Dunia 2026, Ogah Kalah dari Lionel Messi

Read Entire Article
Bisnis | Football |