Spanyol vs Tanjung Verde: Lamine Yamal Bisa Main Gak Sih?

3 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, memastikan bahwa Lamine Yamal berada dalam kondisi fisik yang sangat baik menjelang pertandingan melawan Tanjung Verde pada Senin (16/6) di Piala Dunia 2026.

La Furia Roja berpeluang mengambil alih puncak klasemen Grup H jika mampu meraih kemenangan atas Tanjung Verde. Namun, perhatian publik tertuju pada kondisi Yamal yang sempat diragukan tampil setelah mengalami cedera hamstring saat membela Barcelona pada April lalu.

Sejak mengalami cedera tersebut, pemain berusia 18 tahun itu belum kembali bermain, baik untuk klub maupun tim nasional. Kondisi itu sempat menimbulkan kekhawatiran bahwa dirinya akan melewatkan fase grup Piala Dunia.

Meski demikian, De la Fuente baru-baru ini memberikan kabar terkait kondiri terbaru Yamal. Ia menegaskan bahwa Yamal telah pulih dan siap memberikan kontribusi bagi tim. 

Yamal Bisa Main, Tapi Tidak Bisa Starter?

Dalam wawancaranya yang dikutip Goal International baru-baru ini, Luis De La Fuente membeberkan bahwa kondisi Yamal saat ini sudah 100% fit untuk tampil.

Namun ia menilai masih terlalu dini untuk memainkan winger Barcelona itu sebagai starter. Sehingga ia mungkin baru memberikan kesempatan kepada sang winger tampil sebagai pemain pengganti di laga ini.

"Lamine dalam kondisi prima, dan ia pulih di waktu yang tepat, namun ia tidak akan masuk dalam susunan pemain inti, dan kami akan melihat bagaimana jalannya pertandingan untuk mengevaluasi kontribusinya bagi tim."

Pilihan yang Bijak

Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara Euro 2024 dan menjadi salah satu favorit kuat untuk meraih gelar. Dalam peringkat FIFA, mereka hanya berada di bawah Argentina yang merupakan juara dunia edisi sebelumnya.

Di atas kertas, Tanjung Verde bukan lawan yang sepadan. Tim asal Afrika itu menempati peringkat ke-67 dunia dan baru pertama kali tampil di putaran final Piala Dunia sebagai negara merdeka.

Karena itu, Spanyol tetap difavoritkan untuk meraih kemenangan meski tanpa menurunkan Yamal sejak menit pertama. Dengan jadwal turnamen yang masih panjang, pengelolaan menit bermain sang pemain muda menjadi aspek yang sangat penting.

Menempatkan Yamal di bangku cadangan dan memberinya kesempatan bermain sebagai pemain penggant jadi pilihan yang lebih bijak. Langkah tersebut dapat membantu menjaga kebugarannya agar tetap tersedia hingga fase gugur.

Sumber: Goal International

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Timnas Tunisia Bakal Pecat Pelatih Kepalanya Buntut Kalah dari Swedia?

Read Entire Article
Bisnis | Football |