Skandal Medis Real Madrid: Salah Diagnosa Cedera Kylian Mbappe Picu Kemarahan dan Sorotan

10 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid tengah diterpa badai kritik. Bukan soal hasil di lapangan, melainkan skandal besar dari tim medis klub.

Kasus ini mencuat setelah dugaan kesalahan diagnosa cedera yang dialami Kylian Mbappe. Situasi tersebut langsung memicu perhatian luas.

Kesalahan yang terjadi bukan hal sepele. Tim medis disebut memeriksa bagian tubuh yang salah saat mendiagnosis cedera sang pemain.

Insiden ini semakin memperburuk citra tim medis Madrid. Apalagi, musim 2025/2026 juga diwarnai banyak kasus cedera pemain.

Kini, publik mulai mempertanyakan standar profesionalisme di balik penanganan medis klub sebesar Real Madrid.

Salah Diagnosa Fatal: Lutut Kiri Diabaikan

Kesalahan utama terjadi saat tim medis memeriksa kondisi Mbappe. Mereka justru mengevaluasi lutut kanan.

Padahal, keluhan utama Mbappe berada di lutut kiri. Kesalahan ini membuat diagnosa awal menjadi tidak akurat.

Akibatnya, Mbappe tetap dimainkan tanpa batasan. Keputusan ini berisiko memperparah kondisi cedera yang sebenarnya.

Situasi ini menjadi sorotan karena terjadi pada tahap paling dasar dalam proses medis, yakni identifikasi cedera.

Kemarahan Mbappe dan Dampak Besar bagi Madrid

Pihak Mbappe bereaksi keras atas insiden tersebut. Mereka menilai kesalahan ini tidak bisa diterima di level tertinggi sepak bola.

Kekecewaan muncul karena kondisi pemain bisa saja memburuk jika terus mengikuti rekomendasi medis yang keliru.

Mbappe bahkan memilih mencari opini kedua di Prancis. Langkah ini menunjukkan hilangnya kepercayaan terhadap tim medis klub.

Hingga kini, belum ada tindakan tegas dari manajemen Real Madrid. Namun, tekanan publik terus meningkat dan bisa memicu perubahan besar.

Sumber: RMC, Madrid Universal

Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Laga Debut John Herdman

Read Entire Article
Bisnis | Football |