Siapa Shakira dan Mengapa Ia Jadi Ikon Piala Dunia?

9 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 akan dibuka dengan penampilan spesial dari Shakira di Stadion Azteca, Mexico City, pada 11 Juni 2026. Penyanyi asal Kolombia itu akan membawakan lagu resmi turnamen berjudul Dai Dai bersama musisi Nigeria, Burna Boy.

Kehadiran Shakira menjadi perhatian karena hubungannya dengan Piala Dunia telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. Ia menjadi salah satu artis yang paling identik dengan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Penampilan terbaru ini sekaligus menambah daftar keterlibatan Shakira dalam kampanye musik FIFA. Tidak banyak musisi yang mendapat kesempatan tampil dalam beberapa edisi Piala Dunia yang berbeda.

Perjalanan Shakira Menjadi Ikon Piala Dunia

Shakira lahir dengan nama lengkap Shakira Isabel Mebarak Ripoll pada 1977 di Kolombia. Kariernya sebagai penyanyi, penulis lagu, penari, dan produser musik telah berlangsung lebih dari 30 tahun.

Ia dikenal lewat sejumlah lagu populer seperti Whenever, Wherever, Hips Don't Lie, She Wolf, La Tortura, dan Chantaje. Prestasinya mencakup empat Grammy Awards dan 15 Latin Grammy Awards.

Hubungan Shakira dengan Piala Dunia dimulai pada 2010 saat FIFA menunjuknya untuk membawakan lagu resmi turnamen di Afrika Selatan. Saat itu, ia berkolaborasi dengan grup Afro-fusion Afrika Selatan, Freshlyground, melalui lagu Waka Waka (This Time for Africa).

Lagu tersebut langsung menjadi fenomena global dan menduduki berbagai tangga lagu internasional. Shakira juga tampil pada upacara pembukaan dan penutupan turnamen sehingga lagu itu semakin melekat di ingatan penggemar sepak bola.

Hingga kini, Waka Waka masih dianggap sebagai salah satu lagu Piala Dunia paling ikonik sepanjang sejarah. Video musiknya yang menampilkan sejumlah bintang sepak bola dunia juga telah ditonton miliaran kali.

Kembali Hadir di Piala Dunia 2026

Kesuksesan Waka Waka membuat Shakira terus dikaitkan dengan FIFA. Pada Piala Dunia 2014 di Brasil, ia kembali hadir melalui lagu Dare (La La La) yang bertema sepak bola.

Kini, Shakira kembali dipercaya tampil pada pembukaan Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut memperkuat posisinya sebagai simbol budaya yang melekat dengan ajang sepak bola terbesar dunia.

Daya tarik Shakira terletak pada kemampuannya menjangkau berbagai budaya dan bahasa. Basis penggemarnya tersebar di Amerika Latin, Afrika, Eropa, Amerika Utara, hingga Timur Tengah.

Lagu terbaru Dai Dai diambil dari ungkapan bahasa Italia yang berarti "ayo" atau "mari kita mulai". Pesan itu dinilai selaras dengan semangat Piala Dunia yang mempertemukan tim dan suporter dari berbagai negara.

Penampilan Shakira juga akan melibatkan kelompok tari terkenal asal Uganda, Ghetto Kids. Para anggota grup tersebut mengaku antusias karena mendapat kesempatan tampil bersama salah satu bintang musik terbesar dunia dalam ajang olahraga yang ditonton miliaran orang.

Piala Dunia 2026 sendiri akan berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Dengan format peserta yang lebih besar dan pertandingan yang lebih banyak, turnamen ini diperkirakan menjadi salah satu edisi terbesar dalam sejarah sepak bola.

Sumber: The Star

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Setelah 60 Tahun, Waktunya Inggris Juara Piala Dunia Lagi!

Read Entire Article
Bisnis | Football |