Rafael Leao Pukul Wajah Lawan dan Terancam Hukuman Tambahan di Piala Dunia 2026

8 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Persiapan Timnas Portugal menuju Piala Dunia 2026 mendapat gangguan yang tidak diharapkan. Rafael Leao menjadi sorotan setelah terlibat insiden keributan yang berujung kartu merah dalam laga uji coba melawan Chile.

Pertandingan persahabatan yang digelar di Oeiras itu sejatinya menjadi kesempatan bagi Portugal untuk mematangkan persiapan menjelang turnamen. Namun, perhatian justru tertuju pada tindakan Leao yang kehilangan kendali emosi menjelang turun minum.

Bagi Leao, laga tersebut memiliki arti penting. Penyerang sayap berusia 27 tahun itu sedang berusaha menunjukkan kualitasnya di tengah spekulasi mengenai masa depannya bersama AC Milan.

Alih-alih meningkatkan nilai dan reputasinya, aksi yang dilakukan Leao justru berpotensi menimbulkan masalah baru. Bahkan, ada kemungkinan sanksi yang diterimanya tidak berhenti pada pertandingan persahabatan saja.

Keributan di Oeiras Berujung Kartu Merah

Insiden terjadi sesaat sebelum babak pertama berakhir ketika ketegangan muncul di antara pemain Portugal dan Chile. Awalnya, keributan melibatkan Joao Cancelo dan Faundez di tengah lapangan.

Situasi kemudian memanas saat Ivan Roman mencoba ikut campur dalam perselisihan tersebut. Leao yang berada di sekitar lokasi kejadian turut terlibat dan berusaha memisahkan para pemain yang sedang bersitegang.

Namun, situasi justru berkembang ke arah yang lebih buruk. Dalam keributan tersebut, Leao terlihat memukul wajah Roman sehingga memicu reaksi dari para pemain kedua tim.

Wasit akhirnya mengambil tindakan tegas dengan mengusir Leao dan Roman dari lapangan. Keputusan tersebut membuat Portugal harus menyelesaikan pertandingan tanpa salah satu pemain bintangnya.

Terancam Absen di Awal Piala Dunia?

Dalam kondisi normal, kartu merah yang diterima pada laga persahabatan biasanya hanya berlaku untuk pertandingan persahabatan berikutnya. Karena itu, pemain yang mendapat hukuman semacam itu umumnya tetap dapat tampil di turnamen resmi.

Situasi Leao dinilai berbeda karena kartu merah yang diterimanya berkaitan dengan tindakan yang masuk kategori kekerasan. Faktor tersebut membuka peluang bagi Komite Disiplin FIFA untuk melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap kasus tersebut.

Jika FIFA memutuskan memperluas sanksi, Leao berisiko melewatkan salah satu pertandingan awal Portugal di Piala Dunia 2026. Tentu saja, skenario tersebut akan menjadi kerugian besar bagi tim yang berstatus salah satu kandidat kuat juara.

Kasus serupa pernah menimpa penyerang Curacao, Jurgen Locadia, setelah menerima kartu merah karena tindakan serupa dalam laga persahabatan melawan Skotlandia. Namun, pada akhirnya hukuman yang diterima Locadia hanya berlaku satu pertandingan sehingga ia hanya absen pada laga pemanasan terakhir timnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Klasemen Moto3 2026: Terpuruk di Hungaria, Veda Ega Pratama Anjlok 3 Tingkat

Read Entire Article
Bisnis | Football |