PSG Sering Bikin Klub Inggris Patah Hati, Arsenal Terancam Menangis 2 Kali

4 hours ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Paris Saint-Germain (PSG) bertemu Arsenal pada final Liga Champions 2025/2026 di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.

Ini adalah pertemuan ketiga mereka dalam dua musim terakhir. PSG mengungguli Arsenal dengan agregat 3-1 (1-0, 2-1) pada pertemuan semifinal 2024/2025.

Hasil tersebut berada di tengah tren positif PSG atas klub Inggris. Pasukan Luis Enrique tercatat memenangkan lima duel babak gugur melawan wakil Premier League.

Sebelum Arsenal, PSG menyisihkan Liverpool (0-1, 1-0) lewat adu penalti 4-1 dan menyisihkan Aston Villa 5-4 (3-1, 2-3). Setelahnya PSG membungkam Chelsea 8-2 (5-2, 3-0) dan Liverpool 4-0 (2-0, 2-0) pada musim ini.

Berbekal performa ini, Les Parisiens boleh percaya diri bakal kembali tertawa atas penderitaan klub Liga Inggris akhir pekan mendatang.

Duel Klub Ibu Kota Eropa

Berbagai statistik unik muncul seiring sukses kedua tim melaju ke pertandingan pamungkas. Laga nanti bakal mempertemukan klub Prancis dan Inggris untuk kali pertama di final kompetisi Eropa.

Selain itu, rekor juga menyebut final Liga Champions 2025/2026 hanya menjadi kali keempat wakil ibu kota berduel di partai puncak.

Tiga kesempatan sebelumnya hadir ketika kompetisi masih bernama Piala Champions. SL Benfica (Lisabon, Portugal) bersua Real Madrid (Madrid, Spanyol) pada partai puncak 1961/1962.

Bertemu di Olympic Stadium, Amsterdam, Belanda, Benfica keluar sebagai pemenang lewat skor 5-3. Hattrick Ferenc Puskas tidak cukup bagi Los Blancos yang mesti mengakui keunggulan Eusebio dan kawan-kawan

Real Madrid Selanjutnya Tertawa

Duel klub ibu kota kembali hadir empat tahun berselang. Real Madrid kembali jadi bagian. Kali ini mereka bersua FK Partizan (Beograd, Yugoslavia).

Los Blancos tidak mau kembali menanggung malu pada pertandingan di Heysel Stadium, Brussels, Belgia. Mereka berjaya 2-1 untuk merebut gelar keenam sepanjang sejarah.

Sebelum PSG vs Arsenal, kali terakhir klub ibu kota bertarung pada final kompetisi berlangsung untuk edisi 1970/1971 di Wembley, London, Inggris. Ajax (Amsterdam, Belanda) meladeni Panathinaikos (Athena, Yunani). Dipimpin Johan Cruyff, Ajax merebut gelar pertama lewat kemenangan 2-0 yang kemudian mengawali dominasi mereka.

Ambisi Besar Takefusa Kubo Bersama Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 di Saat Mitoma Absen

Read Entire Article
Bisnis | Football |