Prediksi Pantai Gading vs Ekuador: Modal Mendampingi Jerman

3 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Duel Pantai Gading dan Ekuador di Lincoln Financial Field diprediksi menjadi salah satu pertandingan pembuka yang paling menonjol di Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026) pukul 06.00 WIB.

Kedua tim akan berjuang memperebutkan poin krusial di Grup E, yang juga dihuni oleh Jerman sebagai tim unggulan.

Meskipun Jerman diyakini akan memuncaki klasemen, baik juara Afrika tiga kali, Pantai Gading, maupun La Tri dari Ekuador, memiliki ambisi besar untuk melangkah jauh. Pertandingan ini berpotensi menjadi penentu arah bagi kedua tim dalam turnamen.

Romain Lantheaume dari Afrik-Foot menyoroti bahwa tekanan dan intensitas fisik yang mampu diberikan Ekuador merupakan tantangan nyata bagi Pantai Gading. Ia menambahkan, tugas ini terasa berat mengingat Ekuador lebih berpengalaman dalam pertandingan berprofil tinggi, bahkan mampu menyulitkan Maroko pada Maret lalu dengan hasil imbang 1-1.

Kembalinya Pantai Gading ke Panggung Dunia

Pertandingan ini menandai kembalinya Pantai Gading ke panggung global setelah absen lebih dari satu dekade. Kekalahan dari Yunani pada Juni 2014 menjadi penampilan terakhir mereka di putaran final global, dan The Elephants kemudian melewatkan Piala Dunia 2018 di Rusia serta turnamen 2022 di Qatar.

Sepanjang sejarah partisipasi mereka, Pantai Gading belum pernah melampaui babak penyisihan grup. Mereka kerap tersingkir meskipun berhasil meraih satu kemenangan di setiap penampilan sebelumnya dalam format 32 tim. Namun, skuad saat ini datang ke Piala Dunia 2026 dengan kesadaran penuh bahwa kemajuan sangat mungkin dicapai, terutama sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Pantai Gading, yang merupakan juara Afrika 2024, baru saja menjalani kampanye AFCON yang beragam, di mana mereka harus merelakan gelar di perempat final. Meski demikian, kemenangan dalam pertandingan pemanasan melawan Korea Selatan, Skotlandia, dan terutama Prancis, telah memberikan optimisme baru bagi para penggemar. Dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, Pantai Gading mencatatkan empat kemenangan dan satu kekalahan.

Kekuatan Bertahan Ekuador dan Tantangan Serangan

Ekuador datang ke turnamen ini dengan rekor impresif, tidak terkalahkan dalam 19 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Kekalahan terakhir La Tri terjadi dua tahun lalu saat menghadapi Brasil dengan skor 1-0, yang juga merupakan pertandingan pertama Sebastian Beccacece sebagai pelatih.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Fondasi dari 19 pertandingan tak terkalahkan La Seleccion adalah lini belakang yang tangguh, terbukti dengan 13 clean sheet selama periode tersebut. Meskipun demikian, tim yang rata-rata hanya mencetak satu gol per pertandingan ini mungkin perlu meningkatkan fluiditas serangan untuk mengubah hasil imbang menjadi kemenangan, mengingat hanya delapan dari 20 pertandingan tersebut yang berakhir dengan kemenangan. Pendekatan pragmatis Ekuador diharapkan dapat memberikan keuntungan dalam turnamen, namun gol harus datang dari berbagai sumber jika La Tri ingin memiliki ketajaman yang signifikan. Dalam enam pertandingan terakhirnya, Ekuador mencatatkan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.

Read Entire Article
Bisnis | Football |