Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Laga Pembuka Ikonik Piala Dunia

4 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 akan dibuka dengan pertandingan Grup A antara tuan rumah Meksiko dan Afrika Selatan di Estadio Azteca, Mexico City Jumat (12/6/2026) pukul 02.00 WIB. 

Pertemuan ini membawa kembali memori Piala Dunia 2010 di Johannesburg, ketika gol ikonik Siphiwe Tshabalala untuk Afrika Selatan dibatalkan oleh Rafael Marquez, yang berakhir dengan skor imbang 1-1.

Meksiko sendiri mencetak sejarah sebagai negara pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia pria sebanyak tiga kali, setelah edisi 1970 dan 1986, serta edisi 2026 bersama Amerika Serikat dan Kanada. Tuan rumah lainnya, Kanada dan Amerika Serikat, akan langsung tampil pada hari berikutnya.

El Tri menjadi favorit kuat untuk mengalahkan Afrika Selatan pada laga pembuka ini. Sebuah prediksi superkomputer menunjukkan peluang kemenangan Meksiko mencapai 63,6 persen, sementara hasil imbang berada di angka 21,1 persen.

Dengan Meksiko diuntungkan status tuan rumah dan dukungan penuh publik sendiri, Afrika Selatan diperkirakan hanya memiliki peluang sekitar 13,3 persen untuk mencuri kemenangan di Stadion Azteca. 

Perjalanan Meksiko Menuju Piala Dunia Ketiga

Meksiko telah mengukir sejarah sebagai negara pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia pria sebanyak tiga kali, setelah edisi 1970 dan 1986. Untuk edisi 2026, mereka menjadi tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada. Javier Aguirre akan memimpin El Tri untuk Piala Dunia ketiganya dalam tiga periode terpisah sebagai pelatih. Pelatih berusia 67 tahun yang ditunjuk pada tahun 2024 ini mewarisi tim yang berambisi menebus kegagalan di Qatar 2022, di mana mereka gagal mencapai babak gugur untuk pertama kalinya sejak 1978.

Berada di peringkat ke-14 dunia oleh FIFA, Meksiko tidak perlu melalui kualifikasi CONCACAF karena statusnya sebagai tuan rumah bersama. Setelah memenangkan CONCACAF Nations League dan Gold Cup pada Juli tahun lalu, performa mereka sempat menurun, gagal memenangkan enam pertandingan persahabatan terakhir tahun 2025 dengan empat seri dan dua kekalahan.

Namun, performa El Tri membaik tahun ini, menahan imbang Portugal dan Belgia, serta meraih tiga kemenangan beruntun melawan Ghana, Australia, dan Serbia. Mereka bahkan menghancurkan Serbia 5-1 di Toluca Jumat lalu. Meksiko tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan pembuka Piala Dunia terakhir mereka sejak 1994, dengan lima kemenangan dan dua hasil imbang. Mereka akan didukung oleh 83.000 penonton yang memenuhi stadion pada Kamis malam. Setelah menghadapi Afrika Selatan, Meksiko akan melawan Korea Selatan dan Republik Ceko.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Afrika Selatan kembali ke Piala Dunia untuk penampilan keempat, menandai partisipasi pertama sejak menjadi tuan rumah 16 tahun lalu. Kembalinya mereka mengakhiri penantian panjang setelah tiga kali gagal lolos berturut-turut untuk edisi 2014, 2018, dan 2022. Mereka berhasil lolos setelah kemenangan 3-0 di babak final kualifikasi atas Rwanda, ditambah dengan kemenangan Nigeria 4-0 atas pemimpin grup Benin. Afrika Selatan mengamankan posisi teratas dengan 18 poin dari 10 pertandingan (lima kemenangan, tiga seri, dua kekalahan), meskipun sempat dikurangi tiga poin karena menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat dalam kemenangan kandang mereka atas Lesotho. Di bawah asuhan pelatih asal Belgia, Hugo Broos, sejak tahun 2021, Afrika Selatan memasuki turnamen sebagai negara Afrika dengan peringkat ke-11 tertinggi dan peringkat ke-60 secara keseluruhan dalam peringkat FIFA. Sejak mencapai babak 16 besar Piala Afrika di awal tahun, mereka mengalami empat pertandingan persahabatan tanpa kemenangan. Mereka mencatat satu hasil imbang dan satu kekalahan melawan Panama selama jeda internasional Maret, sebelum ditahan imbang tanpa gol oleh Nikaragua pada akhir Mei. Meskipun banyak aplikasi online mengkreditkan kemenangan 1-0 atas Jamaika Sabtu lalu, delapan jam setelah pertandingan tertutup itu dikonfirmasi bahwa hasilnya adalah imbang 1-1. Broos sendiri mengakui bahwa performa timnya jauh dari harapan dan berjanji akan melakukan analisis mendalam tentang “apa yang sebenarnya salah”. Afrika Selatan mengejar kemenangan pertama mereka atas Meksiko sejak kemenangan 2-1 di CONCACAF Gold Cup pada Juli 2005.

Read Entire Article
Bisnis | Football |