Prediksi Irak vs Norwegia: Akhir Penantian Panjang di Boston

7 hours ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Irak dan Norwegia memulai kampanye Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Rabu (17/6/2026) pukul 05.00 WIB. Bagi kedua negara, pertandingan ini menandai kembalinya mereka ke panggung sepak bola global setelah penantian panjang.

Pertemuan perdana antara kedua negara ini akan menjadi laga penting di Grup I. Kedua tim akan berupaya mengejar ketertinggalan poin, mengingat Prancis dan Senegal telah lebih dulu bertanding sehari sebelumnya. Norwegia, yang saat ini berada di peringkat 31 FIFA, memiliki keunggulan 26 posisi dari Irak.

Tim berjuluk Landslaget, Norwegia, berhasil lolos ke turnamen dengan rekor kualifikasi yang sempurna, sementara Irak harus melalui jalur yang lebih berliku, termasuk pergantian pelatih di tengah jalan. Kedua tim akan berusaha untuk tidak tertinggal terlalu jauh di awal fase grup.

Perjalanan Berliku Irak Menuju Piala Dunia

Kelolosan Irak ke Piala Dunia 2026 tidak berjalan mulus. Badan pengatur sepak bola Irak bahkan sempat memecat pelatih Jesus Casas pada Maret 2025, menyusul kekalahan dari Palestina. Situasi ini sempat menimbulkan kekhawatiran akan tersingkirnya Irak dari kualifikasi AFC.

Dua bulan kemudian, Graham Arnold dari Australia ditunjuk sebagai pengganti. Ia berhasil membimbing skuad berjuluk Usood al-Rafidayn melewati babak ketiga, keempat, dan kelima kualifikasi AFC, hingga melaju ke babak play-off antarkonfederasi. Kemenangan 2-1 atas Bolivia di babak ini pada Maret lalu memastikan Irak tampil kembali di Piala Dunia, yang merupakan penampilan kedua mereka sepanjang sejarah turnamen.

Sebelumnya, pada Piala Dunia 1986, Irak gagal meraih poin dari tiga pertandingan grup, kalah dari Paraguay, Belgia, dan Meksiko, serta hanya mencetak satu gol. Menjelang turnamen di Amerika Utara, Irak telah melakoni tiga laga persahabatan: mengalahkan Andorra 1-0 pada Mei, bermain imbang 1-1 dengan Spanyol pada 4 Juni, dan kalah 0-2 dari Venezuela empat hari kemudian.

Sejak November 2022, Irak tercatat hanya menghadapi delapan tim di luar Asia, dengan catatan dua kemenangan dan empat kekalahan dari pertandingan-pertandingan tersebut. Secara keseluruhan, performa Irak dalam enam laga terakhir menunjukkan catatan tiga kekalahan, dua kemenangan, dan satu hasil imbang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Norwegia menunjukkan performa impresif selama kampanye kualifikasi mereka, berhasil mengumpulkan semua 24 poin yang tersedia. Tim asuhan pelatih Stale Solbakken tampil sangat dominan di grup kualifikasi, mencetak 37 gol dan hanya kebobolan lima gol. Penampilan terakhir Norwegia di putaran final Piala Dunia adalah pada edisi 1998 di Prancis, di mana mereka berhasil lolos dari fase grup namun terhenti di babak 16 besar setelah kalah 0-1 dari Italia. Sejak kualifikasi berakhir, Landslaget mencatat hasil beragam dalam empat pertandingan persahabatan, termasuk kekalahan 1-2 dari Belanda, hasil imbang melawan Maroko dan Swiss, serta kemenangan 3-1 atas Swedia. Terakhir kali Norwegia menghadapi tim dari AFC pada September 2023, saat mereka mengalahkan Yordania dengan skor telak 6-0. Adapun performa Norwegia dalam enam laga terakhir menunjukkan catatan tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.

Read Entire Article
Bisnis | Football |