Prediksi Ekuador vs Curacao: Pertarungan Hidup Mati di Grup E

9 hours ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Putaran kedua Grup E Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Ekuador dan Curacao dalam duel yang krusial. Kedua tim sama-sama menelan kekalahan di laga pembuka, menjadikan pertemuan ini sebagai kesempatan vital untuk meraih poin perdana di turnamen.

Bagi Ekuador, laga ini adalah merupakan kans ideal untuk merebut tiga angka. Sementara Curacao menghadapi ujian bertahan hidup dalam debut mereka di panggung dunia.

Ekuador harus mengakui keunggulan Pantai Gading dengan skor tipis 1-0 pada Matchday 1, sebuah kekalahan yang mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka selama dua tahun. Sementara itu, Curacao, yang baru pertama kali tampil di Piala Dunia, harus takluk 7-1 dari juara dunia empat kali, Jerman.

Laga penentu ini akan digelar Minggu (21/6/2026) pukul 07.00 WIB di Kansas City Stadium.

Ekuador Bertekad Putus Tren Negatif dan Amankan Asa Lolos

Kekalahan 1-0 dari Pantai Gading merupakan pukulan telak bagi Ekuador, mengakhiri catatan 19 pertandingan tak terkalahkan mereka yang impresif, termasuk 13 clean sheet. Gol Amad Diallo di menit-menit akhir menjadi penyebab kekalahan pertama tim asuhan Sebastian Beccacece dalam dua tahun terakhir. Ekuador berisiko mengakhiri babak penyisihan grup hanya dengan tiga poin jika mereka kalah dalam pertandingan terakhir mereka melawan Jerman.

Ketergantungan Ekuador pada penyerang veteran Enner Valencia, yang berusia 36 tahun, sangat terlihat. Meskipun kebugarannya sempat diragukan sebelum menghadapi Pantai Gading, Valencia tetap bermain penuh 90 menit dalam kekalahan tersebut. Tidak ada pemain Ekuador lain yang mampu mencetak dua digit gol, menyoroti pentingnya kontribusi Valencia di lini serang.

Untuk pertandingan ini, Ekuador diperkirakan akan bermain dengan formasi 4-4-2. Hernan Galindez akan menjaga gawang, dengan Alan Franco, Willian Pacho, Joel Ordonez, dan Piero Hincapie mengisi lini pertahanan. Moises Caicedo, yang merupakan sosok kunci di lini tengah, diharapkan menjadi jangkar bersama Pedro Vite, sementara John Yeboah dan Gonzalo Plata akan menyokong dari sayap.

Pervis Estupinan berpeluang kembali bermain sebagai wing-back menggantikan Pedro Vite, dan Hincapie diharapkan tetap di lini belakang meski sedang memulihkan cedera otot.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Bagi Curacao, penampilan di Piala Dunia 2026 adalah debut bersejarah. Meskipun menelan kekalahan telak 7-1 dari Jerman, tim asuhan Dick Advocaat menunjukkan perlawanan yang patut diacungi jempol dengan mampu menahan juara dunia itu selama 38 menit sebelum kebobohan dua gol jelang jeda. Livano Comenencia mencetak gol pertama Curacao di Piala Dunia dalam pertandingan melawan Jerman, yang juga merupakan gol ketiganya untuk tim nasional, dan diperkirakan akan kembali menjadi starter. Pelatih Advocaat tidak menghadapi masalah cedera serius dari laga sebelumnya, sehingga memiliki skuad yang sehat untuk pertandingan krusial ini. Curacao diperkirakan akan bermain dengan formasi 4-3-3. Eloy Room akan berada di bawah mistar gawang, dilindungi oleh Sherel Floranus, Riechedly Bazoer, Armando Obispo, dan Deveron Fonville di lini belakang. Kapten Leandro Bacuna, yang telah mencetak 16 gol untuk tim nasional, akan menjadi pusat di lini tengah bersama Tahith Chong, sementara Juninho Bacuna (14 gol) dan Jurgen Locadia diharapkan menjadi ujung tombak serangan utama. Advocaat diperkirakan akan tetap mempercayai inti tim berpengalaman yang berhasil membawa mereka lolos kualifikasi.

Read Entire Article
Bisnis | Football |