Prediksi Brasil vs Haiti: Berburu Kemenangan Perdana Piala Dunia 2026 di Philadelphia

12 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Brasil akan berupaya keras meraih kemenangan perdana di ajang Piala Dunia 2026 saat menghadapi Haiti. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Sabtu (20/6/2026) pukul 07.30 WIB.

Skuad asuhan Carlo Ancelotti saat ini menduduki posisi ketiga di Grup C. Mereka memiliki poin yang sama dengan Maroko yang berada di peringkat kedua, dan terpaut dua poin dari Skotlandia yang memimpin grup. Sementara itu, Haiti menempati dasar klasemen dengan nol poin menjelang pertandingan kedua mereka.

Brasil, yang dianggap sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026, dituntut untuk menunjukkan peningkatan performa signifikan. Kemenangan di laga ini sangat penting untuk menjaga asa mereka melaju ke babak selanjutnya, mengingat Haiti diprediksi akan menjadi lawan yang sulit untuk ditaklukkan.

Tantangan Awal Brasil di Piala Dunia 2026

Pada pertandingan pembuka, Brasil tidak tampil dalam performa terbaik saat melawan Maroko. Namun, gol spektakuler dari Vinicius Junior berhasil menyelamatkan tim Ancelotti dan mengamankan satu poin. Hasil imbang tersebut menempatkan Amarelinha di posisi ketiga Grup C.

Meskipun memiliki lima gelar Piala Dunia, terakhir diraih pada tahun 2002, Brasil belum berhasil melaju melewati babak perempat final sejak edisi 2014. Tim Ancelotti akan menyelesaikan fase grup mereka dengan menghadapi Skotlandia pada 24 Juni mendatang.

Kekalahan dari Haiti akan membuat posisi Brasil semakin sulit, mengharuskan mereka meraih hasil positif di pertandingan terakhir untuk bisa melaju ke babak selanjutnya.

Optimisme Haiti di Tengah Status Underdog

Haiti menunjukkan banyak momen positif dalam pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 melawan Skotlandia, meskipun akhirnya harus menelan kekalahan tipis 1-0 akibat gol John McGinn di babak pertama. Jika Haiti kalah dari Brasil dan Maroko berhasil mengalahkan Skotlandia, mereka akan langsung tersingkir dari Piala Dunia karena tidak mungkin lagi finis di posisi ketiga.

The Grenadiers pernah tampil di Piala Dunia pada tahun 1974, di mana mereka kalah dalam ketiga pertandingan yang dimainkan. Oleh karena itu, meraih satu poin saja di fase grup ini akan menjadi catatan sejarah bagi Haiti.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Pelatih Sebastien Migne menyadari bahwa timnya akan menghadapi Brasil sebagai tim yang sangat tidak diunggulkan. Namun, penampilan mereka melawan Skotlandia telah meningkatkan kepercayaan diri skuadnya secara signifikan. Para pelatih lokal di Haiti, seperti Jean Eddy Theagene, mengaku optimistis timnya mampu memberikan kejutan. Theagene bahkan menilai duel melawan Brasil sebagai pertandingan '50 banding 50', menyoroti generasi pemain Haiti yang kini lebih berkualitas dan bermain di klub-klub Eropa seperti Sunderland dan Wolverhampton. Menurutnya, pengalaman internasional para pemain ini membuat Haiti tidak lagi gentar menghadapi tim-tim besar. Solidaritas dan kekompakan tim juga menjadi modal utama Haiti.

Read Entire Article
Bisnis | Football |