Piala Dunia 2026: Meski Menang, Meksiko Sebut Korea Selatan Sangat Merepotkan

6 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Meksiko menjadi tim pertama yang memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kepastian itu didapat setelah El Tri mengalahkan Korea Selatan dengan skor tipis 1-0 pada matchday kedua Grup A, Jumat (19/6) pagi WIB.

Bermain di Guadalajara Stadium, Meksiko harus bekerja keras untuk mengamankan tiga poin. Gol tunggal Luis Romo pada menit ke-50 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan minim peluang bersih.

Kemenangan tersebut membuat tim asuhan Javier Aguirre mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Sebelumnya, Meksiko juga meraih kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan pada laga pembuka Grup A.

Meski sukses mengamankan tiket ke fase gugur, Aguirre tidak melihat pertandingan melawan Korea Selatan sebagai laga yang mudah. Pelatih berpengalaman itu bahkan menilai lawannya mampu memberikan tekanan yang membuat Meksiko kesulitan mengembangkan permainan.

Gol Romo Lahir dari Momen yang Menentukan

Pertandingan berlangsung dengan tempo yang tidak terlalu tinggi pada babak pertama. Kedua tim tampil disiplin sehingga peluang berbahaya sangat jarang tercipta.

Meksiko baru mampu meningkatkan ancaman setelah jeda. Jesus Gallardo lebih dulu memberikan peringatan lewat tembakan rendah ke sisi gawang pada awal babak kedua sebelum momen penting akhirnya tiba.

Gol kemenangan lahir pada menit ke-50 ketika Luis Romo memanfaatkan kesalahan komunikasi antara Kim Seunggyu dan Lee Gihyuk. Romo dengan sigap menyodok bola ke gawang yang kosong dan membawa publik tuan rumah bersorak.

Keunggulan tersebut membuat Meksiko bermain lebih tenang dalam mengontrol jalannya pertandingan. Namun, Korea Selatan tetap mampu memberikan ancaman hingga menit-menit akhir laga.

Aguirre Akui Korea Selatan Sulit Ditaklukkan

Meski menang dan lolos ke babak berikutnya, Javier Aguirre tidak larut dalam euforia. Ia menilai pertandingan berlangsung sangat seimbang dan ditentukan oleh satu kesalahan yang berhasil dimanfaatkan timnya.

Menurut Aguirre, Korea Selatan tampil disiplin dan mampu menutup ruang gerak para pemain Meksiko. Situasi itu membuat El Tri tidak mendapatkan banyak kesempatan untuk menciptakan peluang berbahaya.

“Pertandingan itu sulit. Kami sangat mengenal mereka. Mereka memberi kami banyak tekanan. Mereka tidak memberi kami ruang, dan kami pun demikian," ucap Javier Aguirre.

"Pada akhirnya, rasanya satu kesalahan akan selalu membuat perbedaan, entah menang atau kalah. Itu bukan pertandingan yang bagus, dan lawan tidak memberi kami banyak kesempatan," tegas Javier Aguirre.

Sumber: FIFA

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Prediksi Skotlandia vs Maroko: Bidik Sejarah Lolos Fase Grup

Read Entire Article
Bisnis | Football |