Piala Dunia 2026: Ini Rahasia di Balik Kemenangan Telak Swiss Lawan Bosnia dan Herzegovina

6 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Swiss meraih kemenangan penting dengan skor 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina pada matchday kedua Grup B Piala Dunia 2026, Jumat (19/6) dini hari WIB. Hasil ini menjadi respons sempurna setelah mereka hanya bermain imbang 1-1 melawan Qatar pada laga pembuka.

Kemenangan tersebut membuat peluang Swiss untuk lolos ke fase gugur tetap terbuka lebar. Tambahan tiga poin juga mengangkat kepercayaan diri tim menjelang laga penentuan melawan Kanada.

Meski skor akhir terlihat meyakinkan, Swiss tidak langsung mampu mematahkan perlawanan Bosnia. Tim asuhan Murat Yakin harus menunggu momentum yang tepat sebelum akhirnya mengambil kendali penuh pertandingan.

Keberhasilan itu membuat Yakin mendapat banyak pujian atas keputusan taktis yang diambilnya sepanjang laga. Sang pelatih mengungkap bahwa perubahan strategi dan pemanfaatan pemain pengganti menjadi faktor penting di balik kemenangan tersebut.

Murat Yakin Sengaja Menunggu Waktu yang Tepat

Swiss tampil dominan dalam penguasaan bola dan penciptaan peluang sejak awal pertandingan. Namun, Bosnia mampu bertahan dengan disiplin sehingga membuat Swiss kesulitan menciptakan perbedaan pada fase awal laga.

Yakin mengaku timnya tidak terburu-buru melakukan perubahan. Pelatih berusia 51 tahun itu memilih menunggu momen yang dianggap paling efektif untuk mengubah arah pertandingan.

"Sangat penting untuk mengerahkan seluruh energi di lapangan hari ini dan menemukan solusi," buka Murat Yakin.

"Kami perlu bersabar dan kami memilih untuk menunggu hingga jeda minum untuk melakukan perubahan taktik, sehingga lawan tidak memiliki kesempatan untuk bereaksi," ucap Murat Yakin.

Pemain Cepat Jadi Senjata Mematikan Swiss

Keputusan Yakin terbukti berjalan sempurna setelah Swiss memasukkan sejumlah pemain dengan karakter berbeda. Kehadiran para pemain segar membuat tempo serangan Swiss meningkat dan mulai merepotkan pertahanan Bosnia.

Johan Manzambi menjadi sosok yang paling mencuri perhatian dalam skenario tersebut. Pemain muda Freiburg itu mencetak dua gol setelah masuk dari bangku cadangan, termasuk gol pertamanya yang lahir hanya dua menit setelah diturunkan.

Selain Manzambi, pemain pengganti lainnya juga memberikan kontribusi besar dalam menjaga intensitas permainan Swiss. Kedalaman skuad menjadi salah satu keunggulan yang berhasil dimanfaatkan secara maksimal oleh Yakin.

"Kami menurunkan pemain-pemain cepat dan setelah lawan sudah banyak berlari, kami mendapatkan ruang, dan kami mampu memenangkan pertandingan dengan meyakinkan," tegas Murat Yakin.

Sumber: FIFA

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Meksiko vs Korea Selatan: Cho Gue-sung Sesali Peluang Emas yang Terbuang

Read Entire Article
Bisnis | Football |