Persib Bandung Tiba-Tiba Masuk Daftar Banned FIFA, Ini Penyebabnya

8 hours ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Persib Bandung menerima kabar tak sedap dari FIFA. Klub yang baru saja hattrick juara Indonesia itu masuk dalam FIFA Registration Ban List atau daftar larangan untuk mendaftarkan pemain baru.

Tercantumnya nama Persib Bandung dalam daftar tersebut ada dalam laman resmi FIFA. Tertulis bahwa sanksi itu mulai berlaku sejak Jumat (29/5/2026).

Namun, FIFA tidak menyebutkan pelanggaran apa yang dilakukan oleh Persib Bandung sampai nama klub masuk dalam FIFA Registration Bans. Tapi biasanya hal itu terjadi karena terdapat pelanggaran seperti sengketa keuangan atau pelanggaran regulasi.

Hukuman kepada Persib Bandung itu terulis 'Until Lifted', yang berarti tanpa batas waktu tertentu. Sanksi baru akan hilang jika pihak terlapor meminta pencabutan kepada FIFA. 

Dengan demikian, Persib dapat dipastikan tidak bisa mendaftarkan pemain baru untuk kompetisi musim baru 2026/2027 sampai hukuman itu dicabut.

Respons Manajemen Persib

Manajemen Persib Bandung langsung bergerak cepat menyikapi kemunculan nama klub kebanggaan Bobotoh tersebut dalam daftar larangan untuk mendaftarkan pemain baru. Mereka mencari tahu sumber masalah dari sanksi tersebut.

"Menanggapi informasi mengenai status larangan registrasi pemain baru (transfer ban) dari FIFA yang saat ini beredar di publik, kami ingin menyampaikan bahwa Persib telah mengetahui dan mengikuti proses terkait perkara ini sejak awal," kata Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat.

"Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada tahun 2023," tambahnya dalam keterangan resmi klub.

Bukan Tunggakan Gaji

Adhitia kemudian dengan tegas membantah bahwa hukuman itu diterima Persib karena ada polemik tunggakan gaji. Ia menegaskan manajemen Pangeran Biru berupaya untuk memenuhi kewajiban dan hak pemain.

"Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak," jelas Adhitia.

"Sebagai klub yang berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik, PERSIB senantiasa berupaya memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta menjalankan setiap proses sesuai regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional. Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub," tambahnya.

Langsung Menindaklanjuti

Lebih jauh, Adhitia mengatakan manajemen Persib akan langsung mengambil tindakan terkait masalah ini. Mereka bakal menyelesaikan segala permasalahan yang ada sehingga sanksi itu bisa dicabut.

"Saat ini, kami sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan," ucapnya.

"Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut sebagaimana ketentuan yang berlaku," imbuh Adhitia.

Luis Enrique Yakin PSG Bisa Pertahankan Gelar Liga Champions

Read Entire Article
Bisnis | Football |