Perjuangan Florian Wirtz di Liverpool: Sempat Mandek, Kini Bangkit Berkat Dukungan Nagelsmann

3 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Gelandang muda Jerman, Florian Wirtz, akhirnya buka suara soal masa-masa sulit yang ia alami di awal kariernya bersama Liverpool. Didatangkan dengan ekspektasi tinggi, Wirtz sempat kesulitan memenuhi harapan sebelum perlahan menemukan performa terbaiknya.

Pemain berusia 22 tahun itu bergabung dari Bayer Leverkusen dengan nilai transfer fantastis mencapai 116 juta pounds. Label mahal tersebut membuat sorotan langsung tertuju kepadanya, terlebih setelah ia tampil impresif di Bundesliga dengan catatan 16 gol dan 15 assist dalam 45 pertandingan musim lalu.

Namun, realitas di Inggris tidak berjalan mulus. Di bawah arahan pelatih Arne Slot, Wirtz justru kesulitan beradaptasi pada awal musim. Ia bahkan gagal mencatatkan gol maupun assist dalam 12 laga pertamanya di Premier League, memicu kritik dari berbagai pihak seiring meredupnya performa Liverpool dalam perburuan gelar.

Dukungan Nagelsmann

Di tengah tekanan tersebut, peran pelatih tim nasional Jerman, Julian Nagelsmann, menjadi sangat penting. Wirtz mengungkapkan bahwa komunikasi intens dengan Nagelsmann membantunya melewati periode sulit itu.

“Dia selalu mendukung saya selama fase sulit setelah pindah ke Liverpool. Dia selalu terbuka untuk mendengarkan, memberi saran, dan meyakinkan saya,” ujar Wirtz dalam wawancara di acara televisi Jerman.

Menurutnya, fase sulit tersebut justru menjadi titik balik dalam perkembangan kariernya. Ia belajar menghadapi tekanan, beradaptasi dengan gaya bermain yang lebih fisikal, serta meningkatkan kemampuannya dalam menjaga bola.

“Tidak mudah, tapi pengalaman seperti ini membuat saya lebih kuat. Saya harus belajar bertahan, beradaptasi, dan berkembang,” tambahnya.

Kebangkitan Wirtz

Seiring berjalannya waktu, performa Wirtz mulai menunjukkan peningkatan. Hingga kini, ia telah mengoleksi enam gol dan sembilan assist dari 40 penampilan di semua kompetisi bersama Liverpool.

Tak hanya di level klub, Wirtz juga tampil gemilang bersama timnas Jerman. Ia mencetak dua gol dan dua assist saat membantu timnya menang dramatis 4-3 atas Swiss, mempertegas perannya sebagai salah satu pilar penting skuad asuhan Nagelsmann menuju Piala Dunia 2026.

Wirtz menegaskan bahwa kunci kebangkitannya adalah kepercayaan diri. Ia terus meyakinkan dirinya bahwa kualitas yang ia tunjukkan di Jerman tidak mungkin hilang begitu saja.

“Saya terus percaya pada diri sendiri. Saya bilang ke diri saya, ‘Anda bermain sangat baik di Jerman, tidak mungkin tiba-tiba lupa cara bermain sepak bola’,” ungkapnya.

Kini, Wirtz kembali fokus membantu Liverpool menghadapi jadwal padat. The Reds dijadwalkan menghadapi Manchester City di perempat final FA Cup, sebelum melakoni duel krusial melawan PSG di babak delapan besar Liga Champions.

Barcelona Pede Kalahkan Real Madrid dalam Perburuan Winger Sensasional Osasuna

Read Entire Article
Bisnis | Football |